HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
 ASK TO EXPERTS
Managing Director VBN  

with Alfred Pakasi
 
File Q & A

Tentang Saham DOID
Kamis, 17 Mei 2012 12:00 WIB
 

Informasi Tentang Saham BWPT
Rabu, 02 Mei 2012 09:40 WIB
 

Saham INAF dan PNLF
Selasa, 01 Mei 2012 15:00 WIB
 

Informasi Tentang Saham Bluechips
Selasa, 24 April 2012 15:19 WIB
 

Informasi Tentang Saham BJBR dan Saham ELTY
Jumat, 20 April 2012 15:41 WIB
 

Informasi Tentang Saham Mira dan Saham Star
Selasa, 17 April 2012 15:50 WIB
 

Informasi Tentang Saham BSIM, Saham KIAS, Saham TMPI,Saham PNLF
Senin, 16 April 2012 16:00 WIB
 

Saham Star
Senin, 09 April 2012 16:24 WIB
 

Hal-hal Mengenai Beta Saham
Senin, 19 Maret 2012 16:13 WIB
 

Bagaimana Cara Untuk Membuat Manajemen Portovolio Investasi Pada Tingkat Resiko yang Tinggi,Sedang dan Rendah?
Senin, 12 Maret 2012 14:22 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Ajukan Pertanyaan Anda ?

Tanya - Jawab

Kenapa Investor Asing Keluar dari Pasar Modal Indonesia
Senin, 26 September 2011 15:57 WIB

Pak Alfred yth:

Saat ini kondisi fundamental ekonomi Indonesia cukup bagus, sedangkan eropa sedang dililit krisis hutang dan Amerika ekonominya sedang melambat. Tetapi kenapa investor asing malah ramai-ramai keluar dari pasar modal Indonesia.

Sekian. Terimakasih
ellen, Bandung

Ibu Ellen yth,

Ada beberapa alasan dari pertanyaan Ibu, yaitu:

1. Bursa saham Indonesia sebagian besar masih didominasi dana asing (60-70%), maka secara mudah dapat dikatakan bahwa bursa Indonesia masih sangat rentan dengan sentimen dari luar negeri.

2. Amerika Serikat dan Eropa tentu mempunyai pengaruh yang besar terhadap ekonomi global, dimana Amerika Serikat ekonomi terbesar di dunia. Jika terjadi krisis di Amerika Serikat dan Eropa, negara-negara lain bisa saja terkena imbasnya karena efek domino. Setiap negara secara umum pasti mempunyai hubungan diplomasi, kerjasama bisnis dll dengan negara lain, sehingga jika satu negara terjadi krisis atau bangkrut, tentu negara yang mempunyai hubungan dengan mereka akan terkena getahnya juga.

3. Sebenarnya Indonesia memang tidak terlalu terekspos terhadap risiko gagal bayar di Eropa, ekonomi Indonesia bisa kuat karena didorong oleh konsumsi domestik yang tinggi. Namun yang menggerakkan pasar bukanlah krisis itu sendiri, namun kekhawatiran terhadap potensi terjadinya krisis itu sendirilah yang membuat bursa anjlok.

Investor khawatir akan potensi terjadinya krisis global lagi sehingga mereka berbondong-bondong keluar dari bursa, masalah Indonesia nantinya akan terkena dampak signifikan atau tidak, itu masalah nanti bagi mereka.

Dengan kata lain, anjloknya bursa adalah ulah spekulator yang berspekulasi bahwa akan terjadi krisis global lagi dan Indonesia bisa saja terkena imbasnya juga.

4. Jika nantinya terjadi krisis dan bursa saham anjlok, namun ternyata Indonesia terbukti tidak terpengaruh krisis tersebut, maka bisa saja IHSG akan pulih lebih cepat dibandingkan negara-negara lain yang terkena dampaknya krisis.

Semoga bermanfaat!!
Alfred Pakasi




Bookmark and Share
ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1