HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL PROPERTY
 
 BANKING & INSURANCE NEWS

Perbankan Indonesia Harus Kuat Dalam Branding
Selasa, 22 Mei 2012 19:00 WIB
 

Bank Permata Targetkan Pertumbuhan Kredit ke Industri Tahan Krisis
Selasa, 22 Mei 2012 18:00 WIB
 

Citibank Disomasi Bos Femina
Selasa, 22 Mei 2012 16:00 WIB
 

Pelajaran Bagi Perusahaan dari Peristiwa Jatuhnya Sukhoi
Senin, 21 Mei 2012 18:50 WIB
 

3 Aspek Penting Dalam Memilih Asuransi Jiwa
Senin, 21 Mei 2012 18:30 WIB
 

80% Masyarakat Indonesia Tak Kenal Asuransi
Senin, 21 Mei 2012 18:25 WIB
 

CIMB Niaga Bukukan Kredit Perbankan Komersial Rp 47,43 Triliun
Minggu, 20 Mei 2012 22:00 WIB
 

Banyak Korban Sukhoi Tak Didaftarkan Sebagai Anggota Jamsostek
Sabtu, 19 Mei 2012 14:30 WIB
 

Jamsostek Keluarkan Nilai Santunan Rp 7,5 Miliar Bagi 12 Korban Sukhoi
Sabtu, 19 Mei 2012 13:30 WIB
 

BI Batasi Bank Beri Hadiah Kepada Nasabah
Sabtu, 19 Mei 2012 13:00 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita
Bank Mandiri Akan Turunkan Bunga Kredit
Sabtu, 14 Januari 2012 10:30 WIB

(Vibiznews-Banking), PT Bank Mandiri Tbk mengaku terus mengupayakan penurunan suku bunga kredit seperti anjuran Bank Indonesia (BI). Di antara kredit yang telah cair kepada korporasi sudah ada yang bunganya single digit.

Demikian disampaikan Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Pahala N. Mansury di Plaza Mandiri, Jakarta, Jumat (13/1/2012).

"Kita sudah ada kepada debitur. Kalau SBDK (suku bunga dasar kredit) korporasi saat ini 10,5%. Pasti salah satunya sudah ada yang di bawah," katanya.

Dalam jangka panjang, penurunan suku bunga untuk seluruh sektor kredit menjadi upaya manajemen Bank Mandiri. Caranya dengan menurunkan secara periodik cost of fund.

"Kita perlu usahakan untuk menurunkan komponen pembentuk kredit, yakni cost of fund. Dengan juga menaikkan dana murah," tegasnya.

Berikut Daftar Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) terbaru Bank Mandiri:
Kredit Korporasi 10,50%
Kredit Ritel 12,50%
KPR 11,25%
Non KPR 12,50%

Dalam kesmepatan tersebut, Pahala mengatakan Bank Mandiri membidik pertumbuhan kredit 21% tahun ini, atau lebih tinggi dari target rata-rata pertumbuhan kredit perbankan sebesar 1%.

Salah satu alasan moderatnya target kredit Bank Mandiri adalah rendahnya menyerapan kredit valas tahun ini. "Kita mungkin 21%, kalau yang lain 20%. Ada beberapa hal. Tahun lalu kredit tumbuh didorong oleh valas," jelasnya.

Ia menambahkan, kredit valas bakal turun pada kisaran 10% sepanjang 2012. Ini disebabkan oleh situasi krisis Eropa yang belum usai.

"Dengan adanya situasi Eropa, ada pengaruh jumlah valas yang disalurkan. Eropa kurangi ketersediaan valas. Sampai September kredit valas 23%. Akan jauh sekali," paparnya.

Kenaikan peringkat Indonesia menjadi investment grade, lanjut Pahala tidak memengaruhi pertumbuhan kredit valas. "Secara jangka panjang investment grade adalah yang akses pasar modal, adalah kredit korporasi, komersial, small medium, dan konsumer," tegas Pahala.

Selain itu, kredit berbasis ekspor diprediksi juga turun melihat situasi Eropa belum terkendali. Perusahaan berbasis komoditi akan mengurangi modal kerja seiring turunnya permintaan.

"Namun Mandiri, sejak akhir tahun lalu kredit modal kerja lebih tinggi dibanding kredit investasi. Di dalamnya industri berbasis ekspor tidak tumbuh," imbuhnya.

"Dengan demikian kita harapkan domestik dapat menutup (kredit valas). Kredit rupiah harus lebih cepat di 2012. Sampai akhir 2011 pertumbuhan akan sama dengan September, 28%. Kalau bank hanya tumbuh 25-25,5%," tukas Pahala.


(ns/NS/vbn-dtc)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :






Sponsored by vibizconsulting.com
CORPORATE INFO
Kerjasama Penjaminan Pembiayaan
21 Mei 2012



Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini (kiri) dan Direktur Utama Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Antonius Chandra S Napitupulu (kanan) disaksikan Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN Parikesit Suprapto (tengah) saling bertukar naskah MoU Pengembangan Bisnis di Jakarta, Senin (21/05). Askrindo akan memberikan penjaminan atas pembiayaan yang dilakukan Bank Mandiri, termasuk pembiayaan yang terkait program pemerintah, antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Juga, Askrindo akan memanfaatkan produk dan jasa layanan perbankan Bank Mandiri untuk efisiensi operasional perusahaan.(rl/RM/VBN,ant)



ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1