HOME FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
 BUSINESS NEWS

Lima Brand yang Paling Disukai di Seluruh Dunia
Selasa, 22 Mei 2012 20:24 WIB
 

IPO Facebook Hanya Histeria Sesaat, Kurang Mengesankan
Senin, 21 Mei 2012 14:55 WIB
 

Cina Beri Lampu Hijau, Jalan Google Mengakuisisi Motorola Sejengkal Lagi
Minggu, 20 Mei 2012 23:00 WIB
 

Hatta Rajasa Mengaku Diancam Terkait Larangan Ekspor Tambang
Sabtu, 19 Mei 2012 17:00 WIB
 

Harga Bungalow dan Kondominium di Singapura Mencapai Rp 800 Miliar
Jumat, 18 Mei 2012 11:00 WIB
 

Sepuluh Negara dengan Harga BBM Termahal di Dunia
Kamis, 17 Mei 2012 18:37 WIB
 

Para Ibu Paling Berkuasa di Dunia
Rabu, 16 Mei 2012 11:40 WIB
 

Para Investor Kelas Kakap Dibalik Kesuksesan Facebook
Selasa, 15 Mei 2012 20:45 WIB
 

China-Japan-Korea Bersatu, Bangun Kerjasama Ekonomi Kawasan
Senin, 14 Mei 2012 20:54 WIB
 

2025, Perekonomian Indonesia Masuk Tujuh Besar Dunia
Minggu, 13 Mei 2012 13:00 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita
Indonesia Masih Jaya Hadapi Krisis Global, 2012 Akan Makin Berat
Kamis, 02 Februari 2012 16:50 WIB

(Vibiznews – Business) – Figur ekonomi Indonesia untuk bulan Januari kemarin tampak cukup baik (02/02). Beberapa data yang dirilis menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi dalam negeri masih prima dan tidak terlalu dipengaruhi oleh gonjang-ganjing ekonomi global yang masih terus terasa.

Inflasi Januari Melambat

Inflasi di bulan Januari melambat untuk lima bulan berturut-turut. Kenaikan harga pangan yang moderat dan terkontrol menjadi penyebab melambatnya inflasi tersebut. Inflasi tahunan di bulan Januari berada di level 3.65%. Pada bulan Desember sebelumnya inflasi tahunan mencapai angka 3.79%.

Sementara itu inflasi inti yang tidak memasukkan produk makanan dana bahan bakar yang pergerakan harganya volatil tampak mengalami perlambatan juga. Tingkat inflasi inti di Januari melambat ke angka 4.29% (y/y) dibandingkan 4.34% di bulan Desember sebelumnya.

Inflasi bulanan di Januari ini justru tampak mengalami peningkatan. Inflasi bulanan mencapai angka 0.76% di bulan Januari, naik dari inflasi bulanan sebesar 0.57% di bulan Desember sebelumnya.

Ekspor Indonesia Cetak Rekor di 2011

Di samping figur inflasi yang moderat, ekonomi Indonesia yang membaik juga terlihat dari figur ekspor yang mengesankan. Ekspor di tahun 2011 lalu mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di angka 204 miliar dolar.

Indonesia berhasil melipatgandakan kinerja ekspornya dalam lima tahun terakhir. Pencapaian tersebut sangat hebat mengingat banyak negara membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai level pertumbuhan tersebut.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan memberikan contoh bahwa Arab Saudi membutuhkan waktu selama 26 tahun ini untuk melipatduakan nilai ekspor. Sementara tetangga Indonesia Singapura butuh waktu 10 tahun. Bahkan jangka waktu yang dibutuhkan oleh China juga lebih lama yaitu enam tahun.

Ekspor total di tahun 2011 tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 29% dibandingkan tahun 2010 yang hanya mencapai angka 158 miliar dolar. Sebelumnya pemerintah menargetkan ekspor Indonesia di 2011 hanya mencapai 200 miliar dolar.

Level pertumbuhan yang dicapai tahun 2011 lalu diperkirakan akan cenderung melambat di tahun 2012 ini. Diperkirakan ekspor akan cenderung stagnan dan hanya akan mencapai angka 205 miliar dolar, atau naik 0.5%.

Ekspor Indonesia memang masih terkoneksi dengan erat dengan kinerja ekonomi global. Melambatnya ekonomi Eropa dan AS akan mengakibatkan penurunan permintaan barang-barang buatan dalam negeri.

Destinasi Pariwisata Indonesia Kedatangan Tambahan Turis

Devisa Indonesia yang berasal dari wisatawan asing mengalami peningkatan sehat di tahun 2011 lalu, sebesar 13% (y/y). Kenaikan devisa tersebut seiring dengan kenaikan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia.

BPS melaporkan bahwa devisa yang berasal dari sektor pariwisata mencapai 8.6 miliar dolar, naik dari 7.6 miliar dolar yang dicapai pada tahun 2010. Sementara itu kunjungan wisatawan asing mengalami peningkatan sebesar 9% menjadi 7.7 juta orang. Rata-rata pengeluaran yang dilakukan oleh wisatawan asing juga mengalami kenaikan menjadi 1118 dolar per kunjungan.

Melalui beberapa figur ekonomi tersebut dapat kita simpulkan bahwa hingga saat ini ekonomi Indonesia masih cukup mampu bertahan dari gempuran krisis. Meskipun demikian di tahun 2012 ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk mempertahankan kinerja ekonomi tersebut.

(Ika Akbarwati/IA/vbn)





Link :
Investment Portfolio Academy
I I I
Bookmark and Share






Sponsored by vibizconsulting.com
CORPORATE INFO
Perdagangan Indonesia dan Kazakhstan
21 Mei 2012



Menko Perekonomian Hatta Rajasa (tengah) bersama Menperin MS. Hidayat (kanan) menyerahkan cenderamata buku berisi tenunan asli Indonesia kepada Menteri Pembangunan Ekonomi dan Perdagagan Kazakhstan Sagintayev Bakytzhan Abdirovich (kiri) usai pertemuan mereka di Astana, Kazakhstan, Senin (21/05). Kazakhstan merupakan negara penghasil gandum dan minyak siap bekerjasama dengan Indonesia terutama menyangkut perdagangan kedua negara.(rl/RM/VBN,ant)



ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1