HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BANKING & INSURANCE PROPERTY
 
 BONDS & MUTUAL NEWS

Obligasi Indon Tetap Menguat
Jumat, 03 Februari 2012 18:45 WIB
 

Pemerintah Akan Jual SUN Sejumlah Rp 8 Triliun di 7 Februari
Jumat, 03 Februari 2012 17:15 WIB
 

Syailendra Capital Luncurkan RDPT Rp 100 Miliar
Kamis, 02 Februari 2012 13:35 WIB
 

Schroder Targetkan Dana Kelolaan Rp 67-68 Triliun di 2012
Kamis, 02 Februari 2012 13:16 WIB
 

Obligasi Benchmark Tenor 20 tahun Dalam Tekanan
Rabu, 01 Februari 2012 21.55 WIB
 

Pemerintah Jual Empat Seri Surat Utang Syariah
Rabu, 01 Februari 2012 16:22 WIB
 

Obligasi Rupiah Menguat Kembali
Selasa, 31 Januari 2012 19:50 WIB
 

Obligasi Rupiah Meningkat Meskipun Harga Financial Asset Lebih Rendah Di Tempat Lain
Senin, 30 Januari 2012 19:30 WIB
 

Obligasi Rupiah Kontinyu Menguat
Jumat, 27 Januari 2012 21:45 WIB
 

Rahmat Waluyanto: Permintaan SUN Meningkat Tahun Ini
Jumat, 27 Januari 2012 15:26 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita
Obligasi Global Banyak Diminati
Kamis, 02 September 2010 21.50 WIB

(Vibiznews - Bonds & Mutual) Obligasi global tetap banyak ditawar sepanjang hari ini karena menguatnya saham Amerika dan data manufaktur dan membaiknya GDP eurozone dan household consumption. Perdagangan yang terjadi dalam kisaran yang sempit dan menarik pergerakan saham. Pada akhir hari, harga tetap tidak berubah dari penutupan di New York atau 50 – 75 sen lebih tinggi dari penutupan di Asia kemarin. Volume tipis, fokus tetap pada obligasi jangka menengah dan jangka panjang. Pasar sedang mencari arah dari data ekonomi saat ini karena ada data klaim pengangguran, pesanan pabrik dan penundaan penjualan rumah yang akan keluar nanti malam.

Yield pada saat penutupan (dibandingkan penutupan sebelumnya) : INDON14 adalah 2.76%( tidak berubah) , INDON20 adalah 4.05% (-5 bps), INDON37 adalah 5.05% ( - 5 bps).

INDO CDS tenor 5 tahun ada dalam kisaran 153/158 (-6 bps). Yield UST tenor 10 tahun adalah 2.59% (+ 8 bps).

Obligasi Rupiah mengalami perubahan sedikit hari ini dalam hari yang sepi. Setelah data inflasi Agustus diumumkan kemarin, para analis memperbaiki estimasinya mengenai kapan BI akan menaikkan suku bunganya secepatnya apakah Oktober atau November. Spread kredit menyempit namun prospek peningkatan suku bunga yang akan datang terbayang dalam benak setiap orang.
Yield pada saat penutupan (dibandingkan penutupan sebelumnya) : FR33 (3 tahun) adalah 7.13 % ( tidak berubah), FR27 (tenor 5 tahun) adalah 7.65% ( -1 bps), .FR31 (tenor 10 tahun) adalah 8.11%(tidak berubah), FR52 (20 tahun) adalah 9.25% (-3 bps).

Obligasi BLTA diturunkan peringkat investasinya oleh Fitch dari B menjadi B- dalam negatif outlook. Penurunan peringkat ini diikuti oleh S&P yang diturunkan peringkatnya tanggal 26 Agustus. Tidak ada dampak terhadap harga obligasi BLTA karena harga sudah termasuk hal tersebut. Suku bunga ECB akan diumumkan malam ini (diharapkan tidak ada perubahan yang terjadi)

(Bella Donna/BD/vbn)





Bookmark and Share

Tidak Ada Berita Terkait






Obligasi Global Diperdagangkan Lebih Tinggi
Kamis, 02 September 2010 12:40 WIB

(Vibiznews – Bonds & Mutual) - Data manufaktur Amerika lebih baik dari yang diestimasikan, mendorong Dow 2.54% lebih tinggi dan menjual secepatnya UST menggiring yield UST tenor 10 tahun menjadi 2.57%. Dollar menurun dan credit spread menyempit karena risiko timbul lagi. Obligasi global diperdagangkan 50 – 75 sen lebih tinggi semalam, di mana INDON 20 diperdagangkan pada harga 114.25. Pagi ini harga dibuka lebih tinggi 25 sen dibandingkan pasar New York, namun beberapa obligasi diburu oleh pengambil keuntungan, menggiring harga menjadi sama dengan penutupan New York.

Pagi ini yield: INDON14 adalah 2.78%( tidak berubah) , INDON20 adalah 4.04% (-6 bps), INDON37 adalah 5.07% ( - 3 bps).

INDO CDS tenor 5 tahun ada dalam kisaran 153/157 (-6 bps).

Obligasi Rupiah dibuka tidak berubah dengan penutupan kemarin, pasar sangat sepi karena liburan panjang yang akan datang. Harga diharapkan mendapat support karena sentimen risiko global juga membaik. Pasar tetap mempertimbangkan data inflasi yang keluar kemarin dengan interpretasi mixed. Namun demikian, sebagian besar setuju bahwa BI akan tetap menjaga suku bunganya dalam penetapan suku bunga besok, namun kecendrungan suku bunga meningkat dalam bulan-bulan mendatang dibandingkan sebelumnya. Likuiditas rupiah hari ini normal dengan uang beredar di pasar 30.3 triliun. Suku bunga interbank overnight normal yaitu 6.25%, suku bunga 1 bulan 6.40%, dan 3 bulan adalah 6.9%.

Pagi ini yield: FR27 (tenor 5 tahun) adalah 7.65% ( -1 bps), FR33 (3 tahun) adalah 7.13 % ( tidak berubah), .FR31 (tenor 10 tahun) adalah 8.11%(tidak berubah), FR52 (20 tahun) adalah 9.25% (-3 bps).

(Bella Donna/BD/vbn)




Bookmark and Share

Berita Terkait :




CORPORATE INFO
PT Semen Padang Raih ISO
26 Januari 2012



PT Semen Padang melalui Direktur Litbang dan Operasi Agus Boing (kiri), menerima penghargaan dari Sucofindo International Certification Services (SICS) yang diserahkan Dirut SICS Arief Safari, di Jakarta, Kamis (26/1). Semen Pdang menerima penghargaan Best Improvement ISO 14001:2004 dari SICS. (ns/NS/vbn-ant)



ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1