(Vibiznews - Banking) Dalam jangka waktu sepekan, dana nasabah atau Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan naik Rp 14,24 triliun. Kenaikan terbesar terjadi pada DPK rupiah yaitu Rp 18,98 triliun, sementara DPK valas turun Rp 4,74 triliun.
Demikian hasil Operasi Pasar Terbuka (OPT) pekan pertama Desember 2010 yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah melalui pesan elektroniknya di Jakarta, Rabu (8/12/2010).
"Dengan perkembangan tersebut, maka sejak Januari sampai pekan pertama Desember 2010 ini, jumlah DPK telah meningkat Rp 229,15 triliun naik 11,63% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara dibanding pekan pertama Desember 2009 (yoy) naik Rp 316,39 triliun atau tumbuh 16,8%," tutur Difi.
Peningkatan DPK terbesar terjadi pada kelompok bank swasta yakni Rp 9,39 triliun, sementara terendah pada bank campuran Rp 1,73 triliun. Sementara untuk DPK valas, kenaikan hanya terjado pada kelompok bank asing Rp 400 miliar.
Jika dilihat per komponen, jumlah tabungan meningkat cukup besar yakni Rp 15,62 triliun, sedangkan deposito hanya naik tipis sebesar Rp 50 miliar. Sementara itu, giro turun Rp 1,43 triliun.
Sebagaimana penyaluran kredit, kelompok bank swasta merupakan penghimpun DPK terbesar yakni mencapai 45,27% dari total DPK perbankan, diikuti kelompok bank persero (35,96%).
Sedangkan pangsa DPK terendah pada kelompok bank campuran (4,27%). Dengan perkembangan tersebut, LDR perbankan naik dari 76,86% menjadi 77,01%.
(as/AS/dtc) |