HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL PROPERTY
 
 BANKING & INSURANCE NEWS

Perbankan Indonesia Harus Kuat Dalam Branding
Selasa, 22 Mei 2012 19:00 WIB
 

Bank Permata Targetkan Pertumbuhan Kredit ke Industri Tahan Krisis
Selasa, 22 Mei 2012 18:00 WIB
 

Citibank Disomasi Bos Femina
Selasa, 22 Mei 2012 16:00 WIB
 

Pelajaran Bagi Perusahaan dari Peristiwa Jatuhnya Sukhoi
Senin, 21 Mei 2012 18:50 WIB
 

3 Aspek Penting Dalam Memilih Asuransi Jiwa
Senin, 21 Mei 2012 18:30 WIB
 

80% Masyarakat Indonesia Tak Kenal Asuransi
Senin, 21 Mei 2012 18:25 WIB
 

CIMB Niaga Bukukan Kredit Perbankan Komersial Rp 47,43 Triliun
Minggu, 20 Mei 2012 22:00 WIB
 

Banyak Korban Sukhoi Tak Didaftarkan Sebagai Anggota Jamsostek
Sabtu, 19 Mei 2012 14:30 WIB
 

Jamsostek Keluarkan Nilai Santunan Rp 7,5 Miliar Bagi 12 Korban Sukhoi
Sabtu, 19 Mei 2012 13:30 WIB
 

BI Batasi Bank Beri Hadiah Kepada Nasabah
Sabtu, 19 Mei 2012 13:00 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita
Inilah Daftar Suku Bunga Dasar Kredit Perbankan Indonesia
Rabu, 02 November 2011 16:57 WIB

(Vibiznews-Banking), Anda hendak mengajukan kredit? Silakan mengecek daftar suku bunga kredit perbankan berikut. Beberapa bank terlihat sudah mulai menurunkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) pada periode September 2011.

Berdasarkan data industri perbankan melalui laporan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) terlihat pada periode Juni 2011 dibandingkan pada periode September 2011 memang banyak bank yang menunjukkan penurunan namun tidak ada yang siginifikan.

Hanya beberapa bank seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang secara signifikan menurunkan suku bunga dasar kredit khusus KPR. BCA per Juni 2011 mematok KPR di 9,50% kini per 31 Oktober 2011 BCA mengumumkan suku bunga KPR-nya di 7,50%.

Selain KPR, BCA juga menurunkan suku bunga kredit konsumer non KPR-nya secara signifikan. Kredit konsumer non KPR BCA turun hampir 200 bps dimana per Juni 2011 mencapai 10,05% menjadi 8,64%.

Bank Indonesia (BI) saat ini tengah mengevaluasi sejauh mana masyarakan dapat memanfaatkan informasi dari transparansi SBDK, yang diharapkan dapat meningkatkan kompetisi industri perbankan untuk menekan suku bunga pinjaman ke depan.

"Kalau SBDK isu dan tantangannya itu kan coachingnya pada transparansinya kepada masyarakat sehingga bisa digunakan. Nah jadi dengan itu bisa muncul kompetisi lebih sehat lewat transparansi itu. Ini di lapangan masih banyak yang harus diperbaiki," terang Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad di Jakarta, Rabu (2/11/2011).

Ia menjelaskan, untuk saluran transparansi ke masyarakat, untuk tahap awal BI menetapkan bank-bank beraset di atas Rp 10 triliun untuk menginformasikan tingkat SBDK-nya melalui website bank dan koran. Bank sentral pun tengah meninjau apakah dua saluran tersebut sudah cukup untuk menyampaikan informasi bagi masyarakat.

"Itu selain di web juga di koran 3 bulan sekali, jangan-jangan itu ngga terekspos juga oleh publik karena masing-masing orang aksesnya kan ngga sama. Mudah-mudahan aksesnya ini kepada masyarakat yang akan lebih baik," pungkasnya.

Berikut data SBDK perbankan (Juni 2011 dibanding Data Terakhir) yang dihimpun wartawan dari masing-masing situs bank :

Bank Mandiri (30 September 2011)

* Kredit Korporasi 11,25% turun menjadi 11,00%

* Kredit Ritel 13,00% tetap 13,00%

* Kredit Konsumer KPR 11,75% tetap 11,75%

* Kredit Konsumer non KPR 13,25% turun menjadi 13,00%.

BNI (30 September 2011)

* Kredit Korporasi 11,00% turun menjadi 10,75%

* Kredit Ritel 13,05% turun menjadi 13,00%

* Kredit Konsumer KPR 11,90% turun menjadi 11,80%

* Kredit Konsumer non KPR 13,00% naik menjadi 13,15%.

BCA (31 Oktober 2011)

* Kredit Korporasi 9,00% tetap 9,00%

* Kredit Ritel 11,00% tetap11,00%

* Kredit Konsumer KPR 9,50% turun menjadi 7,50%

* Kredit Konsumer non KPR 10,05% turun menjadi 8,64%.

BII (5 Oktober 2011)

* Kredit Korporasi 10,69% tetap 10,69%

* Kredit Ritel 11,52% tetap 11,52%

* Kredit Konsumer KPR 11,75% tetap 11,75%

* Kredit Konsumer non KPR 10,37% tetap 10,37%

Bank Danamon

* Kredit Korporasi 11,00% tetap 11,00%

* Kredit Ritel 13,00% tetap 13,00%

* Kredit Konsumer KPR 12,50% tetap12,50%

* Kredit Konsumer non KPR n/a

Bank Permata (31 Oktober 2011)

* Kredit Korporasi 11,00% tetap 11,00%

* Kredit Ritel 11,25% tetap 11,25%

* Kredit Konsumer KPR 12,00% tetap 12,00%

* Kredit Konsumer non KPR 10,05% naik menjadi 10,50%

Bank ANZ-Panin (7 Oktober 2011)

* Kredit Korporasi 11,77% turun menjadi 9,93%

* Kredit Ritel 11,77% turun menjadi 10,14%

* Kredit Konsumer KPR 12,27% -turun menjadi 10,68%

* Kredit Konsumer non KPR 12,27% turun menjadi 10,93%

BRI (30 September 2011)

* Kredit Korporasi 10,68% turun menjadi 10,22%

* Kredit Ritel 12,86% turun menjadi 12,55%

* Kredit Konsumer KPR 11,49% turun menjadi 11,07%

* Kredit Konsumer non KPR 13,00% turun menjadi 12,92%

BTN (30 September 2011)

* Kredit Korporasi 10,10% naik menjadi 11,09%

* Kredit Ritel 10,10% naik menjadi 11,21%

* Kredit Konsumer KPR 10,85% naik menjadi 11,69%

* Kredit Konsumer non KPR 10,85% naik menjadi 11,98%

Bank CIMB Niaga (30 September 2011)

* Kredit Korporasi 11,25% turun menjadi 11,10%

* Kredit Ritel 11,50% turun menjadi 11,50%

* Kredit Konsumer KPR 11,25% naik menjadi 11,30%

* Kredit Konsumer non KPR 11,50% tetap 11,50%.

(rl/RL/vbn-dtc)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :






Sponsored by vibizconsulting.com
CORPORATE INFO
Kerjasama Penjaminan Pembiayaan
21 Mei 2012



Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini (kiri) dan Direktur Utama Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Antonius Chandra S Napitupulu (kanan) disaksikan Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN Parikesit Suprapto (tengah) saling bertukar naskah MoU Pengembangan Bisnis di Jakarta, Senin (21/05). Askrindo akan memberikan penjaminan atas pembiayaan yang dilakukan Bank Mandiri, termasuk pembiayaan yang terkait program pemerintah, antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Juga, Askrindo akan memanfaatkan produk dan jasa layanan perbankan Bank Mandiri untuk efisiensi operasional perusahaan.(rl/RM/VBN,ant)



ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1