| |
| ECONOMY ARTICLES |
Review Pergerakan Rupiah 11-16 Mei 2012 | Minggu, 20 Mei 2012 07:30 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 4-11 Mei 2012 | Minggu, 13 Mei 2012 10:30 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 27 April-4 Mei 2012 | Minggu, 06 Mei 2012 08:00 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 20-27 April 2012 | Minggu, 29 April 2012 19:00 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 13-20 April 2012 | Minggu, 22 April 2012 14:00 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 5-13 April 2012 | Minggu, 15 April 2012 20:00 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 30 Maret-5 April 2012 | Minggu, 08 April 2012 13:00 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 23-30 Maret 2012 | Sabtu, 31 Maret 2012 11:19 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 16-23 Maret 2012 | Minggu, 25 Maret 2012 17:00 WIB
| | | Review Pergerakan Rupiah 9-16 Maret 2012 | Sabtu, 17 Maret 2012 21:13 WIB
| | |
| | |
|
Indeks Berita
|
|
| Review Pergerakan Rupiah 16-23 Desember 2011 |
Jumat, 23 Desember 2012 18:44 WIB
|
(Vibiznews - Economy) - Pergerakan nilai tukar rupiah selama satu minggu kemarin (16-23 Desember 2011) tampak mengalami kondisi yang stagnan (23/12). Pergerakan rupiah sepanjang minggu tampak masih volatil. Pasar menantikan kelanjutan rencana-rencana penanganan krisis Eropa dari para petinggi.
Pada akhir perdagangan hari ini ditransaksikan pada 9.030 per dolar AS, sementara pada hari sebelumnya ditutup pada 9.060. Rupiah membukukan penurunan sebesar 30 poin.
Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam satu minggu belakangan mengalami pergerakan yang stagnan. Rupiah minggu lalu tercatat juga ditutup pada posisi Rp9.030 per dolar AS.
Nilai tukar valuta Asia secara umum menguat terhadap dolar AS terutama rupiah, yang terkena imbas dari predikat `investment grade` Fitch terhadap Indonesia. Pasar Indonesia sedang dalam euforia menyambut peringkat investasi yang diberikan oleh Fitch sehingga rupiah menguat terhadap dolar AS
Investor sudah memfaktorkan kemungkinan itu mengingat perkembangan kinerja makro Indonesia yang solid serta pertumbuhan ekonomi bertahan tinggi di 6,5 persen dengan tingkat inflasi yang rendah kurang dari empat persen, nilai tukar yang stabil, disertai anggaran dengan tingkat defisit yang rendah dan rasio utang PDB yang sehat.
Rupiah tampaknya akan cenderung ditahan untuk tidak melemah terlalu berlebihan karena akan menggangu stabilitas ekonomi dalam negeri. Tampaknya minggu depan BI akan terus menjaga rupiah untuk bergerak di kisarab level Rp8.800 - 9.150-an.
(Ika Akbarwati/IA/vbn) |

Weekly Review Terkait :
|
|
ADVERTISING
(1).jpg)
|
|
|
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
|
| | | | |
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Partners: - - - - - - - -
|
|
|