HOME ECONOMY & BUSINESS COMMODITY INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
 FOREX COLUMN

Outlook Franc Swiss; Posisi SNB Untuk Intervensi Cukup Kokoh. Bagian II (habis)
Senin, 21 Mei 2012 16.45 WIB

Indra Yudistira
Associate Analyst Vibiz Research Center

 

Outlook Franc Swiss; Posisi SNB Untuk Intervensi Cukup Kokoh. Bagian I
Rabu, 16 Mei 2012 17.57 WIB
 

Karakteristik dari Seorang Trader Forex yang Menang - Bagian 5
Senin, 14 Mei 2012 16:30 WIB

Lie Ricky Ferlianto
Managing Director Indonesia Investment Institute

 

Karakteristik dari Seorang Trader Forex yang Menang - Bagian 4
Senin, 07 Mei 2012 21:30 WIB
 

Karakteristik dari Seorang Trader Forex Yang Menang - Bagian 3
Kamis, 26 April 2012 19:00 WIB
 

Analisa Teknikal : Pola dan Metode Prediksi
Rabu, 11 April 2012 20:30 WIB
 

Outlook Yen Jepang Triwulan II; Potensi Kembalinya Minat Safe Haven
Senin, 02 April 2012 17.42 WIB

Indra Yudistira
Associate Analyst Vibiz Research Center

 

Manajemen Risiko Investasi Forex Trading
Sabtu, 17 Maret 2012 11:00 WIB

Lie Ricky Ferlianto
Managing Director Indonesia Investment Institute

 

Outlook Sterling Pasca Ditingkatkannya Program Pembelian Aset
Rabu, 22 Februari 2012 18.49 WIB

Indra Yudistira
Associate Analyst Vibiz Research Center

 

Karakteristik dari Seorang Trader Forex yang Menang - Bagian 2
Sabtu, 28 Januari 2012 18.00 WIB

Lie Ricky Ferlianto
Managing Director Indonesia Investment Institute

 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita


Indra Yudistira
Associate Analyst Vibiz Research Center
Outlook Franc Swiss; Posisi SNB Untuk Intervensi Cukup Kokoh. Bagian II (habis)
Senin, 21 Mei 2012 16.45 WIB

Setelah pada bagian I lalu dikemukakan latar belakang perekonomian Swiss, maka pada bagian ini akan dikupas perkembangan dan analisa kurs Franc Swiss.

Kurs Franc Swiss.

Adapun pada pergerakan kurs Franc Swiss, Ketua dewan pimpinan Swiss National Bank,Thomas Jordan, menyampaikan dan menegaskan bahwa SNB akan mempertahankan Franc Swiss dari pergerakan menguat, dan akan terus berupaya memperlemah mata uang tersebut.

Swiss National Bank mendeklarasikan bahwa nilai tukar Franc Swiss akan ditahan untuk tidak lebih rendah dari 1.20 terhadap Euro pada pair EUR/CHF, yang merupakan obyek intervensi kebijakan kurs utama bagi negara tersebut. Pucuk pimpinan SNB Thomas Jordan bahkan menegaskan bahwa SNB siap dan akan membeli mata uang asing dalam rangka menahan penguatan Swissie , berapa pun jumlahnya.

Dalam mempertegas sikap totalitas menahan apresiasi Frans Swiss ini, pucuk pimpinan SNB Thomas Jordan, merujuk kepada terjadinya apresiasi Franc Swiss sampai dibawah 1.20 terhadap Euro pada 5 April lalu. Hal tersebut mensinyalkan adaya serangan spekulasi kurs Swissie, namun terjadi diluar trading sistem SNB dan serangan tersebut patah dengan sendirinya tanpa ada intervensi SNB.

Kurs Franc Swiss pada saat ini dipandang masih overvalue oleh SNB. Sehingga jika terjadi memburuknya perekonomian global sehingga terdapat aksi safe haven terhadap Franc Swiss, ataupun jika Franc Swiss tidak kunjung melemah, pucuk pimpinan SNB Thomas Jordan menyatakan siap dan akan melakukan tindakan-tindakan yang dianggap perlu untuk memperlemah Franc Swiss.



Upaya SNB dalam mematok Swissie di level 1.20 terhadap Euro nampak cukup berhasil, dan dapat menunjukkan bahwa SNB memiliki kekuatan yang besar dalam melakukan intervensi kurs.



Terhadap Dollar AS , Swissie menunjukkan tren depresiasi. Selain pengaruh dari SNB, membaiknya ekonomi Amerika Serikat memberikan dampak terhadap kecenderungan melemahnya Swissie pada USD/CHF.



Terhadap Poundsterling Inggris, terjadinya break out resistance seperti yang terlihat pada gambar, dapat menunjukkan bahwa upaya mendepresiasikan Swissie cukup menunjukkan hasil yang menggembirakan.



Terhadap mata uang safe haven Jepang, terjadinya break out support seperti yang terlihat pada gambar, juga dapat menunjukkan bahwa upaya mendepresiasikan Swissie cukup menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Secara umum, dalam periode triwulan 2 dan 3 terdapat potensi kecenderungan melemahnya Franc Swiss terhadap mata uang utama lainnya.


Bookmark and Share

Column Terkait :









CORPORATE INFO
Medco Energi Tawarkan Kupon Obligasi 7,75%-8,75%
16 Mei 2012



Perusahaan minyak dan gas Indonesia, PT Medco Energi Internasional Tbk melakukan penawaran umum Medco Energi Internasional Bond III tahun 2012 dengan nilai maksimal Rp 1,5 triliun dengan kupon bunga di kisaran 7,75%-8,75%. Jangka waktu dari penerbitan obligasi ini sendiri selama 5 tahun yang akan jatuh tempo pada tahun 2017 sedangkan bunga dari obligasi ini akan dibayarkan setiap 3 bulan. Direktur Utama Medco, Lukman Mahfoedz mengatakan, dana hasil penawaran obligasi ini akan dipergunakan untuk membiayai akuisisi aset produksi minyak dan gas di Indonesia atau di luar negeri dan 70% diantaranya untuk pendanaan ulang. Sementara 30% untuk tambahan modal kerja.(rl/RM/VBN)





REALTIME CHARTS !!!
Klik OPTIONS  


DAILY HIGH/LOW


Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1