HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BANKING & INSURANCE PROPERTY
 
 BONDS & MUTUAL NEWS

Bank Permata Tawarkan Kupon Obligasi Subordinasi 8,5%-9,5%
Selasa, 22 Mei 2012 18:20 WIB
 

Reksa Dana Pilihan Tepat Bagi Investor Pemula
Senin, 21 Mei 2012 18:45 WIB
 

BORN Kaji Terbitkan Obligasi Global US$ 500 Juta
Senin, 21 Mei 2012 18:35 WIB
 

Harga Indon22 2.5 poin Lebih Rendah
Senin, 21 Mei 2012 18:20 WIB
 

Bank Permata Terbitkan Obligasi Subordinasi Sebesar Rp 2,5 Triliun
Senin, 21 Mei 2012 11:09 WIB
 

Pasar Obligasi Rupiah Sangat Lemah Asing Memotong Posisi Sebelum Libur Panjang
Rabu, 16 Mei 2012 20:00 WIB
 

Medco Energi Tawarkan Kupon Obligasi 7,75%-8,75%
Rabu, 16 Mei 2012 19:47 WIB
 

Indomobil Wahana Trada Terbitkan Obligasi Rp 700 Miliar Dengan Kupon 6,5%-8,8%
Rabu, 16 Mei 2012 19:15 WIB
 

Obligasi Rupiah Tertekan Haga Turun Kembali
Selasa, 15 Mei 2012 23.00 WIB
 

Obligasi Rupiah Turun Terendah Karena Penjualan Agresif Dari Bank Asing
Senin, 14 Mei 2012 18:00 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita
Pasar Obligasi Global Dan Rupiah Tetap
Selasa, 26 Juli 2011 14:08 WIB

(Vibiznews – Bonds & Mutual) - Pasar obligasi global umumnya tidak berubah dan sangat sepi, karena diskusi batas hutang Amerika tetap seret dan terlihat tanpa adanya perjanjian. Para pemain kehilangan keyakinan dan sepertinya akan menunggu saja terlihat dari makin lebarnya spread beli/jual dan ketidak-aktifan. Tunai dan CDS tidak berubah, dengan Indon 21 ada dalam kisaran 103.50/103.75 dan Indo CDS tenor 5 tahun ada dalam kisaran 134/137 dan SovX Apac dalam kisaran 118/121. Kekurangan transaksi akibat diskusi hutang Amerika berlanjut membuat tekanan atas pasar Amerika. Yield UST tenor 10 tahun adalah 3.02% (+2 bps dari penutupan Asia kemarin namun + 6 bps dari penutupan di New York) dan Dow turun 0.70%.

Yield inikatif beli/jual:
Indon 14o 2.20% / 2.05%
Indon 15 2.75% / 2.55%
Indon 20 4.15% / 4.10%
Indon 21 4.43% / 4.40%
Indon 35 5.72% / 5.66%
Indon 38 5.76% / 5.70%

Pasar obligasi rupiah dibuka tidak berubah dari penutupan kemarin. Sejauh ini tidak ada transaksi yang dilaporkan namun penawaran tetap support terhadap tingkat harga saat ini.

Yield Indikatif:
1 tahun SPN31 5.00%
3 tahun FR26 6.29%
5 tahun FR55 6.65%
10 tahun FR53 7.22%
15 tahun FR56 7.96%
20 tahun FR54 8.31%

(Bella Donna/BD/vbn)




Link :
Securities Academy
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :






Sponsored by vibizconsulting.com


CORPORATE INFO
PT SLFI meluncurkan BNI-AM Dana Terencana
22 Mei 2012



Presiden Direktur PT BNI Asset Management (BNI-AM) Idhamshah Runizam (kedua kiri), dan President Director PT Sun Life Financial Indonesia (SLFI) Johnson Chai (kedua kanan), disaksikan Country Manager SLFI Bert Paterson (kiri), dan Director Investors and Intermediaries Transaction Banking Standard Chartered Bank Stefanus Gurning (kanan), bersalaman seusai penandatanganan nota kesepahaman produk finansial BNI-AM Dana Terencana (Reksa Dana) di Jakarta, Senin (21/5). PT BNI-AM dan PT SLFI meluncurkan BNI-AM Dana Terencana, sebuah reksa dana yang memberikan manfaat asuransi jiwa, yang akan mulai menerima pembelian unit penyerahan dengan NAB perdana Rp1.000 per unit pada 25 Mei 2012. (ns/NS/vbn-ant)



ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1