(Vibiznews - Banking), Bank Permata Syariah melalui Unit Pelayanan Zakat telah menyalurkan "Ziswaf" atau dikenal sebagai zakat, infaq/ shadaqah, dan wakaf sebesar Rp1 miliar per Agustus 2010 kepada 14 Lembaga Amal Zakat, Infaq, dan Shadaqah (Lazis).
"Ziswaf disalurkan kepada pihak yang berhak sesuai prinsip syariah serta hasilnya sudah nyata terlihat," kata Kepala Bank Permata Syariah, Achmad K. Permana di Jakarta, Rabu.
Achmad mengatakan, Lazis tersebut antara lain membangun RS gratis Dhuafa, Rumah bersalin gratis Dhuafa, Beasiswa Dhuafa, Program Al Qur`an Braile, pembangunan perpustakaan bagi sekolah/madrasah, dana zakat bergulir bagi pedagang kecil di Jabar, pembuatan sumur air bersih di NTT, dan sebagainya.
Lazis dan Lembaga Sosial tersebut meliputi Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Al Azhar Peduli Ummat (APU), Rumah Zakat, Lazis Amaliah Astra, Aksi cepat Tanggap (ACT), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dompet Dhuafa (DD), Badan Wakaf Al Qur`an (BWA), Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU), Ummi Maktum, Perhimpunan Pengembangan Pesantren & Masyarakat (P3M), Program Pembibitan Penghafal Al Qur`an (PPPA) dan Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhid (DPU-DT) serta Dewan Syariah Nasional (DSN).
Unit Pelayanan Zakat (UPZ) didirikan sejak 2008 dengan ZISWAF awal sebesar Rp222 juta. Seiring dengan meningkatnya laba bank tersebut pada 2009 dana ZISWAF yang berhasil dihimpun sebesar Rp1,3 miliar dan di tahun 2010 meningkat hingga mencapai Rp2,3 miliar.
Pengelolaan dana UPZ disalurkan pengurus di kantor pusat dan juga melalui Kantor Cabang Syariah di 10 kota besar untuk disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak.
Laba bersih Semester I 2010 tercatat Rp59 miliar atau tumbuh hingga 100 persen, selain memiliki produk dan layanan yang lengkap serta bervariasi, Bank Permata Syariah juga mencatat kinerja yang berkesinambungan.
Pada Semester I 2010, laba bersih tercatat Rp59 miliar atau meningkat 100 persen dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp29 miliar.
Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh peningkatan pendapatan seiring dengan peningkatan pembiayaan, di antaranya dari Margin Murabahah dan Sewa IMBT yang tercatat sebesar Rp68,0 miliar atau mengalami kenaikan 72 persen dari Rp39,5 miliar.
Sedangkan pendapatan operasional lainnya tercatat Rp38,2 miliar atau tumbuh hingga 169 persen dari Rp14,2 miliar di akhir Juni 2009.
Dengan demikian total pendapatan yang berhasil dihimpun hingga Semester I 2010 mencapai Rp106,2 miliar atau meningkat hingga 98 persen dari Rp53,7 miliar pada periode sebelumnya.
Bank Permata Syariah pun mencatat posisi permodalan yang baik hingga akhir Juni 2010 ini, dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio - CAR) mencapai 12,1 persen.
(mds/MDS/ant) |