HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
 COMMODITY NEWS

Kopi dan Gula Meningkat Seiring Membekunya Eropa
Jumat, 03 Februari 2012 17:52 WIB
 

Jagung dan Kedelai Masih Naik, Faktor Cuaca Mendominasi
Jumat, 03 Februari 2012 16:44 WIB
 

Emas Masih Naik, Kini Bercokol di $1758
Jumat, 03 Februari 2012 16:30 WIB
 

Tembaga Menguat Tipis Ikuti Pergerakan Minyak
Jumat, 03 Februari 2012 16:23 WIB
 

Emas Bergerak Sesi Asia Koreksi Tipis; Trend Masih Bullish
Jumat, 03 Februari 2012 11:55 WIB
 

Harga Minyak WTI Lanjut Naik; Pengangguran di AS Diharapkan Tetap di Level Terendah 3 Tahun
Jumat, 03 Februari 2012 11:30 WIB
 

Mulai Melambat, Harga Kedelai Masih Bergerak Naik
Jumat, 03 Februari 2012 10:15 WIB
 

Harga Jagung Berakhir Positif; Hanya Naik Tipis
Jumat, 03 Februari 2012 10:00 WIB
 

Kakao Berjangka Naik Sedikit Setelah Tertekan Habis-habisan Selama 2 Hari
Jumat, 03 Februari 2012 09:30 WIB
 

Kopi Arabika Berjangka Terangkat oleh Dorongan Melemahnya Dolar
Jumat, 03 Februari 2012 09:15 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita
Harga Minyak Melemah Iringi Harapan Kenaikan Tingkat Pengangguran di AS
Jumat, 03 September 2010 12:00 WIB

(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini tampak harga minyak mentah mengalami penurunan (03/09). Harga minyak mentah tampak mengalami penurunan dan mengarah ke penurunan mingguan di tengah proyeksi bahwa laporan pemerintah AS akan menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di bulan Agustus mengalami peningkatan.

Sektor tenaga kerja di AS masih cukup mengkhawatirkan. Meskipun angka klaim pengangguran yang dirilis tadi malam memberikan gambaran yang cukup baik, akan tetapi rilis data pengangguran nanti malam tampaknya tidak akan memberikan gambaran yang baik.

Harga minyak mentah berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Oktober tampak mengalami penurunan sebesar 28 sen (0.4%) dan diperdagangkan pada posisi 74.74 dolar per barel. Harga minyak mentah tersebut mengalami peningkatan sebesar 1.11 dolar dan ditutup pada posisi 75.02 dolar per barel pada perdagangan dini hari tadi.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa harga minyak masih akan bergerak sesuai dengan kondisi di luar pasar. Untuk saat ini harga minyak mentah masih akan mengetes level support – resistance pada kisaran 73 – 80 dolar per barel.

(Ika Akbarwati/IA/vbn)





Bookmark and Share






Harga Kedelai Rebound oleh Peningkatan Permintaan
Jumat, 03 September 2010 10:00 WIB

(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi tampak harga kedelai berjangka mengalami peningkatan (03/09). Harga kedelai menguat setelah permintaan terhadap komoditas kedelai AS mengalami kenaikan di seluruh dunia.

Kerusakan tanaman di Rusia, Eropa, dan Kanada telah mengakibatkan para importir dari luar negeri beralih ke komoditas dari AS. Ekpoertir kedelai AS melaporkan bahwa setelah tanggal 26 Agustus jumlah kedelai yang telah terjual untuk dikirim mencapai 15.315 juta metric ton.

Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan November tampak mengalami kenaikan sebesar 3.5 sen (0.3%) dan ditutup pada posisi 10.09 dolar per bushel. Harga kedelai mengalami rebound setelah sempat mengalami penurunan.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga kedelai masih akan cenderung dipengaruhi oleh kondisi di luar pasar. Pergerakan nilai tukar dolar dan perkembangan ekonomi global akan menjadi penggerak harga komoditas ini. Untuk saat ini harga kedelai akan mengalami pergerakan pada kisaran 9.5 – 10.5 dolar per bushel.

(Ika Akbarwati/IA/vbn)





Bookmark and Share




[Most Recent Quotes from www.kitco.com]
CORPORATE INFO
Industri Strategis-Pabrik KNI di Bontang
26 Januari 2012



Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin (3 kiri) didampingi (kiri ke kanan) Wali Kota Bontang Adi Dharma, Direktur PT KNI Chrisna Deva, Sjafrie, Ketua DPRD Bontang Nani Moerneani, & Direktur Utama PT KNI Antung Pandoyo meninjau pabrik amonium nitrat PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) di Bontang, Kalimantan Timur, Rabu (25/1). Kunjungan ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan pabrik Amonium Nitrat (AN) yang memiliki kapasitas produksi Amonium Nitrat 300.000 MT/tahun untuk segera berproduksi bulan depan. Pabrik KNI ini merupakan salah satu industri strategis dibawah pengawasan Kementerian Pertahanan akan menjadi produsen AN terbesar di Indonesia yang akan melayani industri dalam negeri. Langkah ini juga akan mengurangi ketergantungan akan impor AN dan akan menghemat devisa negara. (ns/NS/vbn-ant)







 COMMODITY MARKET INFO

COMMODITY CHARTS


[Most Recent Quotes from www.kitco.com]


Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1