(Vibiznews - Investment Portfolio) Terdiri dari dua materi, yaitu: PORTFOLIO SUGGESTION dan MARKET OUTLOOK. Akan bermanfaat apabila Anda berinvestasi melalui portfolio. Portfolio merupakan penggabungan lebih dari dua jenis instrumen keuangan yang berbeda jenisnya. Penggabungan ini bermanfaat untuk meminimalisasi tidak tercapainya hasil imbal balik yang kita harapkan, dan untuk mengelola risiko digunakan pendekatan DCA (Dollar Cost Averaging) – maksudnya pembelian secara berkala.
Melakukan investasi dengan cara mengelola portfolio yang disesuaikan dengan profil risiko Anda secara keseluruhan adalah sangat bijaksana. Profil risiko Anda tahun ini bisa jadi berbeda dengan tahun sebelumnya. Lakukan penilaian profil risiko Anda secara berkala untuk mendapatkan hasil imbal balik yang diharapkan dan konsisten dengan tingkat risiko yang ditoleransi sesuai profil risiko Anda.
Perhatikan instrumen keuangan pada portfolio investasi anda, perlukah beberapa diantaranya dialihkan ke instrumen keuangan lain yang disesuaikan dengan profil risiko, jumlah dana investasi yang tersedia dan keuntungan yang diharapkan? Selanjutnya, dengan kondisi ekonomi atau pasar pada saat ini, lakukan pemilihan instrumen keuangan, dan produknya, khususnya produk non perbankan, saham misalnya, perlu juga memperhatikan jenis industrinya.
PORTFOLIO SUGGESTION; Perekonomian Indonesia semakin terlihat positif, demikian juga upaya penyelesaian krisis Eropa mulai menunjukkan optimismenya. Dengan demikian prospek investasi dalam negeri bisa dipertimbangkan, baik bursa saham Indonesia maupun sektor properti. Emas sebagai komoditi safe heaven juga masih prospektif. Untuk pasar mata uang dan index, masih perlu diperkuat dengan data ekonomi AS apakah membaik atau melemah, karena masih dinantikannya beberapa data seperti data claim pengangguran AS.
MARKET OUTLOOK; Perkembangan positif ekonomi Indonesia, dengan masuknya Indonesia dalam investment grade dan meningkatnya peringkat utamg dari Fitch, meningkatkan optimisme pelaku pasar di Indonesia. Demikian juga dengan upaya yang terus dilakukan untuk penyelamatan krisis Eropa, dengan isyu bahwa terdapat kemungkinan bahwa pengutang swasta akan menyetujui kerugian sampai 69% dari nilai nominal, memberi dampak positif juga.
Ekonomi Nasional; Pemerintah tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 6,7% meskipun International Monetary Fund (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia jadi lebih rendah. "Kita masih optimis capai 6,7%. Karena investasi meningkat, dugaan saya double digit di atas 10% tumbuhnya ya sekitar 11-12%. Optimis kok. Yang saya agak khawatir, spending government. Kalau tidak berubah, daya dorong tidak begitu kuat. Kalau efektif gunakan dana per kuartal proporsional, akan tambah 0,1-0,2% hanya dari belanja pemerintah saja," kata Hatta di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (26/1/2012). Hatta menambahkan untuk kuartal pertama tahun ini diharapkan penyerapan anggaran mencapai 20%, tidak seperti tahun sebelumnya kurang dari 5%.
Ekonomi Global; Perkembangan kea rah positif terjadi di Eropa setelah pertemuan para menteri keuangan Uni Eropa memunculkan usulan bahwa penagih utang mau menanggung kerugian yang lebih besar, setelah tiga bulan lalu setuju untuk menghapus utang Yunani sebesar 50% dari nilai nominal atau lebih dari sekitar 200 milyar EUR. Beredar isyu bahwa terdapat kemungkinan bahwa pengutang swasta akan menyetujui kerugian sampai 69% dari nilai nominal. Namun masih ditunggu data claim pengangguran di Amerika Serikat, karena bagaimanapun perkembangan ekonomi di AS masih bisa berpengaruh terhadap bursa-bursa global.
Kawasan Amerika; Laporan perkembangan pada ekonomi AS yang diperkirakan menunjukkan sinyal mix. Sejumlah ekonom memperkirakan dapat terjadi kenaikan pada Unemployment Claims minggu lalu menjadi 371 000 dari 352 000 pada minggu sebelumnya, yang berpotensi memberikan tekanan lebih lanjut terhadap Dollar AS. Di sisi lain indikator Core Durable Goods Orders m/m untuk bulan Desember diperkirakan akan membaik dan tumbuh sektar + 0.9% dari kinerja bulan November yaitu + 0.3% yang dapat memberika pengaruh positif terhadap mata uang tersebut.Dollar AS diperkirakan dapat bergerak cenderung konsolidatif.
Kawasan Eropa; Seiring berjalannya waktu, economic cost dari tarik ulur penghapusan utang Yunani semakin menambah beban terhadap perekenomian Uni Eropa. Di satu sisi perkembangan dari pertemuan para menteri keuangan Uni Eropa memunculkan usulan bahwa penagih utang mau menanggung kerugian yang lebih besar, setelah tiga bulan lalu setuju untuk menghapus utang Yunani sebesar 50% dari nilai nominal atau lebih dari sekitar 200 milyar EUR. Beredar isyu bahwa terdapat kemungkinan bahwa pengutang swasta akan menyetujui kerugian sampai 69% dari nilai nominal.
Kawasan Inggris; Confederation of British Industry dijadwalkan akan mengumumkan data terkini sektor penjualan ritel di Inggris. Hasil jajak pendapat terhadap sejumlah ekonom menunjukkan adanya perkiraan bahwa sektor tersebut dapat menunjukkan turunnya kinerja. Sentimen positif diperkirakan masih dapat mendorong Sterling untuk menguat secara terbatas pada pasangan mata uang GBP/JPY sesi Eropa.
Kawasan Australia; Aussie tampak bergerak naik setelah rilis data CPI di Australia, terutama untuk CPI yang telah mengeluarkan faktor produk yang harganya volatil, mengalami kenaikan lebih baik dari ekspektasi.Trimmed mean CPI untuk kuartal keempat mengalami kenaikan sebesar 0.6% dari 0.4% di kuartal ketiga sebelumnya. Angka ini lebih baik dari estimasi di level 0.5%. Sementara itu data CPI yang belum mengeluarkan barang-barang yang pergerakannya volatil mengalami stagnansi di kuartal keempat, lebih rendah dari estimasi peningkatan sebesar 0.2%.
Kawasan Jepang; Bank of Japan melaporkan bahwa Corporate Services Price Index untuk bulan Desember mengalami ekspansi sekitar + 0.1% ,namun kinerja perdagangan saham utama Jepang secara umum bergerak melemah dimana TOPIX INDEX (TOKYO) turun sekitar -0.36% dan indeks NIKKEI 225 juga turun -0.39%. Perkembangn tersebut menyebabkan tekanan terhadap mata uang Yen menguat.
IHSG; Penguatan bursa regional hari ini mampu dorong IHSG naik 19,83 poin (0,50%) ke level 3.983,43 (26/1). Penguatan tersebut disebabkan optimisme pelaku pasar terhadap pertumbuhan dan kondisi ekonomi Indonesia yang terus membaik. Saham saham yang menjadi top gainers hari ini adalah SIAP, PNBN, ARNA, GIAA, LAMI, CNTX, TRIL, ALMI, PBRX dan PTSN. Serta yang berada pada urutan terbawah adalah YULE, SMDM, PRAS, VOKS, SSTM, LPLI, LTLS, BSIM, BULL dan MTSM.
Kenaikan IHSG 19,83 poin (0,50%) ke level 3.983,43, mengakibatkan IHSG berada pada area jenuh beli dan akan mendorong pemodal untuk melakukan aksi ambil untung ( profit taking ) sehingga akan membuat IHSG turun. Jadi kemungkinan IHSG akan turun dulu ke level 3.900 karena koreksi sementara sebelum akhirnya dia naik lagi.
Emas; Harga emas untuk perdagangan hari ini (26/1) tercatat mengalami kenaikan, yang disebabkan volume perdagangan perhiasan di China dan Singapura selama libur Tahun Baru China menunjukan indikasi peningkatan. Kondisi tersebut belum lagi ditambah oleh kabar bahwa pemerintah China akan menambah persediaan emas batangan. Emas spot mengalami kenaikan sebesar 4,85 dollar menjadi 1715,2 dollar per troy ons dengan level support sebesar 1700,8 dollar per troy ons dan level resistant sebesar 1719,85 dollar per troy ons.
Emas mengalami kenaikan lebih dari 1% menuju level tertinggi selama 6-½ minggu Kamis kemarin diakibatkan bursa-bursa saham, sektor komoditas dan euro yang mengalami kenaikan setelah Federal Reserve AS melanjutkan rencananya untuk mempertahankan rendahnya suku bunga sepanjang sejarah dan memberikan isyarat stimulus ekonomi selanjutnya. Sehari setelah pernyataan the Fed tersebut, emas melonjak pada kenaikan harian terbesarnya selam tiga bulan. Resistance terkuatnya ada pada 1677
Forex; Euro mengalami kenaikan terhadap dolar AS dan mencapai level tertinggi US$ 1,3063 beberapa factor yang menyebabkan kenaikannya adalah :
a.data menunjukkan industri jasa dan manufaktur bertumbuh secara tak terduga pada Desember.
b.Proyeksi dari lembaga pemeringkat Fitch Rating yang memperkirakan Italia tidak akan mengalami gagal bayar.
c.IMF berencana menambah pendanaan untuk membantu Negara Zona Euro.
d.AS masih akan terus berusaha untuk melemahkan mata uangnya.
Indeks; Nikkei; Bursa Jepang untuk perdagangan hari ini (26/1) tercatat mengalami pelemahan yang disebabkan oleh sentimen negatif yang datang dari hasil rapat Fed semalam yang memastikan bahwa Bank Sentral AS tersebut akan tetap menjaga tingkat suku bunganya di posisi 0,25%. Fed juga menyatakan akan membeli surat hutang pemerintah untuk membantu peningkatan performa ekonomi AS. Indeks Nikkei turun sebesar 0,4% menjadi 764,61 basis poin. Pergerakan besok masih belum dapat diprediksi.
Saham-saham Jepang ditutup melemah 0,39% akibat hasil yang mengecewakan dari pembuat robot Fanuc yang memberikan tekanan index, meskipun Tokyo Electric meningkat dalam kuatnya perdagangan setelah sumber-sumber mengatakan pemerintah Jepang akan mengambil dua pertiga kepemilikan pada perusahaan tersebut. Namun kedepannya masih akan naik dan setelah menembus Resistance di 8905, 8950, 8990, ujiannya adalah apakah Nikkei dapat mencoba mencapai level 9.150
Kospi; Bursa Korea untuk perdagangan hari ini (26/1) ditutup menguat tipis yang secara fundamental disebabkan oleh pengaruh dari mulai dibukanya bursa saham Hong Kong yang menguat paska libur. Indeks Kospi ditutup naik 0,25% menjadi 1957,18 basis poin. Pergerakan bursa Korea diperkirakan akan masih bergerak labil di teritori terbatas antara level 1950 – 1970 basis poin.
Saham-saham Korea ditutup menguat sebesar 0,25% Kamis kemarin sebagai akibat ulah para investor asing yang berlanjut melakukan aksi beli saham-saham lokal sebagai reaksi atas janji Federal Reserve untuk tetap mempertahankan rendahnya suku bunga. Sebuah polling menunjukkan bahwa sentiment usaha Korea Selatan untuk bulan Februari ditutup sedikit menguat namun masih berada di area negatif diakibatkan oleh semakin dalamnya masalah utang Eropa dan adanya kekhawatiran terhadap lemahnya perekonomian domestik. Secara tehnical Pivot ada di 259.70 dan Resistance 1 di 261.00, R2 di 262.00 dan R3 di 263.30 sedangkan Support 1 di 258.70, S2 di 257.40 dan S3 di 256.40
Hang Seng; Bursa Hong Kong untuk perdagangan hari ini (26/1) ditutup menguat signifikan paska libur selama 3 hari, dimana Investor meningkatkan volume beli saham guna memperoleh posisi yang menguntungkan paska bursa libur sebelumnya. Disaat yang bersamaan, harga minyak yang mengalami kenaikan juga mendorong harga saham-saham yang bergerak di sektor tambang. Indeks Hang Seng ditutup naik 1,63% menjadi 20439,14 basis poin. Pergerakan selanjutnya diperkirakan akan masih mengalami kenaikan, tidak menutup kemungkinan akan menyentuh level 20500 basis poin.
Saham-saham Hong Kong ditutup menguat 1,63% Kamis kemarin dihari pertama perdagangan setelah istirahat selama lima hari dalam rangka liburan Imlek , didukung adanya pernyataan Federal Reserve AS bahwa ia sepertinya akan mempertahankan rendahnya suku bunga paling hingga akhir periode 2014. Di Hong Kong, para perusahaan finansial dan pengembang properti merupakan sektor yang paling dominan dalam menanggapi berita rendahnya suku bunga di AS. Secara tehnical Pivot ada di 20409 dan Resistance 1 di 20503, R2 di 20591 dan R3 di 20685 sedangkan Support 1 di 20321, S2 di 20227 dan S3 di 20139.
Properti; Penyerapan ruang kantor komersial di wilayah CBD (Central Business District) Jakarta sepanjang 2011 mencapai rekor tertinggi atau 420 ribu meter persegi atau meningkat hingga sebesar 78 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara jumlah tingkat hunian pada properti perkantoran di area CBD juga hampir mencapai 90 persen atau mengalami peningkatan yang tajam sejak hanya mengalami tingkat hunian sebesar 79 persen pada tahun 2009. Secara keseluruhan, tingkat hunian pada tahun 2011 yang mencapai hampir 90 persen itu disebabkan karena tingginya permintaan tetapi dengan jumlah suplai perkantoran yang dinilai masih terbatas untuk CBD. Demikian disampaikan Kepala Riset Jones Lang LaSalle-Procon, Anton Sitorus, dalam acara paparan properti di Jakarta, Rabu (25/01).
(Asido Situmorang/AS/vbn)
|