HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
 IHSG NEWS

Sentimen Negatif Dari Eropa Kembali Seret IHSG ke Zona Merah
Rabu, 23 Mei 2012 16.30 WIB
 

IHSG Sesi I Merosot 1,4%, Saham Komoditas Anjlok Tajam
Rabu, 23 Mei 2012 12:10 WIB
 

IHSG Merosot 1,14% Pagi Ini, Kembali Lagi di Bawah 4000
Rabu, 23 Mei 2012 10:00 WIB
 

Phillip Securities Indonesia: Isu Yunani Kembali Mencuat, IHSG Diprediksi Kembali Koreksi
Rabu, 23 Mei 2012 09.50 WIB
 

Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 23 Mei 2012 09.45 WIB
 

Broker Recommendation: CIMB Trader
Rabu, 23 Mei 2012 09.15 WIB
 

TODAY’S HIGHLIGHTS: Semesta Indovest
Rabu, 23 Mei 2012 09.05 WIB
 

Broker Recommendation: OSO Securities
Rabu, 23 Mei 2012 09.00 WIB
 

Kekhawatiran Krisis Eropa Kembali Tekan IHSG
Rabu, 23 Mei 2012 08.20 WIB
 

Berhasil Rebound, IHSG Melejit 80,99 Poin
Selasa, 22 Mei 2012 16.25 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita
Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 27 Desember 2011 08.58 WIB



Mayoritas bursa dunia pada perdagangan awal pekan tidak ada perdagangan karena adanya libur hari Raya Natal. Hanya beberapa bursa di Asia yang dibuka perdagangannya dan akhirnya ditutup bervariasi terbatas dimana indeks Nikkei +1%; Shanghai -0,7%; KOSPI -0,6%;  SET -0,5% dan Sensex +1,5%.

Pada pagi ini, bursa Asia dibuka cenderung bervariasi dimana indeks Nikkei -0,3%; KOSPI +0,1%; STI –0,0% dan KLSE -0,2%. Bursa Selandia Baru, Australia dan Hongkong masih tutup untuk tambahan hari libur Natal. Perdagangan di hari ini sendiri cenderung terbatas akibat tutupnya mayoritas bursa saham pada hari Senin kemarin. Untuk IHSG kami perkirakan berada pada kisaran level 3.775-3.825. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :






Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 28 Desember 2011 09.00 WIB



Pasca libur momen natal, perdagangan IHSG cenderung sepi mengalami tekanan jual akibat aksi profit taking investor dimana IHSG sempat jatuh pada level  3.757,5 (-1,1%). Aksi selektif buy saham-saham sektor perkebunan, pertambangan, perdagangan, aneka industri dan infrastruktur jelang sesi akhir perdagangan mampu menahan koreksi IHSG yang hanya ditutup melemah 0,2% di level 3.789,43. Profit taking terjadi pada saham-saham sektor consumer, perbankan, manufaktur dan property. Sementara itu, asing mencetak transaksi net buy sebesar Rp 106 miliar. Sentimen negatif datang dari Bank Sentral Jepang yang memperingatkan tingginya resiko krisis utang Eropa dan turunnya indeks kepercayaan konsumer Korsel. Saham-saham top gainers diantaranya ASII naik Rp 300, EMTK naik Rp 275, AMFG naik Rp 250, dan AALI naik Rp 250; sedangkan saham-saham top losers antara lain GGRM turun Rp 700, DLTA turun Rp 500, UNVR turun Rp 450, dan ADMF turun Rp 400.

Bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup flat setelah adanya reli saham pekan lalu yang naik hingga 5%. Sinyal positif datang dari indeks keyakinan konsumen yang lebih baik dan diatas ekspektasi didorong oleh membaiknya data tenaga kerja AS. Bursa Eropa juga cenderung ditutup flat dengan volume perdagangan yang tipis. Saham sektor perbankan Italia semalam jatuh cukup dalam ditengah kekhawatiran krisis utang Eropa.

Jelang akhir tahun, perdagangan bursa diperkirakan berlangsung tipis dan bervariasi terbatas. Bursa Asia di pagi ini terpantau dibuka mixed dimana indeks Nikkei +0,1%; KOSPI -0,8%; STI +0,1% dan KLSE -0.0%. Pun demikian dengan IHSG yang kami perkirakan bergerak sideways dengan kisaran trading berada di level 3.745-3.835. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




BURSA HARI INI: Lautandhana Securindo
Kamis, 29 Desember 2011 09.24 WIB



IHSG kembali ditutup turun sebesar 0,5% pada level 3.769,21 dipicu oleh aksi ambil untung investor atas saham sektor infrastruktur dan keuangan. Sementara itu, saham-saham sektor perkebunan, property dan perdagangan berhasil mengalami teknikal rebound dan ditutup naik. Koreksi lanjutan IHSG ini sejalan dengan koreksi bursa Asia sebagai akibat dari melambatnya tingkat konsumsi dan naiknya jumlah pengangguran di Jepang. Asing kembali bukukan transaksi net buy tipis sebesar Rp 27 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya MBAI naik Rp 1.650, DLTA naik Rp 1.000, IMAS naik Rp 700 dan MYOR naik Rp 650; sedangkan saham-saham top losers antara lain GGRM turun Rp 1.000, ASII turun Rp 750, ITMG turun Rp 650 dan INTP turun Rp 300.

Pelemahan mata uang Euro hingga ke level terendahnya dalam 11 bulan terakhir ini memicu koreksi yang terjadi pada bursa global. Indeks Dow Jones ditutup melemah 1,1%; S&P 500 -1,2%; Nasdaq -1,3%; DJ Euro Stoxx -1,5% dan FTSE 100 ditutup melemah tipis sebesar 0,1%. Saham-saham sektor perbankan merupakan kontibutor pelemahan bursa global. Saham Intesa Sanpaolo -0,6%; Bank of America -3,6% dan Citigroup Inc -2,9%.

Kembali kekhawatiran krisis utang Eropa membuat bursa Asia pagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,9%; KOSPI -0,7%; KLSE -0,3% dan STI -0,3%. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways jelang akhir tahun dengan kisaran trading di level 3.710-3.812. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 10 Januari 2012 09.10 WIB



IHSG awal pekan berhasil ditutup menguat sebesar 0,5% tertolong oleh aksi selektif buy investor pada saham-saham lapis kedua jelang sesi akhir perdagangan. Saham sektor manufaktur, aneka industri dan perkebunan masih ditutup melemah. Pergerakan IHSG sendir berfluktuatif seiring investor cenderung bersikap wait & see atas pertemuan Kanselir Jerman dan Presiden Perancis yang tengah membahas penyempurnaan kebijakan fiskal Eropa. Sementara itu, asing membukukan transaksi net buy tipis sebesar Rp 33 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya HERO naik Rp 2.100, FAST naik Rp 1.000, BDMN naik Rp 450 dan UNVR naik Rp 400; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.300, GGRM turun Rp 400, CNTX turun Rp 300 dan HEXA turun Rp 250.

Bursa Wall Street awal pekan ditutup menguat tipis dan cenderung flat seiring dengan sikap investor yang menunggu kinerja emitan di kuartal 4 atau laporan akhir tahun dan juga lelang surat berharga Eropa. Sementara itu, bursa Eropa pada perdagangan semalam ditutup melemah rata-rata sebesar 0,1%-1,7% dipicu oleh lelang surat berharga Italia dan Spanyol serta sikap investor yang fokus pada pertemuan Presiden Perancis dan Kanselir Jerman yang tengah membahas penyempurnaan aturan kebijakan fiskal Eropa yang rencananya akan disahkan pada 1 Maret mendatang.

Pagi ini bursa Asia dibuka menguat memanfaatkan pergerakan menguat terbatas bursa AS. Indeks Nikkei +0,4%; KOSPI +1,2%; STI +0,5% dan KLSE -0,1%. Untuk bursa IHSG sendiri kami perkirakan masih berlangsung fluktuatif dan sideways cenderung menguat dengan kisaran trading di level 3.850-3.973. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 11 Januari 2012 10.30 WIB



Akumulasi beli investor asing pada saham sektor pertambangan dan perdagangan mampu mengerek naik signifikan pergerakan IHSG yang ditutup di level 3.938,84 (+1,3%). Asing sendiri tercatat kembali membukukan lonjakan transaksi net buy signifikan sebesar Rp 563 miliar. Bursa Asia juga ditutup menguat yang dipimpin oleh pergerakan naik bursa Shanghai setelah pihak Regulator bursa Shanghai berencana memperbaiki peraturan IPO dan delisting serta mendorong penerbitan obligasi. Saham-saham top gainers diantaranya MBLI naik Rp 16.000, HERO naik Rp 2.700, DLTA naik Rp 2.000 dan UNTR naik Rp 1.350 ke Rp 28.300; sedangkan saham-saham top losers antara lain BFIN turun Rp 150, BDMN turun Rp 150, PJAA turun Rp 120 dan FASW turun Rp 100.

Bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup melanjutkan penguatan sebelumnya rata-rata sebesar 0,6%-1% yang dipimpin oleh kenaikan saham sektor material setelah Alcoa mengumumkan kinerja laporan keuangan dimana pendapatannya melebihi ekspektasi serta memberikan outlook cerah atas industri aluminum. Saham Alcoa sendiri semalam ditutup naik1%. Saham-saham sektor perbankan, industri dan energi juga tercatat mengalami kenaikan. Sementara itu, bursa Eropa akhirnya berhasil mengalami teknikal rebound dan ditutup menguat signifikan sebesar 1,5%-2,7% mengekor pergerakan naik bursa Wall Street dan sejenak menghiraukan masalah krisis utang Eropa yang tengah berlangsung.

Pagi ini bursa Asia dibuka menguat terbatas merespon positifnya pergerkan bursa global. Indeks Nikkei +0,5%; KOSPI +0,1%; STI +0,1% dan KLSE +0,1%. IHSG hari ini kami perkirakan kembali bergerak menguat terbatas dan berfluktuatif dengan potensi adanya profit taking investor. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 12 Januari 2012 09.29 WIB



IHSG kemarin ditutup terkoreksi sebesar 0,7% di level 3.909,64 dipicu oleh aksi ambil untung investor. Profit taking terjadi hampir melanda seluruh sektor IHSG dengan tekanan jual signifikan di sektor consumer, aneka industri, perdagangan dan manufaktur. Hanya satu sektor yang masih ditutup melanjutkan penguatannya, yaitu sektor perkebunan (+0,1%). Sementara itu, asing cetak transaksi net sell sebesar Rp 691 miliar akibat adanya penjualan saham AMRT di pasar negosiasi. Saham-saham top gainers diantaranya MLBI naik Rp 9.000, HMSP naik Rp 1.550, MERK naik Rp 1.000 dan TBMS naik Rp 500; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.350, DSSA turun Rp 1.100, GGRM turun Rp 950 dan ITMG turun Rp 750.

Bursa Wall Street semalam ditutup bervariasi seiring sikap wait&see investor atas hasil lelang surat berharga Italia dan Spanyol. Indeks Dow Jones -0,1%; S&P 500 flat dan Nasdaq +0,3%. Sementara itu, bursa Eropa kembali ditutup terkoreksi terbatas disebabkan oleh peringatan Fitch Rating mengenai kemungkinan kolapsnya Euro apabila tidak ada langkah nyata Bank Sentral Eropa. Hal ini langsung berimbas ke mata uang Euro yang langsung anjlok ke titik terendahnya dalam 16 bulan terakhir terhadap USD.

Kembali sentiment negative Eropa seiring dengan peringatan Fitch mengakibatkan bursa Asia pagi ini cenderung dibuka mengalami pelemahan. Indeks Nikkei -0,6%; KOSPI -0,0%; STI -0,3% dan KLSE +0,3%. IHSG hari ini kami perkirakan masih bergerak fluktuatif dan sideways dengan kisaran trading berada di level 3.834-3.940. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 13 Januari 2012 09.05 WIB



IHSG kemarin berlangsung fluktuatif dan akhirnya ditutup melemah tipis atau cenderung flat di level 3.909,5 yang tertahan oleh pergerakan naik saham-saham sektor perkebunan, infrastruktur, dan property. Investor masih cenderung menunggu hasil lelang surat berharga Italia dan Spanyol. Aksi ambil untung juga masih terjadi pada saham-saham sektor  perdagangan, pertambangan, industri dasar, keuangan, konsumer, manufaktur dan aneka industri. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 37 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya DLTA naik Rp 1.500, MYOR naik Rp 700, AALI naik Rp 500 dan UNVR naik Rp 400; sedangkan saham-saham top losers antara lain TOTO turun Rp 7.900, GGRM turun Rp 1.350, UNTR turun Rp 1.000 dan ITMG turun Rp 700.

Bursa Wall Street semalam kembali ditutup menguat terbatas karena stagnan data ekonomi AS, yaitu: data penjualan ritel AS di bulan Desember naik tipis 0,1% dan data pengangguran mingguan yang meningkat. Penguatan tersebut dipimpin oleh menguatnya saham-saham sektor industri dan material. Koreksi tajam yang terjadi pada sektor energi menyebabkan penguatan yang terjadi bersifat terbatas setelah Chevron mengumumkan perolehan laba di 4Q11 dibawah ekspektasi. Sementara itu, bursa Eropa ditutup bervariasi dimana indeks DJ Euro Stoxx +0,3% sedangkan indeks FTSE 100 -0,1%.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dipicu oleh permintaan yang tinggi atas lelang surat berharga Italia dan Spanyol. Indeks Nikkei +1,4%; KOSPI +0,7%; STI +0,6% dan KLSE -0,1%. Sentimen positif dari Eropa tersebut dan ditahannya BI rate diperkirakan mampu mendorong terjadinya teknikal rebound pada IHSG hari ini dengan kisaran trading di level 3.857-3.936. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




BURSA HARI INI: Lautandhana Securindo
Senin, 16 Januari 2012 09.17 WIB



IHSG akhir pekan berhasil ditutup menguat sebesar 0,7% di level 3.935,33 terkontribusi oleh aksi selektif buy investor di hampir keseluruhan sektor. Aksi selective buy sendiri terdongkrak oleh adanya secercah harapan dari Eropa terkait berhasilnya lelang surat berharga Italia dan Spanyol dengan yield rendah namun meraup dana hingga 2 kali lipat. Reboundnya saham-saham sektor perdagangan, manufaktur dan aneka industri memimpin penguatan IHSG akhir pekan. Tercatat hanya saham sektor keuangan yang ditutup melemah tipis. Sementara itu, asing akhirnya mencetak transaksi net buy sebesar Rp 212 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya SCPI naik Rp 5.000, PTRO naik Rp 4.200, DLTA naik Rp 2.500 dan ASII naik Rp 1.300; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain CNTX turun Rp 350, HERO turun Rp 200, TBMS turun Rp 200, dan CEKA turun Rp 170.

Bursa Wall Street dan Eropa pada perdagangan akhir pekan ditutup terkoreksi terimbas oleh diturunkannya peringkat beberapa negara Eropa oleh Standard&Poor’s. Standard&Poor’s memangkas peringkat surat utang negara Italia, Spanyol, dan Portugal sebanyak 2 notch sedangkan surat utang Perancis dan Austria dipangkas 1 notch. Saham-saham sektor perbankan mengalami aksi tekanan jual, seperi saham Bank of America terkoreksi 2,7% dan JP Morgan turun 2,5%.

Kembali sentiment negative Eropa menyeret pergerakan melemah bursa Asia pagi ini di awal pekan. Indeks Nikkei -1,5%; KOSPI -1,1%; STI –0,7% dan KLSE –0,3%. Setali tiga uang, IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak cenderung melemah dan fluktuatif mengekor pergerakan koreksi bursa Asia. Kisaran trading IHSG berada di level 3.919-3.990. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 17 Januari 2012 09.00 WIB



Dipangkasnya peringkat utang beberapa negara di Eropa oleh Standard&Poor’s mendorong terjadinya koreksi pada pergerakan bursa Asia awal pekan. Hal ini kemudian memicu rasa khawatir atas kemungkitan kesulitan likuiditas Uni Eropa dan mengancam proses penanganan krisis. IHSG pun tak luput dari sentiment negative Eropa yang akhirnya ditutup melemah sebesar 0,7% di level 3.909,69. Koreksi saham sektor consumer, industri dasar, keuangan, pertambangan dan manufaktur mengkontribusi pelemahan IHSG. Hanya sektor perdagangan dan infrastruktur yang berhasil ditutup menguat. Sementara itu, asing bukukan transaksi net sell tipis sebesar Rp 29 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya SCPI naik Rp 6.000, EMTK naik Rp 525, CNTX naik Rp 300 dan AKRA naik Rp 275; sedangkan saham-saham top losers antara lain GGRM turun Rp 1.400, ASII turun Rp 550, ITMG turun Rp 500 dan HMSP turun Rp 350.

Ditengah penurunan peringkat, bursa Eropa semalam berhasil mengalami teknikal rebound dan ditutup menguat terbatas dimana indeks DJ Euro SToxx +1% dan FTSE 100 +0,4%. Saham-saham sektor perbankan masih ditutup melemah. Sementara itu, perusahaaan farmasi, Novartis ditutup menguat seiring dengan rencana pengumuman hasil kinerja kuangan akhir tahun pada minggu depan.

Pagi ini, bursa Asia dibuka menguat jelang musim libur Imlek yang mendorong menguatnya tingkat konsumsi masyarakat. Indeks Nikkei +0,5%; KOSPI +1,4%; STI +0,5% dan KLSE +0,1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih berfluktuatif cenderung terjadi teknikal rebound mengekor pergerakan menguat bursa Asia. Kisaran trading IHSG berada di level 3.860-3.950. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 18 Januari 2012 09.00 WIB



Pertumbuhan angka GDP China di 2011 sebesar 8,9% yang diatas ekpektasi mampu menenangkan sesaat gejolak kekhawatiran krisis utang Eropa terkait dipangkasnya rating beberapa negara Eropa. Alhasil, bursa Asia pun serentak ditutup menguat yang dipimpin oleh penguatan bursa Shanghai sebesar 4%. Pun demikian dengan IHSG yang turut ditutup pada teritori hijau di level 3.954,76 (+1,2%). Keseluruhan sektor IHSG ditutup menguat dipimpin oleh reboundnya saham-saham sektor industri dasar, pertambangan, dan perdagangan. Sementara itu, asing tercatat membukukan transaksi net buy sebesar Rp 183 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya SCPI naik Rp 6.000, DLTA naik Rp 2.000, ASII naik Rp 1.100 dan IMAS naik Rp 900; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain PTRO turun Rp 1.500, DSSA turun Rp 750, LMSH turun Rp 500 dan BFIN turun Rp 350.

Setelah libur, bursa Wall Street semalam berhasil ditutup menguat terdongkrak oleh sentiment positif pertumbuhan GDP China dan suksesnya hasil lelang surat berharga Spanyol. Namun demikian, penguatan Wall Street bersifat terbatas akibat kejatuhan saham sektor financial yang dipimpin oleh koreksi tajam saham Citigroup (-8,2%) setelah mengumumkan hasil kinerja 2011 yang dibawah ekspektasi. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup menguat dipimpin oleh reboundnya saham-saham sektor otomotif dan pertambangan.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah tipis menunggu hasil penjualan surat berharga Portugal dan kelanjutan pembicaraan tentang restrukturisasi pinjaman Yunani. Indeks Nikkei -0,1%; KOSPI -0,1%; STI –0,4% dan KLSE –0.3%. Sementara itu, IHSG hari ini masih berpeluang menguat seiring adanya kabar kemungkinan dinaikkannya kembali peringkat Indonesia dari BBB- apabila masalah pembangunan infrastruktur, korupsi, penerimaan pajak yang masih minim, dan pendapatan per kapita yang masih rendah dapat diselesaikan. Kisaran trading IHSG berada di level 3.935-4.038. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 19 Januari 2012 09.07 WIB



IHSG kembali ditutup menguat sebesar 0,6% di level 3.978,13 pada perdagangan kemarin seiring dengan dinaikkannya peringkat RI dari Ba1 menjadi  Baa3 outlook stabil oleh Moody’s. Hampir keseluruhan sektor IHSG mengalami penguatan kecuali sektor property dan perkebunan. Sementara itu, asing kembali membukukan transaksi net buy sebesar Rp 596 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya GDYR naik Rp 1.050, UNTR naik Rp 500, SMGR naik Rp 500 dan ASII naik Rp 500; sedangkan saham-saham top losers antara lain TOWR turun Rp 250, MYOR turun Rp 200, KKGI turun Rp 150 dan ITMG turun Rp 150.

Bursa Wall Street semalam ditutup menguat sebesar 0,8%-1,5% dipicu oleh laporan kinerja keuangan Goldman Sachs diatas ekspektasi analis, sentiment positif dari IMF yang akan membantu likuiditas negara Eropa yang terbelit utang, dan laporan penjualan property yang lebih baik. Indeks S&P berhasil ditutup pada level 1.308,04 menembus level tertingginya sejak Juli 2011. Sementara itu, bursa Eropa ditutup cenderung mixed terbatas ditengah harapan restrukturisasi pinjaman Yunani. Indeks FTSE 100 +0,1% dan DJ Euro Stoxx -0,2%.

Optimisme terhadap keterlibatan IMF dalam krisis utang Eropa mendorong penguatan pada Bursa Asia di pagi ini. Indeks Nikkei +0,9%, KOSPI +0,6%; STI +0,7% dan KLSE +0,3%. Sementara itu, IHSG diperkirakan bergerak melanjutkan penguatannya dengan kisaran trading di level 3.950-4.050. Aksi profit taking juga diperkirakan terjadi jelang libur Imlek. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, INTP, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 20 Januari 2012 09.05 WIB



IHSG kemarin berhasil kembali ditutup menguat sebesar 0,6% berada di level 4.001,07. Laju penguatan IHSG sendiri tertahan oleh adanya aksi profit taking investor pada saham-saham sektor perkebunan, property, perdagangan dan infrastruktur. Kenaikan saham-saham sektor aneka industri, manufaktur dan industri dasar merupakan penopang kelanjutan penguatan IHSG. Sementara itu, asing kembali membukukan transaksi net buy sebesar Rp 860 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya MLBI naik Rp 16.000, DLTA naik Rp 3.000, ASII naik Rp 1.000 dan TOWR naik Rp 1.000;
sedangkan saham-saham top losers antara lain UNTR turun Rp
1.000, AALI turun Rp 300, NIPS turun Rp 250 dan CNTX turun Rp 200.

Bursa Wall Street semalm kembali berhasil ditutup menguat terdongkrak oleh hasil laporan kinerja keuangan 2011 yang menggembirakan dari Bank of America dan Morgan Stanley serta turunnya angka pengangguran AS hingga ke titik terendahnya dalam 4 tahun terakhir. Saham Bank of America ditutup naik sebesar 2,4% sedangkan Morgan Stanley menguat sebesar 5%. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup menguat mengekor sentiment positif AS serta lelang surat berharga Spanyol dan Perancis.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat mengekor pergerakan naik bursa global. Indeks Nikkei +1,5%; KOSPI +0,6%; STI +0,5% dan KLSE +1,8%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan berpotenssi terjadi penguatan yang bersifat terbatas diramaikan oleh aksi profit taking investor. Kisaran trading IHSG berada di level 3.968-4.053. Saham-
saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, INTP, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




BURSA HARI INI: Lautandhana Securindo
Selasa, 24 Januari 2012 09.00 WIB



Bursa Wall Street awal pekan akhirnya ditutup flat setelah
mengalami rally yang signifikan di akhir pekan terdongkrak oleh
membaiknya laporan keuangan perusahaan dan data
perekonomian AS. Kini, investor tengah menunggu hasil kinerja
keuangan emiten besar pekan ini, salah satu diantaranya Apple.
Disisi lain, investor juga tengah menunggu hasil rapat the Fed yang
diperkirakan masih akan menahan tingkat suku bunganya di
tengah pekan ini. Sementara itu, bursa Eropa awal pekan ditutup
naik seiring dengan harapan positif terkait dengan restrukturisasi
surat utang Yunani dan adanya rencana pelonggaran aturan
modal perbankan oleh Perancis dan Jerman.

Mayoritas bursa Asia masih ditutup libur Imlek, indeks Nikkei pagi ini
dibuka menguat sebesar 0,4%. Untuk IHSG sendiri di awal pekan ini
kami perkirakan bergerak cenderung flat dan berfluktuatif dengan
kisaran trading berada di level 3.945-4.011. Saham-saham
berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII,
UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, INTP, JSMR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 25 Januari 2012 09.07 WIB





Pasca libur Imlek, IHSG berhasil ditutup menguat terbatas sebesar
0,2% berada di level 3.994,58 ditengah sepinya katalis positif seiring
masih liburnya beberapa bursa Asia. Koreksi yang terjadi pada
beberapa saham sektor aneka industri, industri dasar dan
infrastruktur menahan laju penguatan IHSG. Sisanya berhasil ditutup
pada teritori hijau yang dipimpin oleh penguatan signifikan saham
sektor konsumer. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi
net buy sebesar Rp 107 miliar. Saham-saham top gainers antara lain
LTLS naik Rp 110, BBNI naik Rp 25, PTBA naik Rp 200 dan BBCA naik
Rp 100; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun
Rp 300, SMGR turun Rp 250, BBRI turun Rp 50, AKRA turun Rp 100,
dan INTP turun Rp 300.

Bursa Eropa semalam ditutup terkoreksi akibat buntunya negosiasi
restrukturisasi pinjaman Yunani sehingga berpotensi mengalami
gagal bayar. Standard&Poor’s kemungkinan akan menurunkan
peringkat surat utang Yunani menjadi ”selective default”.
Sementara itu, bursa Wall Street tercatat ditutup bervariasi seiring
dengan beragamnya hasil kinerja keuangan emiten AS. Kejatuhan
harga saham Verizon Communication Inc dan Travelers Cos Inc
akibat mengecewakannya hasil laporan keuangan mendorong
terjadinya koreksi pada indeks Dow Jones (-0,3%). Saham Apple
naik 9% setelah merealese kinerja yang diatas ekspektasi.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,5% dan
KOSPI +0,5%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan berlangsung
fluktuatif dan sideways sembari menunggu musim kinerja akhir
tahun 2011. Kisaran trading IHSG berada di level 3.960-4.019.
Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami,
antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, INTP,
JSMR, BBRI dan BMRI

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 26 Januari 2012 08.57 WIB



IHSG kemarin ditutup terkoreksi sebesar 0,8% berada di level
3.963,61 dipicu oleh aksi ambil untung investor di keseluruhan sektor
dengan koreksi terbesar terjadi pada saham sektor consumer dan
pertambangan. IHSG tercatat mengalami koreksi sendirian
ditengah pergerakan menguat bursa Asia yang dikontribusikan dari
hasil kinerja keuangan Apple yang positif dan sikap investor yang
mulai beralih ke hasil rapat The Fed dari penyelesaian krisis utang
Eropa. Sementara itu, asing membukukan transaksi net sell sebesar
Rp 310 miliar. Saham-saham top losers, antara lain BMRI turun Rp
100, ASII turun Rp 650, LTLS turun Rp 40, BBRI turun Rp 50 dan UNTR
turun Rp 400; sedangkan saham-saham top gainers, antara lain
SMGR naik Rp 50, AKRA naik Rp 100, ADRO naik Rp 10, dan INTP naik
Rp 150.

Sentimen positif dari pernyataan The Fed yang akan
mempertahankan tingkat suku bunga rendah hingga minimal
tahun 2014 dan kinerja Apple yang memuaskan berhasil
mendorong pergerakan menguat bursa Wall Street. Indeks Nasdaq
ditutup naik signifikan sebesar 1,1% yang terdongkrak oleh
penguatan signifikan saham Apple (+6%) setelah mengumumkan
lonjakan perolehan laba hingga 2 kali lipat. Sementara itu, bursa
Eropa kembali ditutup terkoreksi akibat kekhawatiran mengenai
masalah penyelesaian restrukturisasi surat utang Yunani.

Pagi ini bursa Asia dibuka menguat terbatas dimana indeks Nikkei
+0,1%; KOSPI +0,2%; STI +0,8% dan KLSE +0,2%. Sementara itu, IHSG
hari ini masih akan bergerak fluktuatif berpotensi menguat terbatas
dengan kisaran trading di level 3.908-4.012.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 27 Januari 2012 09.15 WIB



IHSG kemarin berhasil mengalami rebound dan ditutup menguat
sebesar 0,5% di level 3.983,43 didongkrak oleh aksi selective buy
investor pada saham berkapitalisasi besar jelang sesi akhir
perdagangan. Tercatat hanya dua sektor yang masih ditutup
melemah yaitu sektor industri dasar dan perdagangan, sedangkan
sektor lainnya berhasil rebound dipimpin oleh penguatan signifikan
saham-saham sektor infrastruktur dan pertambangan. Sementara
itu, asing masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 286 miliar.
Saham-saham top gainers antara lain ASII naik Rp 350, BUMI naik Rp
75, BBRI naik Rp 50, TLKM naik Rp 100, dan BBCA naik Rp 100;
sedangkan saham-saham top losers antara lain SMGR turun Rp 250,
ITMG turun Rp 350, UNTR turun Rp 250, BBNI turun Rp 25 dan INTP
turun Rp 50.

Bursa Wall Street semalam ditutup melemah terbatas dipicu oleh
mengecewakannya data perekonomian AS, yaitu: naiknya tingkat
angka pengangguran mingguan dan turunnya data penjualan
property bulan Desember. Sementara itu, bursa Eropa akhirnya
terjadi teknikal rebound dan ditutup menguat rata-rata diatas 1%
didorong oleh spekulasi perkembangan negosiasi restrukturisasi
utang Yunani dan kebijakan fiscal The Fed yang tetap
mempertahankan level tingkat suku bunga rendah minimal hingga
di tahun 2014. Indeks DJ Euro Stoxx ditutup naik 1,6% di level 2.460
sedangkan FTSE 100 naik 1,3% di level 5.795.

Jelang musim laporan keuangan akhir tahun, bursa Asia di pagi ini
dibuka melemah tipis dimana indeks Nikkei -0,01%; KOSPI -0,15%; STI
–0,06% dan KLSE –0,17%. IHSG akhir pekan kami perkirakan masih
berfluktuatif cenderung melemah terbatas yang diramaikan
potensi aksi profit taking. Kisaran trading IHSG berada di level 3.963-
4.030.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 30 Januari 2012 09.10 WIB



Perdagangan IHSG akhir pekan ditutup cenderung stagnan di level
3.986,41. Aksi selektif buy jelang penutupan terutama pada saham-
saham sektor aneka industri, properti dan pertambangan mampu
membuat pergerakan IHSG beranjak dari teritori merah di
sepanjang sesi perdagangan. Saham-saham sektor konsumer,
perdagangan, dan keuangan tercatat ditutup pada zona merah.
Sementara itu, asing kembali membukukan transaksi net sell sebesar
Rp 163 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya DLTA naik Rp
2.000, HERO naik Rp 1.200, ASII naik Rp 1.050 dan DSSA naik Rp 750;
sedangkan saham-saham top losers antara lain GGRM turun Rp
850, EMTK turun Rp 600, PTRO turun Rp 500 dan NIPS turun Rp 300.

Bursa Wall Street akhir pekan ditutup cukup bervariasi seiring
dengan hasil GDP yang dibawah ekspektasi. Indeks Dow Jones
ditutup melemah 0,6% terkontribusi dari jatuhnya harga saham
Chevron (-2,5%) seiring dengan anjloknya perolehan laba. Indeks
Nasdaq masih mampu ditutup menguat sebesar 0,4% di level
2.816,6. Sementara itu, hasil GDP AS direspon negatif oleh bursa
Eropa dimana indeks FTSE 100 -1,1% di level 5.733,5 dan DJ Euro
Stoxx -1% di level 2.436,6.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,3%;
KOSPI -0,7%; STI 0,7% dan KLSE –0,5%. Sementara itu, IHSG awal
pekan kami perkirakan bergerak berfluktuatif cenderung melemah
terbatas sembari menunggu release kinerja keuangan dan
mengekor pergerakan melemah regional. Kisaran trading IHSG
berada di level 3.971-4.023.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 31 Januari 2012 09.00 WIB



IHSG awal pekan ditutup mengalami pelemahan paling dalam
diantara perdagangan bursa Asia sebesar 1,8% di level 3.915,16
dipicu oleh data GDP AS yang hanya naik 2,8% dan berada
dibawah ekspektasi analis sebesar 3%. Terkecuali saham sektor
perdagangan, keseluruhan sektor IHSG ditutup terkoreksi akibat aksi
ambil untung investor yang dipimpin oleh pelemahan saham-
saham sektor industri dasar, manufaktur dan infrastruktur.
Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net sell sebesar
Rp 757 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya TOTO naik Rp
1.200, EMTK naik Rp 300, MAYA naik Rp 260 dan NIPS naik Rp 100;
sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 2.300,
GGRM turun Rp 1.050, ITMG turun Rp 950 dan UNVR turun Rp 900.

Kebuntuan proses negosiasi restrukturisasi surat utang Yunani
menyebabkan berlanjutnya koreksi pada bursa Eropa di awal
pekan untuk ditutup rata-rata sebesar 1%. Saham-saham sektor
perbankan Eropa mengalami penurunan cukup dalam akibat
sentiment negative tersebut dimana saham BNP Paribas ditutup
turun sebesar 7,1%; Sociate Generale -6,5% dan Credit Agricole -7%.
Sementara itu, bursa Wall Street hanya ditutup melemah tipis
sebesar 0,1%-0,3% yang tertahan oleh sikap optimisme AS dalam
menghadapi dampak krisis utang Eropa sejak awal tahun. Saham
perbankan AS juga ditutup terkoreksi dimana saham Bank of
America ditutup melemah sebesar 3%.

Bursa Asia pagi ini terpantau dibuka mengalami teknikal rebound
ditengah buntunya negosiasi restrukturisasi surat utang Yunani.
Indeks Nikkei +0,2%; KOSPI +0,5%; STI -0,1% dan KLSE +0,2%. Untuk
IHSG pergerakannya masih berfluktuatif dengan kecenderungan
kembali melemah seiring dengan derasnya sentiment negative
global dan jelang dikeluarkannya laporan keuangan emiten 2011.
Kisaran trading IHSG berada di level 3.790-3.997. Stock pick kami
adalah: UNTR, INDY, ITMG, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI dan
BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




BURSA HARI INI: Lautandhana Securindo
Rabu, 01 Februari 2012 09.10 WIB



IHSG pada perdagangan kemarin berlangsung cukup fuktuatif yang akhirnya berhasil ditutup menguat sebesar 0,7% di level 3.941,69 mengikuti reboundnya bursa Asia yang dipicu oleh harapan hasil negosiasi restrukturisasi surat utang Yunani pekan depan untuk menghindari potensi gagal bayar. Keseluruhan sektor dalam IHSG ditutup pada teritori hijau yang dipimpin oleh penguatan saham-saham sektor aneka industri, industri dasar dan manufaktur. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 100 miliar. Saham-saham top gainers, antara lain ASII naik Rp 1.800, UNTR naik Rp 500, BMRI naik Rp 50 dan SMGR naik Rp450; sedangkan saham-saham top losers antara lain BBRI turun Rp 50, TLKM turun Rp 50, PGAS turun Rp 25, ITMG turun Rp 100 GEMA turun Rp 80.

Bursa Wall Street semalam ditutup stagnan seiring dengan beragamnya data ekonomi AS yang mengecewakan dan mulai kebalnya investor atas krisis utang Eropa yang berlarut-larut. Indeks kepercayaan konsumen AS di bulan Januari mengalami penurunan dan turunnya harga rumah. Sementara itu, bursa Eropa berhasil ditutup rebound terbatas ditengah harapan tercapainya kesepakatan negosiasi restrukturisasi surat utang Yunani pekan depan. Terbatasnya penguatan tersebut disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap Portugal dimana imbal hasil obligasi mencapai rekor tertinggi diatas 21%.

Bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi cenderung stagnan ditengah beragamnya berita Ekonomi AS dan tingginya tensi Portugal atas lonjakan imbal hasil obligasinya. Indeks Nikkei -0,1%; KOSPI +0,1%; STI –0,2% dan KLSE -0,4%. Untuk IHSG sendiri di awal bulan Februari ini kami perkirakan masih berfluktuatif dan sideways dengan kisaran trading berada di level 3.914-4.018. Saham pilihan kami, antara lain: UNTR, INDY, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI dan BMRI

(Ariel/GPA/vbn - Lautandahana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 02 Februari 2012 09.10 WIB



IHSG pada perdagangan kemarin berhasil kembali ditutup menguat sebesar 0,6% di level 3.964,98 ditengah mixed nya penutupan bursa Asia. Pengumuman data inflasi bulan Januari 2012 yang lebih rendah (MoM 0,76% dan YoY 3,65%) merupakan berita positif domestik selain kinerja keuangan akhir tahun. Penopang pergerakan IHSG adalah saham-saham sektor property, perdagangan dan keuangan. Sementara itu, sektor yang mengalami pelemahan adalah perkebunan, infrastruktur dan aneka industri. Asing akhirnya membukukan transaksi net buy tipis sebesar Rp 6 miliar. Saham-saham top gainers, antara lain UNTR naik Rp 700, BBRI naik Rp 200, BMRI naik Rp 50, GGRM naik Rp 1.100; sedangkan saham-saham top losers, antara lain ASII turun Rp 1.200, TLKM turun Rp 100, PGAS turun Rp 50, AALI turun Rp 250.

Bursa Wall Street semalam kembali berhasil ditutup melanjutkan penguatannya yang didorong oleh data sektor manufaktur AS dan Jerman yang mencetak kenaikan tertinggi serta laporan tentang segera tercapainya kesepakatan restrukturisasi utang Yunani. Saham-saham sektor industri, finansial dan material dasar mengalami penguatan rata-rata sebesar 1,1%-1,7%. Hewlett- Packard naik 2,8%; Bank of America naik 3,2% dan Caterpillar naik 1,3%. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup menguat signifikan antara 1%-2%. Indeks DJ Euro Stoxx naik 2,2% di level 2.470,8 dan FTSE naik 1,9% di level 5.790,7.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,8%; KOSPI +1,7% dan STI +0,5%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways dengan kisaran trading di level 3.922-4.061. Saham pilihan kami, antara lain: UNTR, INDY, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhada Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 03 Februari 2012 09.05 WIB



IHSG kemarin berhasil ditutup kembali menguat sebesar 1,3% berada di level 4.016,90 ditopang oleh penguatan signifikan saham-saham sektor property, perdagangan dan infrastruktur. Lanjutan penguatan tersebut sejalan dengan penguatan bursaAsia seiring dengan positifnya data manufaktor global. Asing kemarin membukukan transaksi net buy yang signfikan sebesar Rp 556 miliar. Saham-saham top gainers, antara lain ASII naik Rp 350, ADRO naik Rp 90, ASRI naik Rp 35, ITMG naik Rp 1.950, UNTR naik Rp 650 dan BBCA naik Rp 100; sedangkan saham-saham top losers, antara lain BMRI turun Rp 100, BBNI turun Rp 25 dan ELSA turun Rp 10.

Bursa Wall Street semalam ditutup cenderung flat sembari menunggu data pengangguran mingguan dan non-farm payroll AS yang akan direlease akhir pekan ini. Indeks Nasdaq tercatat naik sebesar 0,4% di level 2.859,7 tertolong oleh penguatan saham- saham sektor teknologi setelah emiten Qualcomm (+1,9%) mengumumkan kinerja keuangan yang memuaskan. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat terbatas dimana indeks DJ Euro Stoxx +0,3% di level 2.478,2 sedangkan indeks FTSE 100 naik tipis 1% di level 5.796,1.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah terbatas menunggu pengumuman data pengangguran dan non-farm payroll AS. Indeks Nikkei -0,1%; KOSPI -0,3%; STI +0,4% dan KLSE –0,4%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan masih bergerak fluktuatif dengan potensi terjadi aksi profit taking investor. Kisaran trading IHSG hari ini berada di level 3.982-4.111. Saham pilihan kami, antara lain: UNTR, INDY, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 06 Februari 2012 09.05 WIB



Perdagangan IHSG akhir pekan berlangsung fluktuatif yang akhirnya ditutup cenderung stagnan dan bertahan di level 4.000 ditengah mixednya penutupan bursa Asia. Pergerakan IHSG sendiri tertahan oleh koreksi saham-saham di sektor properti, keuangan, infrastruktur, perdagangan, pertambangan dan industri dasar akibat aksi profit taking. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net buy sebesar Rp 350 miliar. Saham-saham top gainer, antara lain BBRI naik Rp 50, ASII naik Rp 700, BORN naik Rp 20, GGRM naik Rp 1000; sedangkan saham-saham top losers, antara lain BMRI turun Rp 100, ADRO turun Rp 40, TRAM turun Rp 20, UNTR turun Rp 450.

Bursa Wall Street akhir pekan ditutup menguat signifikan didorong oleh release data ekonomi AS yang luar biasa, seperti: data terciptanya lapangan pekerjaan baru jauh diatas ekspektasi mencapai sebanyak 243 ribu di Januari vs estimasi sebanyak 150 ribu dan turunnya indeks pengangguran AS menjadi di level 8,3%. Indeks Dow Jones tercatat ditutup naik sebesar 1,2% di level 12.862,2 yang merupakan titik tertinggi setelah Mei 2008. Pemimpin pergerakan menguat adalah saham Bank Of America (+5,2%) dan Caterpillar (+3,3%). Sementara itu, bursa Eropa juga merespon positif data ekonomi AS dan berhasil ditutup menguat rata-rata diatas 1%.

Setali tiga uang, bursa Asia awal pekan dibuka menguat dimana indeks Nikkei +1,2%; KOSPI +0,7% dan STI +1,1%. Untuk IHSG sendiri di awal pekan kami perkirakan bergerak menguat mengikuti sentiment positif dari global. Kisaran trading IHSG berada di level 3.985-4.075. Saham pilihan kami, antara lain: UNTR, INDY, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI dan BMRI.

(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 07 Februari 2012 09.20 WIB


 


Aksi profit taking investor asing di awal pekan membuat IHSG terpangkas sebesar 1% di sesi akhir perdagangan untuk ditutup pada level 3.974,79. Investor asing tercatat membukukan transaksi net sell sebesar Rp 474 miliar. Aksi profit taking marak terjadi di hampir keseluruhan sektor, dipimpin oleh koreksi pada saham- saham sektor aneka industri dan manufaktur. Sementara itu, bursa Asia akhirnya ditutup cukup bervariasi setelah serempak dibuka menguat seiring dengan fokus investor atas hasil pertemuan petinggi Eropa mengenai dana talangan Yunani, lewat perjanjian Troika (terdiri dari Uni Eropa, Bank Sentral Eropa dan IMF), dalam rangka merestrukturisasi surat utang Yunani. Saham-saham top gainers diantaranya HMSP naik Rp 1.500, MBAI naik Rp 700, AALI naik Rp 450 dan INVS naik Rp 200; sedangkan saham-saham top losers antara lain PTRO turun 8.900, ASII turun Rp 1.750, UNTR turun Rp 1.250 dan GGRM turun Rp 1.200.


Tidak diresponnya rancangan bailout dari Uni Eropa dan IMF oleh petinggi Yunani guna menghindari potensi gagal bayar mendorong pergerakan bursa Wall Street dan Eropa ditutup melemah tipis rata-rata sebesar 0,1%-0,3%. Ditambahkan pula, beberapa hasil kinerja keuangan emiten AS yang kurang memuaskan juga mengkontribusi koreksi yang terjadi.


Pagi ini bursa Asia dibuka mixed merespon gagalnya upaya bailout Yunani dimana indeks Nikkei -0,1%; KOSPI +0,3% dan STI +0,2%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan masih berfluktuatif dan sideways dengan kisaran trading di level 3.884-4.009. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR BBRI, BMRI dan BBNI.


(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)


Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 09 Februari 2012 09.15 WIB


 


IHSG berhasil mengalami teknikal rebound pada perdagangan kemarin untuk ditutup menguat sebesar 0,8% di level 3.988,70. Aksi borong saham lapis kedua terutama di sektor perdagangan, pertambangan dan industri dasar merupakan penopang reboundnya indeks. Hanya saham sektor aneka industri yang masih ditutup terkoreksi, masih terkena tekanan jual investor. Asing masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 257 miliar. Sementara itu, bursa Asia menguat signifikan didorong oleh optimisme investor jelang kesepakatan dana talangan untuk Yunani dimana bursa Shanghai ditutup meroket hingga hampir 2,5%. Saham-saham top gainers diantaranya ITMG naik Rp 1.800, UNTR naik Rp 1.300, PTRO naik Rp 1.300 dan INTP naik Rp 750; sedangkan saham-saham top losers antara lain TOTO turun Rp 2.500, GGRM turun Rp 800, ASII turun Rp 800 dan ADMF turun Rp 500.


Bursa Wall Street dan Eropa cenderung ditutup stagnan pada perdagangan semalam menunggu hasil kesepakatan dana talangan II untuk Yunani dari kreditor internasional guna mencegah terjadinya gagal bayar. Indeks Nasdaq tercatat menguat 0,4% di level 2.915,9 yang merupakan level multi-year highs.


Di pagi ini, bursa Asia cenderung dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,4%; KOSPI -0,8% dan STI -0,4%. Untuk IHSG pergerakannya hari ini masih berfluktuatif dan sideways dengan kisaran trading di level 3.959-4.043. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR BBRI, BMRI dan BBNI.


(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)


Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 10 Februari 2012 09.10 WIB


 


Perdagangan IHSG kemarin cukup berlangsung fluktuatif yang akhirnya ditutup melemah terbatas sebesar 0,2% di level 3.978,99 tertahan oleh aksi selective buy investor pada saham sektor perkebunan, consumer, industri dasar, property dan infrastruktur jelang akhir sesi sore. Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% seiring dengan masih rendahnya angka inflasi merupakan sentiment positif atas selective buy yang terjadi. Aksi profit taking juga masih marak terjadi terutama pada saham sektor aneka industri dan perbankan. Sementara itu, asing masih catat transaksi net sell sebesar Rp 420 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya GGRM naik Rp 750, KKGI naik Rp 450, ADMF naik Rp 350 dan AALI naik Rp 300; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.900, PTRO turun Rp 500, LMSH turun Rp 475 dan UNTR turun Rp 300.


Bursa Eropa semalam ditutup menguat rata-rata sebesar 0,4% seiring dengan harapan positif dari proses restrukturisasi utang Yunani. Para pemimpin politik Yunani telah menyepakati syarat- syarat pengetatan biaya anggaran yang diajukan oleh Uni Eropa dan IMF dalam perjanjian Troika. Sementara itu, bursa Wall Street semalam cenderung ditutup stagnan akibat perhatian investor terhadap perkembangan proses bailout Yunani dibandingkan dengan beberapa indikator berita ekonomi yang cukup positif di awal tahun ini.


Bursa Asia juga tengah menunggu perkembangan Yunani dimana pagi ini bursa Asia dibuka melemah tipis. Indeks Nikkei -0,3%; KOSPI - 0,4% dan STI +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways dengan kisaran trading di level 3.954-4.007. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.


(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)


Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 13 Februari 2012 09.10 WIB


 


IHSG akhir pekan ditutup terkoreksi paling dalam diantara bursa Asia sebesar 1,7% di level 3.912,39 dipicu oleh bayang-bayang gagal bayar Yunani atas dana bailout II yang menyertakan syarat kebijakan anggaran lebih ketat, diantaranya penurunan dana pension dan upah minimum. Keseluruhan sektor IHSG mengalami tekanan jual signifikan yang dipimpin oleh anjloknya saham-saham blue chip, terutama di sektor perbankan, consumer dan aneka industri. Asing akhir pekan masih mencetak transaksi net sell sebesar Rp 528 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya MLBI naik Rp 10.000, DLTA naik Rp 2.000, MBAI naik Rp 400 dan TBMS naik Rp 300; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.750, GGRM turun Rp 1.700, UNVR turun Rp 650 dan ITMG turun Rp 650.


Bursa Wall Street dan Eropa akhir pekan ditutup terkoreksi signifikan diatas 0,7% dipicu oleh pemangkasan peringkat 34 bank dari total 37 bank di Italia, termasuk saham blue chip UniCredit dan Intesa Sanpaolo terkait buruknya penanganan utang dan melemahnya kemampuan mencetak laba. Ditambahkan pula, masih belum elasnya proses bailout Yunani tahap II, walaupun telah tercapai kesepakatan antara Uni Eropa dan pemerintah, terkait adanya syarat tambahan dari Uni Eropa untuk pencaiaran dana bailout.


Bursa Asia pagi ini dibuka menguat terbatas merespon kesepakatan yang tercapai dalam bailout Yunani tahap II. Namun demikian, potensi koreksi regional masih berpeluang terjadi terkait masih adanya syarat lanjutan dalam pencairan bailout II tersebut. Indeks Nikkei +0,4%; KOSPI +0,4% dan STI –0,2%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan bergerak fluktuatif cenderung terjadi koreksi lanjutan di awal pekan seiring dengan tak pastinya bailout Yunani. Kisaran trading IHSG berada di level 3.800-3.993. Saham pilihan ami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.


(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)


Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 14 Februari 2012 09.25 WIB


 


IHSG awal pekan terjadi teknikal rebound dan ditutup menguat signifikan sebesar 1,3% di level 3.961,9. Hampir keseluruhan sektoral IHSG mengalami penguatan, kecuali sektor perdagangan, yang  dipimpin oleh rebound saham-saham sektor aneka industri,  keuangan dan manufaktur. Sementara itu, asing akhirnya  membukukan transaksi net buy tipis sebesar Rp 56 miliar.  Reboundnnya IHSG sejalan dengan pergerakan menguat bursa  Asia yang didorong oleh tercapainya kesepakatan pemerintah  Yunani untuk menjalankan program pengetatan anggaran yang  disyaratkan oleh Uni Eropa dan IMF untuk memperoleh dana  bailout tahap II senilai 130 miliar euro guna terhindar dari gagal  bayar obligasi yang akan jatuh tempo pada bulan depan. Sahamsaham top gainers diantaranya ASII naik Rp 2.150, HMSP naik Rp  1.000, UNVR naik Rp 550 dan INTP naik Rp 400; sedangkan sahamsaham top losers antara lain ITMG turun Rp 600, AALI turun Rp 550,  PTRO turun Rp 450 dan UNTR turun Rp 300.


Tercapainya kesepakatan pemerintah Yunani dengan Uni Eropa  dan IMF terkait dengan syarat pengetatan kebijakan anggaran  dalam kucuran dana bailout II mendorong bursa Wall Street dan  Eropa semalam serentak ditutup menguat. Penguatan yang terjadi  cenderung bersifat terbatas seiring dengan munculnya demonstrasi  besar disertai kerusuhan atas kekecewaan terhadap Parlemen  yang menerima syarat kebijakan anggaran yang ketat, meliputi:  pemangkasan gaji, dana pensiun dan tenaga kerja karena dinilai  sulit diterapkan.


Bursa Asia pagi ini terpantau dibuka mixed seiring dengan sikap  pesimisme investor atas implementasi pengetatan anggaran dan  restrukturisasi utang Yunani. Indeks Nikkei -0,2%; KOSPI -0,1% dan STI  +0,0%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak fluktuatif dan  sideways dengan kisaran trading di level 3.907-4.001. Saham pilihan  kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.


(Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)


Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 15 Februari 2012 09.00 WIB


IHSG kemarin akhirnya ditutup melemah terbatas sebesar 0,2% di level 3.952,8. Sementara itu, bursa Asia ditutup bervariasi akibat adanya peringatan dari Moody’s atas kemungkinan potensi dipangkasnya beberapa rating negara di Eropa.  Pelemahan IHSG banyak dikontribusikan dari koreksi saham-saham sektor keuangan, pertambangan, consumer, dan perkebunan. Rebound lanjutan terjadi pada sektoral property, aneka industri, infrastruktur, industri dasar, manufaktur dan perdagangan yang mampu menahan pelemahan lebih dalam. Asing kembali mencetak transaksi net sell sebesar Rp 61 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya ITMG naik Rp 700, SCMA naik Rp 650, ASII naik Rp 350 dan INTP naik Rp 300; sedangkan  saham-saham top losers antara lain PTRO turun Rp 500, AMRT turun Rp 250, ISAT turun Rp 200 dan HMSP turun Rp 200.


Bursa Wall Street dan Eropa semalam ditutup stagnan ditengah peringatan Moody’s atas kemungkinan dipangkasnya kembali rating negara-negara di Eropa. Sentimen positif datang dari perkembangan Yunani dimana adanya dukungan dari pemimpin konservatif Yunani atas paket bailout II yang mensyaratkan kebijakan pengetatan anggaran mampu menjadi katalis aksi beli pada akhir perdagangan sehingga bursa global ditutup stagnan. Pekan ini, para menteri keuangan Uni Eropa akan melakukan conference call untuk pencairan dana bailout II senilai EUR 130 miliar guna menghindarkan Yunani dari potensi gagal bayar.


Bursa Asia pagi ini dibuka menguat merespon sentiment positif global dimana indeks Nikkei +1%; KOSPI +0,5% dan STI +0,1%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan berfluktuatif cenderung menguat terbatas dengan kisaran trading di level 3.927-4.016. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.


(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)


Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 16 Februari 2012 09.05 WIB


IHSG kemarin ditutup stagnan di level 3.953,1 tertahan oleh koreksi yang terjadi pada sektoral aneka industri, keuangan, manufaktur dan infrastruktur. Sektoral property dan pertambangan kembali ditutup menguat signifikan masing-masing sebesar 1,6% dan 1%. IHSG gagal mengekor pergerakan menguat bursa Asia setelah China berencana membantu krisis utang Uni Eropa. Bursa Hongkong dan Nikkei kemarin ditutup melonjak signifikan diatas 2%. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 388 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya ITMG naik Rp 1.100, HMSP naik Rp 600, GGRM naik Rp 500 dan TCID naik Rp 300; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 750, INTP turun Rp 350, MYOR turun Rp 200 dan IMAS turun Rp 150.


Mengesampingkan data manufaktur AS di bulan Januari, bursa Wall Street ditutup terkoreksi yang dipicu oleh anjloknya saham Apple, yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar. Kekhawatiran investor atas laporan penghentian penjualan iPad di China melalui peritel online, Amazon cukup membuat investor bersikap panic sell. Sementara itu, bursa Eropa semalam ditutup relative menguat didorong oleh data manufaktur AS yang lebih baik. Indeks DJ Euro Stoxx +0,2% di level 2.494,0 sedangkan FTSE 100 ditutup flat di level 5.892,2.


Pagi ini, bursa Asia cenderung dibuka melemah dimana indeks Nikkei +0,1%; KOSPI -0,8% dan STI -0,4%. Untuk IHSG hari ini kami perkirkan sideways dan berfluktuatif dengan kisaran trading berada di level 3.911-3.996. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.


(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)


Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 17 Februari 2012 09.10 WIB


IHSG kemarin ditutup turun sebesar 0,6% di level 3.927,6 yang dikontribusikan dari koreksi yang terjadi di hampir keseluruhan sektoral terutama dari pelemahan sektoral aneka industri, konsumen dan manufaktur diatas 1,5%. Hanya sektoral keuangan dan property berhasil ditutup menguat terbatas. Sementara itu, asing kembali membukukan transaksi net sell sebesar Rp 151 miliar. Koreksi IHSG ini sejalan dengan melemahnya bursa Asia dipicu oleh mandeknya proses bailout Yunani tahap II senilai EUR 130 miliar. Para menteri keuangan Uni Eropa menunda pertemuan untuk pencairan dana bailout tersebut karena menganggap Yunani gagal merealisasikan pemangkasan anggaran senilai EUR 325 juta yang dijanjikan dan juga gagal membujuk keseluruhan partai politik untuk menandatangani perjanjian tertulis atas implementasi kebijakan pengetatan anggaran.


Bursa Wall Street semalam berhasil ditutup menguat signifikan diatas 1% didorong oleh angka pengangguran mingguan turun signifikan, membaiknya data perumahan AS di bualn Januari dan reboundnya mata uang EUR atas USD seiring dengan laporan bank sentral Eropa yang sepakat untuk menukar obligasi Yunani yang lama dengan yang baru. Indeks Dow Jones dan Nasdaq tercatat ditutup pada level multi-year highs masing-masing berada di level 12.904 dan 2.960. Penguatan saham Microsoft dan Bank of America memimpin laju penguatan Dow Jones. Sementara itu, bursa Eropa semalam justru ditutup melemah tipis dimana indeks DJ Euro Stoxx -0,2% dan FTSE 100 -0,1%.


Sentimen positif dari AS dan harapan pada Yunani mendorong bursa Asia dipagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +1,9%; KOSPI +1,8% dan STI +0,9%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan berpotensi terjadi teknikal reboun mengekor penguatan Wall Street dan bursa Asia. Kisaran trading IHSG berada di level 3.884-3.975. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.


(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)


Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 20 Februari 2012 09.05 WIB



Bursa Asia akhir pekan serentak ditutup pada teritori hijau termasuk IHSG yang dipicu oleh harapan disetujuinya bailout II Yunani dan positfnya data ekonomi AS seperti data pengangguran yang turun serta membaiknya data penjualan property. IHSG sendiri ditutup menguat sebesar 1,2% di level 3.976,54. Keseluruhan sektoral IHSG mengalami penguatan yang dipimpin oleh penguatan saham- saham sektoral aneka industri dan perbankan. Sementara itu, asing khirnya membukukan transaksi net buy sebesar Rp 370 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya BATA naik Rp 3.500, ASII naik Rp 2.400, UNTR naik Rp 800 dan ITMG naik Rp 750; sedangkan saham-saham top losers antara lain SCMA turun Rp 400, IMAS turun Rp 200, HMSP turun Rp 200 dan SOBI turun Rp 150.

Optimisme terhadap kejelasan pencairan dana bailout II untuk Yunani mampu mendorong penguatan yang terjadi pada bursa global di akhir pekan lalu. Indeks DJ Euro Stoxx ditutup naik sebesar 1,2% di level 2.520,3 sedangkan indeks FTSE 100 naik terbatas sebesar 0,3% di level 5.905,1. Sementara itu, indeks Dow Jones berhasil ditutup menguat dan hampir mendekati di level psikologisnya 13.000 didongkrak oleh penguatan saham bluechip DuPont dan Intel. Indeks Nasdaq akhir pekan ditutup berlawanan arah seiring adanya aksi profit taking setelah dalam beberapa hari mengalami penguatan.

Pagi ini bursa Asia dibuka menguat dimana indeks Nikkei +1,6%; KOSPI +0,8%; STI +0,5% dan KLSE +0,2%. Untuk IHSG kami perkirakan bergerak menguat terbatas dengan kisaran trading di level 3.948- 4.072. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 21 Februari 2012 09.30 WIB



IHSG awal pekan berhasil ditutup menguat tipis sebesar 0,1% di level 3.980,25. Kenaikan signifikan yang terjadi pada sektoral infrastruktur dan pertambangan memimpin rebound lanjutan IHSG. Tipisnya rebound ini diakibatkan oleh badai aksi profit taking atas saham-saham sektoral perkebunan, properti dan industri dasar. Sementara itu, asing masih melanjutkan transaksi net buy di awal pekan sebesar Rp 181 miliar. Penguatan indeks sejalan dengan penguatan bursa Asia didorong oleh kabar segera tercapainya kesepakatan dana bailout Yunani tahap II dan aturan kelonggaran kebijakan moneter China terhadap sektor perbankan.

Bursa Eropa semalam ditutup menguat signifikan dimana indeks DJ Euro Stoxx naik 1,2% di level 2.550,3 dan FTSE 100 naik 0,7% di level 5.945,3. Penguatan Eropa ini juga didorong oleh kelonggaran kebijakan moneter China terhadap sektor perbankan dengan menurunkan GWM sebesar 50 bps. Ekspekatasi segera diperolehnya dana bailout Yunani tahap II senilai EUR 130 miliar juga menjadi pendorong penguatan tersebut.

Pergerakan bursa Asia di pagi ini dibuka cenderung menguat tipis dimana indeks Nikkei +0,3%; KOSPI +0,1%; STI +0,2% dan KLSE -0,1%. Untuk IHSG kami perkirakan bergerak mixed dan sideways dengan kisaran trading di level 3.960-4.029. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

DIsclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 22 Februari 2012 09.00 WIB



IHSG kemarin akhirnya ditutup pada level 4.002,95 (+0,6%) terdorong sentiment positif dari Eropa yakni pernyataan Uni Eropa yang mengindikasi sepakat untuk memberikan dana bailout Yunani tahap II senilai EUR 130 miliar. Penguatan saham sektoral perdagangan, keuangan, pertambangan dan perkebunan memimpin penguatan IHSG. Perdagangan IHSG juga diramaikan aksi profit taking pada saham sektoral industri dasar, konsumer, manufaktur dan aneka industri. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net buy sebesar Rp 80 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya HERO naik Rp 2.500, DSSA naik Rp 2.150, PTRO naik Rp 1.100 dan EMTK naik Rp 600; sedangkan saham- saham top losers antara lain INTP turun Rp 450, ITMG turun Rp 350, UNVR turun Rp 300 dan LPIN turun Rp 250.

Bursa Wall Street semalam ditutup stagnan ditengah sepinya perdagangan akibat lonjakan harga komoditas minyak dunia di level US$ 105.8 per barrel dan adanya aksi profit taking investor setelah disetujuinya bailout tahap II Yunani. Indeks Dow Jones tercatat sempat menembus level psikologis di level 13.000 sejak Mei 2008, namun akhirnya hanya ditutup di level 12.965,7. Sementara itu, bursa Eropa ditutup terkoreksi seiring dengan adanya aksi profit taking investor. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing ditutup turun sebesar 0,3%.

Aksi profit taking investor juga melanda bursa Asia yang dpagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,04%; KOSPI -0,2%; STI –0,7% dan KLSE –0,2%. Untuk pergerakan IHSG hari ini kami perkirakan cenderung bervariasi dengan potensi melemah terbatas. Kisaran trading IHSG berada di level 3.971-4.050. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 23 Februari 2012 09.00 WIB



Diramaikan aksi profit taking investor, IHSG kemarin ditutup melemah sebesar 0,2% di level 3.995,02. Tekanan jual signifikan terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar di sektoral aneka industri, consumer dan manufaktur yang memimpin koreksi IHSG. Sementara itu, sektoral properi, infrastruktur, keuangan dan pertambangan berhasi ditutup menguat sehingga mampu menahan pelemahan yang lebih dalam. Asing akhirnya mencetak transaksi net sell sebesar Rp 50 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya DSSA naik Rp 2.300, HMSP naik Rp 1.100, DLTA naik Rp 1.000 dan PSAB naik Rp 750; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.450, GGRM turun Rp 1.250, MBAI turun Rp 1.000 dan UNTR turun Rp 750.

Bursa Wall Street dan Eroap semalam ditutup mengalami pelemahan yang diramaikan oleh aksi profit taking investor setelah bursa global mengalami rally yang berkelanjutan dalam beberapa hari serta jeleknya data indeks Services Purchasing Manager Uni Eropa (PMI) bulan ini berada di level 49,4 dari bulan Januari 50,4. Indeks DJ Euro SToxx ditutup turun sebesar 0,9% di level 2.519 sedangkan FTSE 100 juga melemah sebesar 0,2% di level 5.916,6.

Pagi ini bursa Asia dibuka melemah merespon sentiment negative data ekonomi Uni Eropa dimana indeks Nikkei -0,3%; KOSPI -1,2%; STI –0,7% dan KLSE –0,01%. Sementara itu, IHSG hari ini kami perkirakan berlangsung fluktuatif cenderung sideways dengan kisaran trading di level 3.969-4.024. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 24 Februari 2012 09.05 WIB



IHSG kemarin kembali ditutup melemah sebesar 0,9% pada level 3.958,81 didorong oleh maraknya aksi profit taking investor pada saham-saham unggulan dan lapis kedua. Hanya saham sektoral property yang berhasil ditutup pada teritori hijau. Tekanan jual signifikan kembali terjadi pada saham sektoral aneka industri, keuangan dan infrastruktur yang mengkontribusi pelemahan IHSG. Asing tercatat membukukan transaksi net sell sebesar Rp 122 miliar. Sentimen negatif datang dari China yang akan memangkas target pertumbuhan ekonominya tahun ini, pesimisme atas proses realisasi restrukturisasi utang Yunani dan lonjakan harga minyak dunia yang mendorong bursa Asia mayoritas ditutup terkoreksi. Saham-saham top gainers diantaranya HMSP naik Rp 4.200, DSSA naik Rp 2.450, FAST naik Rp 1.000 dan GGRM naik Rp 900; sedangkan saham- saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.500, UNTR turun Rp 950, UNVR turun Rp 600 dan PTBA turun Rp 200.

Bursa Wall Street semalam berhasil ditutup menguat terbatas dipicu oleh positifnya beberapa indikator ekonomi AS, seperti: flatnya data pengangguran dan lonjakan harga properti sebesar 0,7% di bulan Desember. Indeks Dow Jones kembali ditutup mendekati level psikologis 13.000 di level 12.984,7 (+0,4%) dipimpin oleh penguatan saham bluechips IBM dan P&G. Sementara itu, bursa Eropa semalam cenderung ditutup melemah akibat adanya proyeksi Uni Eropa akan mengalami resesi ekonomi II dalam tiga tahun mendatang. Indeks DJ Euro Stoxx ditutup melemah sebesar 0,4% di level 2.508,1.

Bursa Asia akhir pekan di pagi ini dibuka menguat terbatas ditopang oleh positifnya data ekonomi AS. Indeks Nikkei +0,2%; KOSPI +0,4%; STI +0,2% dan KLSE +0,01%. Untuk IHSG di akhir pekan ini kami perkirakan berpotensi terjadi teknikal rebound dengan kisaran trading di level 3.893-3.987. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 27 Februari 2012 09.05 WIB



IHSG akhir pekan mengalami koreksi cukup dalam sebesar 1,6% untuk ditutup pada level 3.894,56. Hal ini dipicu oleh sentiment negative dalam negeri atas rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi yang berpotensi memicu lonjakan inflasi dan biaya operasional emiten. Keseluruhan sektor IHSG ditutup melemah dengan tekanan jual cukup signifikan terjadi pada saham sektoral aneka industri, perkebunan, manufaktur dan industri dasar. Sementara itu, asing mencetak transaksi net sel sebesar Rp 896 miliar. Bursa Asia akhir pekan serentak ditutup pada teritori hijau seiring dengan membaiknya data perekonomian AS. Saham- saham top gainers diantaranya PTRO naik Rp 1.150, CNTX naik Rp 400, SUPR naik Rp 225 dan FAST naik Rp 200; sedangkan saham- saham top losers antara lain ASII turun Rp 2.600, GGRM turun Rp 1.700, ITMG turun Rp 900 dan DSSA turun Rp 900.

Bursa Wall Steet akhir pekan cenderung ditutup bervariasi seiring sikap wait&see investor terhadap keuangan global. Indeks Dow Jones ditutup flat di level 12.893 sedangkan indeks S&P mencetak rekor penutupan tertinggi sejak Juni 2008 yang ditutup di level 1.365,7 (+0,2). Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat dipicu oleh laporan kinerja yang memuaskan, terutama dari kinerja Telecom Italia. Indeks DJ Euro Stoxx ditutup naik sebesar 0,6% di level 2.523,7.

Pagi ini bursa Asia dibuka mixed dimana indeks Nikkei +0,4%; KOSPI - 1,3%; STI -0,2% dan KLSE +0,2%. Untuk IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak fluktuatif dan potensi terjadi teknikal rebound dengan kisaran trading di level 3.800-3.971. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Theodorus Ariel)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 28 Februari 2012 09.05 WIB



Tekanan jual signifikan masih marak terjadi hampir di keseluruhan sektoral IHSG, terutama pada saham sektoral industri dasar, properti dan infrastruktur akibat adanya sentiment negative akan dinaikkannya BBM seiring dengan lonjakan harga minyak dunia. Hal ini mendorong IHSG kembali ditutup melemah di awal pekan sebesar 0,9% pada level 3.961,02. Tercatat dua sektoral yaitu consumer dan aneka industri yang berhasil ditutup menguat tipis. Sementara itu asing masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 495 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya FAST naik Rp 1.000, DLTA naik Rp 500, ASII naik Rp 450 dan UNVR naik Rp 400; sedangkan saham-saham top losers antara lain HMSP turun Rp 950, GGRM turun Rp 950, TOTO turun Rp 900 dan INTP turun Rp 750. 

Bursa Asia awal pekan mayoritas ditutup terkoreksi dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia ditengah-tengah meningginya ketegangan antara Iran dan Barat, sehingga menimbulkan kekhawatiran atas semakin lesunya kondisi keuangan global yang disertai dengan penyelesaian krisis utang Eropa yang tak berujung.

Bursa Wall Street semalam ditutup bervariasi cenderung stagnan dengan indeks S&P kembali mencetak penutupan tertinggi di level 1.367,6 pasca kebangkrutan Lehman Brothers di medio 2008. Indeks Dow Jones ditutup terkoreksi tipis sebesar 1,4 pts dilevel 12.981,5, gagal menembus level psikologis 13.000. Koreksi saham HP (-1,5%) dan Boeing (-1,1%) memimpin pelemahan yang terjadi. Sementara itu, bursa Eropa ditutup melemah disebabkan koreksi saham sektoral perbankan yaitu Sociate Generale (-2,9%) dan UniCredit (- 2,2%). Sentimen negative datang dari lonjakan harga minyak dan pernyataan PM Jerman, Angela Merkel atas tidak ada jaminan bahwa paket bailout Yunani tahap II akan berjalan sukses sehingga mendorong bursa global ditutup cukup bervariasi.

Bursa Asia pagi ini dibuka cenderung mixed ditengah kekhawatiran atas lonjakan harga minyak dunia. Indeks Nikkei -1,0%; KOSPI +0,2%; STI +0,01% dan KLSE 0,0%. Sementara itu, IHSG hari ini kami perkirakan berfluktuatif dengan kisaran trading di level 3.787-3.950. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 29 Februari 2012 09.20 WIB



IHSG kemarin berhasil mengalami teknikal rebound untuk ditutup naik sebesar 1,1% di level 3.903,56. Aksi borong pada saham-saham berkapitalisasi besar yang sudah terdiskon cukup signifikan dalam beberapa hari mampu mendongkrak pergerakan naik IHSG. Keseluruhan sektoral IHSG serentak ditutup pada teritori hijau dipimpin oleh reboundnya sektoral perkebunan, industri dasar, aneka industri dan manufaktur. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 369 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya PTRO naik Rp 2.250, GGRM naik Rp 2.150, ITMG naik Rp 1.300 dan ASII naik Rp 1.100; sedangkan saham-saham top losers antara lain SCMA turun Rp 250, MYOH turun Rp200, FASW turun Rp 150 dan PTBA turun Rp 150.

Bursa Asia juga berhasil ditutup menguat didorong oleh harapan atas suntikan likuiditas II Bank Central Eropa untuk meredakan resiko kembali bergejolaknya keuangan global ditengah kekhawatiran atas lonjakan harga minyak dunia. Indeks Nikkei kemarin ditutup pada level 9.722,52 (+0,9%) yang merupakan level tertinggi baru dalam 7 bulan terakhir ditengah sentiment negative pengajuan perlindungan kebangkrutan Elpida, produsen chip PC.

Ditengah beragamnya berita ekonomi AS, bursa Wall Street semalam berhasil ditutup menguat terbatas dengan indek Dow Jones akhirnya berhasil ditutup pada level 13.005 (+0,2%), diatas level psikologis 13.000 pertama kalinya sejak Mei 2008. Penguatan saham Microsoft (+1,7%) dan Intel (+1,2%) memimpin pergerakan mengauat Dow Jones. Indeks keyakinan konsumen AS di bulan Februari meningkat pada level 70.8 vs 61.5 di bulan Januari; sedangkan durable goods anjlok sebesar 4% di bulan Januari. Sementara itu, bursa Eropa juga berhasil ditutup menguat terbatas mengikuti sentiment positif AS.

Bursa Asia pagi ini mengekor sentiment positif AS yang dibuka  menguat dimana indek Nikkei +1,2%; KOSPI +1%; STI +0,6% dan KLSE +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih berfluktuatif dengan kisaran trading di level 3.862-3.988. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 01 Maret 2012 09.05 WIB



Banjirnya sentiment positif dari global, yaitu lonjakan indeks keyakinan konsumen AS di bulan Februari serta keputusan Bank Sentral Eropa yang akan menyuntikkan dana tahap II senilai USD 670 miliar ke dalam likuiditas system keuangan Uni Eropa pada Rabu ini guna membantu meredam gejolak pasar keuangan global ditengah lonjakan harga minyak dunia mampu mendorong bursa Asia ditutup pada teritori hijau, termasuk IHSG. Hanya bursa Shanghai yang ditutup melemah sebesar 0,95% di level 2.428,5 terkena aksi profit taking investor. 

IHSG sendiri berhasil ditutup menguat signifikan sebesar 2,1% di level 3.985,2 dibarengi dengan transaksi net buy asing signifikan sebesar Rp 1,7 triliun. Keseluruhan sektoral IHSG berhasil ditutup menguat dengan kenaikan tertinggi dibukukan oleh saham sektoral consumer sebesar 3,9%. Saham-saham top gainers diantaranya MLBI naik Rp 19.900, GGRM naik Rp 3.600, ASII naik Rp 1.050 dan UNTR naik Rp 750; sedangkan saham-saham top losers antara lain HERO turun Rp 1.000, GDYR turun Rp 400, DSSA turun Rp 300 dan FAST turun Rp 200.

Bursa Wall Street semalam ditutup melemah akibat pernyataan Ben Bernanke yang memberikan indikasi proyeksi ekonomi AS di 2012 masih akan melemah. Ben Bernanke juga menyatakan data lapangan pekerjaan yang masih jauh dari normal dan lonjakan harga minyak dunia mengancam liarnya angka inflasi. Pun demikian dengan bursa Eropa yang juga ditutup terkoreksi dimana indeks DJ Euro Stoxx ditutup melemah 0,3% sedangkan indeks FTSE melemah 1%.

Pagi ini bursa Asia dibuka cenedrung bervariasi merespon pidato Ben Bernanke dimana indeks Nikkei +1,2%; STI +0,3% dan KLSE +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak dalam kisaran trading 3.924-4.064, dan diramaikan potensi aksi profit taking investor. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 02 Maret 2012 09.05 WIB



IHSG kemarin ditutup melemah sebesar 0,6% di level 3.962,29 akibat maraknya aksi ambil untung investor terutama pada saham sektoral consumer, aneka industri dan manufaktur yang mengalam tekanan jual signifikan. Sektoral property, perkebunan, dan perdagangan selamat dari aksi profit taking yang berhasil ditutup menguat terbatas. Sementara itu, asing kemarin mencetak transaksi net sell tipis sebesar Rp 17 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya PTRO naik Rp 1.500, UNTR naik Rp 350, BRAM naik Rp 150 dan MYOR naik Rp 150; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.200, UNVR turun Rp 600, GGRM turun Rp 600 dan DLTA turun Rp 450.

Bursa Wall Street semalam berhasil ditutup menguat terbatas ditengah isu meledaknya jaringan pipa minyak milik Arab Saudi. Harga minyak dunia pun terkerek naik hinga ke level US$ 109 per barrel. Penguatan bursa ditopang oleh membaiknya data pengangguran mingguan (turun sebanyak 2.000 jiwa) dan stabilnya angka inflasi. Sinyal posotif dari data ekonomi AS tersebut juga mendorong bursa Eropa ditutup menguat signifikan dimana indeks DJ Euro Stoxx naik 1,5% di level 2.548,7 sedangkan indeks FTSE 100 naik 1% di level 5.931,3.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat setelah adanya suntikan dana likuiditas dari Bank Sentral Eropa pekan ini meminimalkan kekhawatiran atas krisis utang Eropa dan lonjakan harga minyak dunia. Indeks Nikkei +0,8%; KOSPI +0,6%; STI +0,5% dan KLSE +0,2%. Untuk IHSG akhir pekan, kami perkirakan bergerak mixed dan berfluktuatif dengan kisaran trading di level 3.880-4.035. Katalis pergerakan IHSG adalah maraknya release kinerja keuangan emiten di 2011. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 05 Maret 2012 09.00 WIB



IHSG akhir pekan berhasil ditutup menguat sebesar 1,1% pada level 4.004,87 dipicu oleh maraknya aksi beli pada beberapa saham unggulan terutama di sektoral consumer, property dan infrastructure. Asing kemarin kembali membukukan transaksi net buy signifikan sebesar Rp 584 miliar. Katalis positif datang dari turunnya data pengangguran AS, suntikan dana likuiditas oleh Bank Sentral Eropa dan turunnya yield surat utang Italia dan Spanyol. Bursa Asia lainnya pun juga berhasil serentak ditutup menguat rata- rata sebesar 0,3%-1,4%. Saham-saham top gainers diantaranya MBLI naik Rp 10.000, GGRM naik Rp 1.000, UNVR naik Rp 600 dan ITMG naik Rp 600; sedangkan saham-saham top losers antara lain BATA turun Rp 1.000, IDKM turun Rp 200, PSAB turun Rp 150 dan PTRO turun Rp 100.

Minimnya katalis positif pada perdagangan akhir pekan membuat bursa Wall Street ditutup cenderung melemah terbatas. Indeks Dow Jones ditutup turun tipis sebesar 2,73 pts di level 12.977,6 dipimpin oleh pelemahan saham American Express (-1,1%). Pun demikian dengan bursa Eropa yang juga ditutup melemah terbatas dimana indeks DJ Euro SToxx -0,1% dan FTSE 100 -0,3%. Penguatan saham- saham sektoral perbankan Eropa, seperti ING (+3,2%), BNP (+1,5%) dan Barclays (+2,2%) mampu menahan laju koreksi perdagangan bursa Eropa.

Bursa Asia pagi ini dibuka cenderung bervariasi akibat minimnya katalis positif dan adanya aksi profit taking. Indeks Nikkei -0,03%; KOSPI -0,6%; STI +0,07% dan KLSE +0,4%. Untuk IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak sideways dengan potensi adanya koreksi akibat aksi ambil untung investor. Kisaran trading IHSG hari ini berada di level 3.949-4.087. Katalis domestik yang menjadi penggerak IHSG adalah mulai maraknya pengumuman laporan keuangan emiten serta pembagian dividen periode 2011. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandha Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 06 Maret 2012 09.15 WIB



IHSG awal pekan mengalami koreksi sebesar 0,5% setelah menyentuh level 4.000 untuk ditutup pada level 3.984,9 yang diramaikan aksi profit taking investor terutama saham-saham sektoral industri dasar, manufaktur dan consumer. Hanya tercatat dua sektoral yang berhasil ditutup menguat, yaitu: property (+0,6%) dan infrastruktur (+0,2%). Beberapa sentiment negative dari global, antara lain: kembali diturunkannya rating Yunani oleh Moody’s, jatuhnya harga komoditas metal serta perhatian atas dampak dari perlambatan ekonomi China juga turut mengkontribusi koreksi yang terjadi di bursa Asia dan IHSG. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net buy sebesar Rp 159 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya TOWR naik Rp 600, RODA-W naik Rp 300, ACES naik Rp 175 dan TBIG naik Rp 75; sedangkan saham-saham top losers antara lain PTRO turun Rp 900, ITMG turun Rp 650, IMAS turun Rp 600 dan HEXA turun Rp 450.

Bursa Wall Street dan Eropa awal pekan ditutup terkoreksi akibat kembali munculnya kekhawatiran masalah krisis utang Yunani dan perlambatan ekonomi China. Menteri Keuangan Yunani, Evangelos Venizelos, memberikan indikasi bahwa pemerintah kemungkinan akan mengaktifkan “Collective Action Clauses” (CACs) jika tidak diterimanya opsi tawaran swap surat utang Yunani, dengan kata lain akan memicu potensi gagal bayar langsung. Ditambahkan pula, Moody’s menurunkan rating surat utang Yunani ke level “C”, rating terendah dalam skala surat utang dibawah “Ca”, menegaskan indikasi resiko potensi gagal bayar surat utang Yunani.

Ditengah sentiment negative global dan China, bursa Asia di pagi ini dibuka bervariasi dimana indeks Nikkei +0,2%; KOSPI +0,2%; STI - 0,4% dan KLSE -0,02%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih rawan terjadi koreksi seiring kembali memanasnya Eropa. Kisaran trading IHSG berada di level 3.932-4.040. Katalis positif adalah release laporan keuangan emiten dan berita pembagian dividen 2011 diharapkan mampu menahan laju koreksi indeks. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel /GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 07 Maret 2012 08.55 WIB



IHSG kemarin kembali ditutup melemah sebesar 0,5% di level 3.967,08. Kontributor pelemahan indeks terbesar berasal dari tekanan jual yang melanda pada saham-saham sektoral infrastruktur, consumer dan property. Sektoral perdagangan dan industri dasar mampu ditutup menguat tipis. Asing kemarin membukukan transaksi net sell super tipis sebesar Rp 1 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya MYOR naik Rp 550, INTP naik Rp 300, ESSA naik Rp 230 dan PTRO naik Rp 225; sedangkan saham- saham top losers antara lain ITMG turun Rp 1.000, GGRM turun Rp 550, TOWR turun Rp 500 dan UNVR turun Rp 350.

Bursa Asia lainnya juga ditutup serentak melemah akibat aksi ambil untung investor pada saham sektoral perbankan dan mandeknya proses bailout II Yunani seiring dengan kabar dari pihak kreditor swasta yang belum memberi konfirmasi untuk berpartisipasi dalam penukaran surat utang Yunani. 

Kembali mandeknya proses restrukturisasi surat utang Yunani, perhatian atas perlambatan ekonomi China serta jatuhnya harga komoditas emas merupakan kalatis negative yang mengakibatkan bursa Wall Street dan Eropa ditutup melemah signifikan rata-rata sebesar 1,4%-3%. Indeks Dow Jones tercatat pertama kalinya turun sebanyak triple digit (-203,7 pts) di level 12.759,15 dipimpin oleh pelemahan saham Caterpillar (-3,8%) dan Alcoa (-4,1%).

Pagi ini bursa Asia dibuka pada teritori merah merespon sentiment negative Eropa. Indeks Nikkei -0,9%; KOSPI -1,2%; STI –0,5% dan KLSE –1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak kembali melemah sejalan dengan bursa regional. Kisaran trading IHSG berada di level 3.903-4.006. Katalis positif adalah release laporan keuangan emiten dan berita pembagian dividen 2011 diharapkan mampu menahan laju koreksi indeks. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 08 Maret 2012 09.10 WIB



IHSG kemarin kembali ditutup terkoreksi sebesar 0,6% di level 3.942,52 akibat maraknya aksi profit taking yang dilakukan oleh asing dengan transaksi net sell sebesar Rp 291 miliar. Kontributor terbesar pelemahan indeks berasal dari tekanan jual pada saham- saham sektoral keuangan, infrastruktur dan pertambangan. Hanya tercatat 3 sektoral yang mampu ditutup pada teritori hijau, yaitu: sektoral perdagangan, properti dan industri dasar. Saham-saham op gainers diantaranya MBAI naik Rp 800, MYOR naik Rp 750, EMTK  naik Rp 400 dan RDTX naik Rp 200; sedangkan saham-saham top losers antara lain HERO turun Rp 2.500, GGRM turun Rp 1.950, ITMG turun Rp 750 dan ASII turun Rp 300.

Bursa Wall Street dan Eropa semalam berhasil ditutup menguat  terbatas rata-rata sebesar 0,4%-0,9% didorong oleh optimisme atas proses penukaran surat utang Yunani terhadap kreditor swasta dan beberapa berita ekonomi AS yang membaik di Februari. Sektor swasta AS berhasil mencetak 216.000 lapangan pekerjaan baru di bulan Februari, diatas ekspektasi analis yang memproyeksikan tambahan pekerjaan sebanyak 208.000. Sementara itu, kredit konsumsi AS di bulan Januari juga meningkat sebesar US$ 17,8 miliar (+8,6%) yang sebagian besar ditopang oleh pinjaman mahasiswa dari pemerintah AS.

Bursa Asia pun di pagi ini terjadi teknikal rebound merespon positif data ekonomi AS. Indeks Nikkei +1,1%; KOSPI +0,1%; STI +0,7% dan KLSE +0,3%. IHSG pun kami perkirakan terjadi teknikal rebound di hari ini dengan kisaran trading di level 3.893-3.968. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/VBN/GPA)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 09 Maret 2012 09.05 WIB



Didukung oleh data ekonomi positif dari AS mengenai data ketenagakerjaan sektor swasta di bulan Februari dan naiknya kredit konsumsi di Januari mampu mendongkrak penguatan yang terjadi di keseluruhan bursa Asia. IHSG sendiri kemarin ditutup menguat terbatas sebesar 0,6% di level 3.967,7. Keseluruhan sektoral berhasil ditutup pada teritori hijau yang dipimpin oleh penguatan saham sektoral consumer dan perkebunan. Saham sektoral infrastruktur tercatat ditutup terkoreksi tipis. Asing cetak transaksi net buy sebesar Rp 134 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya ITMG naik Rp 1.450, HERO naik Rp 1.000, ASII naik Rp 700 dan GGRM naik Rp 700; sedangkan saham-saham top losers antara lain TBMS turun Rp 1.200, RDTX turun Rp 200, UNTR turun 150 dan TFCO turun Rp 100. 

Bursa Wall Street dan Eropa semalam berhasil kembali ditutup menguat rata-rata sebesar 0,6%-2% didorong oleh optimisme investor atas segera tercapainya kesepakatan antara Yunani dan kreditor swasta terkait swap surat utang Yunani guna mencegah gagal bayar. Sementara itu, Bank Sentral Eropa mempertahankan tingkat suku bunga sebesar 1% sesuai dengan ekspektasi analis. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,6% di level 12.907,9 dipimpin oleh penguatan saham Alcoa dan Caterpillar; sedangkan indeks DJ Euro Stoxx naik 2,2% untuk ditutup di level 2.514,1 .

Bursa Asia akhir pekan di pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +1,1%; KOSPI +0,3%; STI +0,1% dan KLSE +0,1%. Untuk IHSG akhir pekan kami perkirakan bergerak menguat terbatas mengekor sentimen positif global. Kisaran trading IHSG hari ini berada di level 3.942-4.026. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 14 Maret 2012 09.05 WIB



IHSG pada perdagangan kemarin berhasil menguat sebesar 0,5% untuk ditutup di level 4.008,64. Aksi beli signifikan terjadi pada saham sektoral aneka industri, perdagangan dan infrastruktur merupakan katalis penggerak reboundnnya indeks. Tercatat keseluruhan sektoral IHSG kemarin ditutup pada teritori hijau. Asing kembali mencetak transaksi net buy sebesar Rp 810 miliar. Saham- saham top gainers diantaranya MYOH naik Rp 975, CNTX naik Rp 800, ASII naik Rp 800 dan IMAS naik Rp 500; sedangkan saham- saham top losers antara lain DLTA turun Rp 1.550, SONA turun Rp 230, UNVR turun Rp 100 dan NIPS turun Rp 100. 

Bursa Wall Street semalam ditutup menguat signifikan didorong oleh data penjualan ritel Februari yang melebihi ekspektasi dan tanda- tanda pemulihan dalam sektoral perbankan. Pertama kalinya, indeks Dow Jones ditutup diatas level psikologis 13.000 sedangkan Nasdaq ditutup diatas level 3.000. Penguatan sektoral perbankan AS dipimpin oleh lonjakan harga saham JP Morgan (+7%) setelah manajemen berencana menaikkan dividen yang akan dibagikan. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup menguat signifikan dimana ndeks DJ Euro SToxx +1,7% sedangkan indeks FTSE 100 +1,1%.

Bursa Asia pagi ini dibuka bergerak meguat merespon sentiment positif dari AS. Indeks Nikkei +1,9%; KOSPI +1,3%; STI +0,9% dan KLSE +0,6%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan kembali bergerak menguat terbatas yang diramaikan aksi profit taking. Kisaran trading IHSG hari ini berada di level 3.965-4.100. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 13 Maret 2012 09.15 WIB



Bursa Asia awal pekan ditutup melemah disebabkan oleh sikap wait&see atas hasil rapat The Fed minggu ini, melambatnya pertumbuhan China dan maraknya aksi ambil untung investor. IHSG sendiri di awal pekan ditutup melemah terbatas sebesar 0,1% di level 3.987,35 dikontribusikan dari koreksi yang terjadi pada saham- saham sektoral perkebunan, property dan infrastruktur. Adanya aksi beli pada saham-saham sektoral perbankan mampu menahan laju koreksi indeks yang sempat menyentuh level terendahnya kemarin di level 3.969. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net buy sebesar Rp 459 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya PTSP naik Rp 370, GDYR naik Rp 300, UNVR naik Rp 250 dan CNTX naik Rp 200; sedangkan saham-saham top losers antara lain GGRM turun Rp 1.200, UNTR turun Rp 550, AALI turun Rp 400 dan AALI turun Rp 400.

Bursa Eropa semalam ditutup cenderung flat seiring beralihnya focus investor dari masalah Yunani ke masalah krisis utang negara Uni Eropa lainnya, yaitu Spanyol dan Italia. Sementara itu, bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup bervariasi dengan indeks Nasdaq ditutup melemah sebesar 0,2% di level 2.983,7. Saham-saham sektoral perbankan dan teknologi AS mengalami penurunan yang mengkontribusi bervariasinya bursa AS. 

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,6%; KOSPI +0,8%; STI +0,5% dan KLSE +0,2%. IHSG hari ini kami perkirakan bepotensi terjadi teknikal rebound terbatas. Kisaran trading indeks hari ini diperkirakan berada di level 3.934-4.021. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 15 Maret 2012 09.10 WIB



Sentiment positif dari AS, yaitu hasil stress test perbankan AS yang cukup memuaskan dan rencana peningkatan pembagian dividen JP Morgan merupakan euphoria pergerakan menguat bursa Asia di perdagangan kemarin. IHSG pun juga bergerak menguat di seluruh sesi perdagangan untuk kemudian ditutup di level 4.054,33 (+1,1%) terkontribusi oleh maraknya aksi beli investor baik asing mapuan domestik. Keseluruhan sektoral IHSG ditutup menguat dipimpin oleh kenaikan signifikan saham-saham sektoral aneka industri, industri dasar, manufaktur dan keuangan. Sementara itu, asing kemarin membukukan lonjakan transaksi net buy signifikan menjadi senilai Rp 1,6 triliun (+93% DoD). Saham-saham top gainers diantaranya ASII naik Rp 2.450, GGRM naik Rp 900, SMGR naik Rp 700 dan IMAS naik Rp 600; sedangkan saham-saham top losers antara lain CNTX turun Rp 650, SMAR turun Rp 100, PTRO turun Rp 100 dan ITMG naik Rp 100.

Semalam bursa Eropa dan Wall Street ditutup bervariasi akibat anjloknya harga komoditas dan obligasi pemerintah. Saham-saham sektoral perbankan kembali berhasil melanjutkan penguatan yang terjadi seiring dengan positifnya hasil stress test perbankan AS. JP Morgan ditutup naik 0,4%; Bank of America +4,1%; American Express+3,5% dan Credit Suisse +2,8%. 

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +1%; KOSPI +0,2%; STI -0,1% dan KLSE +0,1%. IHSG hari ini kami perkirakan masih cenderung menguat terbatas dengan kisaran trading di level 3.999-4.121. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 16 Maret 2012 09.15 WIB



Aksi ambil untung investor domestic kemarin mendorong koreksi IHSG yang ditutup pada level 4.039,98 (-0,4%). Koreksi yang cukup signifikan dalam saham-saham sektoral consumer, pertambangan, perkebunan dan infrastruktur merupakan kontibutor terbesar koreksi IHSG. Sektoral property, perdagangan, aneka industri dan industri dasar kemarin mampu ditutup menguat yang mampu menahan pelemahan indeks. Sementara itu, asing kemarin kembali membukukan transaksi net buy Rp 721 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya IMAS naik Rp 800, MYOH naik Rp 450, HEXA naik Rp 350 dan SMGR naik Rp 350; sedangkan saham-saham top losers antara lain ITMG turun Rp 1.200, GGRM turun Rp 700, UNVR turun Rp 650 dan AALI turun Rp 600. 

Data pengangguran AS yang turun, dan unexpected hasil data manufaktur New York mampu mengerek naik pergerakan bursa Wall Street semalam. Indeks Nasdaq tercatat pertama kalinya ditutup di level 1.402,6 (+0,6%). Kenaikan saham-saham sektoral keuangan AS merupakan kontributor laju penguatan dalam beberapa hari ini, seperti Bank of America +4,5%; Citigroup +3% dan Goldman Sachs +2,2%. Sementara itu, bursa Eropa semalam juga berhasil ditutup menguat. Indeks DJ Euro Stoxx +0,7% di level 2.594 sedangkan indeks FTSE ditutup turun tipis sebesar 0,1% di level 5.940,7.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah tipis melawan arus positif ekonomi AS. Indeks Nikkei -0,2%; KOSPI –0,03%; STI +0,04% dan KLSE +0,2%. Untuk IHSG akhir pekan kami perkirakan bergerak fluktuatif cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 3.990- 4.072. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 19 Maret 2012 09.15 WIB



Mengabaikan sentiment positif dari ekonomi AS, mayoritas bursa Asia pada perdagangan akhir pekan ditutup melemah seiring dengan maraknya aksi profit taking investor. IHSG sendiri ditutup melemah terbatas sebesar 0,3% di level 4.028,5 sebagai hasil dominasi profit taking investor domestic atas saham-saham unggulan sektoral aneka industri, perkebunan, industri dasar, dan manufaktur. Penguatan yang terjadi pada saham sektoral keuangan dan infrastruktur mampu menahan laju koreksi IHSG. Sementara itu, investor asing masih membukukan transaksi net buy sebesar Rp 518 miliar di akhir pekan. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya UNVR naik Rp 500, LPIN naik Rp 475, ITMG naik Rp 400 dan MYOR naik Rp 400; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain ASII turun Rp 2.050, GGRM turun Rp 1.100, INTP turun Rp 1.050 dan AALI turun Rp 850.

Bursa Wall Street akhir pekan ditutup bervariasi ditengah perdagangan yang tipis. Indeks Dow Jones melemah 0,2% untuk ditutup di level 13.233, masih berada diatas level psikologis 13.000 sedangkan indeks Nasdaq cenderung ditutup stagnan di level 3.055. Tercatat hanya indeks S&P yang ditutup naik tipis 0,1% di level 1.404 merupakan closing tertinggi semenjak Desember 2011. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat di akhir pekan seiring dengan meredanya kekhawatrian mengenai krisis surat utang. Indeks DJ Euro Stoxx naik 0,6% di level 2.608,3 sedangkan indeks FTSE 100 ditutup di level 5.965,6 (+0,4%).

Bursa Asia awal pekan dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,3%; KOSPI +0,8%; STI +0,5% dan KLSE +0,3%. Untuk IHSG awal pekan kami perkirakan masih berfluktuatif cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 3.973-4.054. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandha Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 20 Maret 2012 09.20 WIB



IHSG awal pekan mengalami koreksi tipis sebesar 0,1% untuk ditutup pada level 4.024,7 seiring dengan masih maraknya aksi profit taking investor terutama pada saham-saham sektoral consumer, property dan aneka industri. Penguatan yang terjadi dalam saham sektoral industri dasar, perkebunan, perdagangan dan infrastruktur mampu menahan laju koreksi IHSG. Sementara itu, asing kemarin masih membukukan transaksi net buy Rp 419 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya DLTA turun Rp 1.500, INTP naik Rp 1.050, TBMS naik Rp 900 dan MYOR naik Rp 800; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain DSSA turun Rp 3.300, GGRM turun Rp 1.600, IMAS turun Rp 700 dan ASII turun Rp 500.

Indeks S&P 500 semalam berhasil ditutup menguat 0,4% di level 1.409,8 sedangkan indeks Nasdaq ditutup naik 0,8% di level 3.078,3. Penguatan tersebut ditopang oleh pengumuman pembagian dividen kuartalan Apple sebesar US$ 2,65 per saham dan program buyback saham senilai total US$ 10 miliar. Indeks Dow Jones sendiri semalam hanya ditutup menguat tipis di level 13,239 yang dikontribusikan dari menguatnya saham sektoral perbankan seperti JP Morgan dan Amex. Sementara itu, bursa Eropa semalam cenderung ditutup melemah akibat aksi profit taking setelah mengalami rally di beberapa hari seblumnya.

Bursa Asia di pagi ini hanya dibuka menguat tipis dimana indeks Nikkei +0,1%; KOSPI +0,3%; STI +0,6% dan KLSE +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak fluktuatif berpotensi terjadi teknikal rebound. Kisaran trading IHSG berada di level 3.976-4.049. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 21 Maret 2012 09.25 WIB



IHSG kemarin kembali ditutup melemah tipis sebesar 0,1% di level 4.022,17. Aksi profit taking masih melanda pada saham-saham sektoral aneka industri, manufaktur, dan industri dasar yang mengkontribusi koreksi IHSG. Kenaikan saham sektoral perkebunan, pertambangan, properti, perdagangan, infrastruktur dan konsumer masih mampu menahan koreksi yang terjadi. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net buy sebesar Rp 350 miliar. Saham- saham top gainers diantaranya MYOR naik Rp 1.300, KKGI naik Rp 300, ADMF naik Rp 300 dan UNTR naik Rp 250; sedangkan saham- saham top losers antara lain ITMG turun Rp 650, ASII turun Rp 750, DSSA turun Rp 400 dan IMAS turun Rp 300.

Bursa Wall Street dan Eropa pada perdagangan semalam ditutup terkoreksi sebagai aksi reaksi dari kekhawatiran atas perlambatan ekonomi China. Saham-saham sektoral perbankan AS semalam masih mampu ditutup menguat yang dipimpin oleh penguatan saham Bank of America (+2,9%) setelah manajemen menyatakan tidak ada rencana aksi korporasi penambahan modal sekaligus membantah rumor yang beredar. Sementara itu, harga minyak unia mulai melunak dan berada di level US$ 106 per barrel pasca Arab Saudi berkomitmen untuk memenuhi kekurangan pasokan minyak dunia.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,3%; KOSPI -0,5%; STI +0,2% dan KLSE -0,1%. Untuk IHSG hari ini diperkirakan pergerekannya masih berfluktuatif dengan kecenderungan sideways to lower. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 22 Maret 2012 09.15 WIB



IHSG kemarin berhasil terjadi teknikal rebound untuk ditutup menguat sebesar 0,4% di level 4.036,23 seiring dengan maraknya aksi beli selektif di sesi II terutama di saham-saham sektoral aneka industri, perdagangan, property dan manufaktur. Sementara itu, asing kembali membukukan transaksi net buy sebesar Rp 145 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya MERK naik Rp 5.000, ASII naik Rp 1.800, UNTR naik Rp 1.350 dan DSSA naik Rp 1.000; sedangkan saham-saham top losers antara lain GGRM turun Rp 1.100, TOWR turun Rp 500, FAST turun Rp 400 dan SQMI turun Rp 290.

Bursa Wall Street semalam cenderung ditutup melemah akibat dari turunnya data penjualan rumah di bulan Februari (-0,9%) dan adanya aksi profit taking investor, terutama pada saham berbasis komoditas dan energi, setelah bursa mengalami reli signifikan. Indeks Nasdaq mampu ditutup menguat tipis di level 3.075,3 yang merupakan level tertinggi baru. Sementara itu, bursa Eropa cernderung ditutup flat seiring dengan negatifnya berita ekonomi AS. Indeks DJ Euro Stock ditutup di level 2.567,6 dan FTSE di tutup di level 5.892.

Bursa Asia pagi ini cenderung dibuka menguat tipit seiring dengan perhatian investor atas laporan data manufaktur China. Indeks Nikkei +0,1%; KOSPI -0,03%; STI +0,04% dan KLSE +0,1%. Untuk IHSGhari ini masih berfluktuatif dengan potensi terjadi koreksi kembali. Kisaran trading IHSG hari ini berada di level 3.989-4.063. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 26 Maret 2012 09.20 WIB



Bursa Wall Street akhir pekan berhasil ditutup mengalami penguatan terbatas ditengah kekhawatiran atas perlambatan ekonomi China dan anjloknya penjualan rumah. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,3% dipimpin oleh penguatan saham Hewlett Packard, Bank of America, Caterpillar dan Cisco. Sementara itu, bursa Eropa di akhir pekan ditutup cenderung menguat seiring dengan adanya peningkatan produksi tembaga Codelco (perusahaan produsen tembaga terbesar) dan profit yang memuaskan. Indeks FTSE 100 ditutup naik sebesar 0,2% di level 5.854,9.

Bursa Asia pagi ini di awal pekan dibuka menguat tipis dimana indeks Nikkei +0,2%; KOSPI +0,4%; STI -0,03%dan KLSE +0,1%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan masih berlangsung fluktuatif dengan kisaran trading berada di level 4.000-4.087. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 27 Maret 2012 09.05 WIB



IHSG awal pekan ditutup melemah sebesar 0,2% di level 4.031,71 akibat kembali maraknya aksi profit taking investor domestic terutama di saham-saham sektoral perkebunan, property dan perdagangan. Lanjutan laju penguatan saham sektoral industri dasar, consumer, infrastruktur dan manufaktur mampu menahan koreksi yang terjadi. Asing masih membukukan transaksi net buy senilai Rp 337 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya HERO naik Rp 1.500, MYOR naik Rp 550, TPIA naik Rp 425 dan ITMG naik Rp 350; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain ASII turun Rp 600, DLTA turun Rp 500, AALI turun Rp 450 dan BFIN turun Rp 450.

Bursa AS dan Eropa semalam ditutup mengalami penguatan yang cukup signifikan setelah adanya pernyataan Ben Bernanke bahwa The Fed memandang kondisi pasar dan ekonomi masih memerlukan suntikan stimulus lanjutan lewat kelonggaran kebijakan moneter apabila data pekerjaan dan pengangguran menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Indeks Dow Jones akhir pekan ditutup naik 1,2% di level 13.241,6 dipimpin oleh penguatan saham Bank of America, American Express dan Verizon. S&P dan Nasdaq juga ditutup naik signifikan dipimpin oleh laju penguatan saham sektoral health care dan teknologi. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing naik sebesar 0,6% dan 0,8%.

Merespon sentiment positif AS, bursa Asia pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +1,7%; KOSPI +0,9%; KLSE +0,4% dan STI +0,9%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih berfluktuatif cenderung melemah melawan arus positif regional akibat demo kenaikan harga BBM. Kisaran trading IHSG hari ini berkisar pada level 3.996- 4.056. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 28 Maret 2012 09.25 WIB



IHSG kemarin berhasil ditutup menguat 1,2% di level 4.079,38 mengekor sentiment positif laju penguatan regional dan mengacuhkan sentiment negative dalam negeri yaitu demo BBM. Keseluruhan sektoral IHSG ditutup pada jalur hijau yang dipimpin oleh saham-saham sektoral property, perkebunan dan perdagangan. Sementara itu, asing masih mencetak transaksi net buy sebesar Rp 498 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya HERO naik Rp 3.850, GGRM naik Rp 2.000, ASII naik Rp 1.250 dan  TMG naik Rp 1.100; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain MYOH turun Rp 300, TPIA turun Rp 250, UNVR turun Rp 200 dan LPIN turun Rp 100. 

Bursa Wall Street semalam ditutup melemah terbatas akibat adanya aksi ambil untung investor seiring dengan pernyataan The Fed yang mengindikasikan tidak ada stimulus baru. Indeks Dow Jones ditutup melemah sebesar 0,3% di level 13.197,7 dipimpin oleh pelemahan saham-saham sektoral perbankan. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup melemah akibat jeleknya data indeks keyakinan konsumen AS di bulan Maret. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 ditutup melemah masing-masing sebesar 0,6% di level 2.525,2 dan 5.869,6.

Bursa Asia di pagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,8%; KOSPI -0,3%; STI –0,4% dan KLSE +0,1%. Untuk IHSG kami perkirakan masih berfluktuatif dan potensi terjadi koreksi dengan kisaran trading di level 4.019-4.163. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 29 Maret 2012 09.15 WIB



IHSG pada perdagangan kemarin berlangsung cukup fluktutatif dan akhirnya kembali berhasil ditutup menguat sebesar 0,3% di level 4.090,57 didorong oleh aksi selective buy pada beberapa saham sektoral perkebunan, industri dasar dan perkebunan. Saham sektoral aneka industri, infrastruktur dan manufaktur kemarin ditutup pada teritori negative. Sementara itu, asing masih kembali mencetak transaksi net buy sebesar Rp 423 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya MERK naik Rp 2.000, AALI naik Rp 1.150, CNTX naik Rp 1.000 dan MBAI naik Rp 750; sedangkan saham- saham kategori top lossers antara lain ASII turun Rp 1.300, MYOH turun Rp 500, GGRM turun Rp 250 dan EMTK turun Rp 225.

Semalam, bursa AS dan Eropa serentak ditutup terkoreksi rata-rata sebesar 0,5%-1% dipicu oleh munculnya kekhawatiran kembali masalah Eropa dimana Spanyol diyakini mengalami resesi ekonomi kedua dalam tiga tahun terakhir. Indeks Dow Jones ditutup melemah 0,5% berada di level 13.126,2 tertekan oleh pelemahan saham-saham sektoral material dan energi. Saham perbankan AS semalam masih mampu ditutup menguat, seperti Bank of America naik 1,6% dan American Express +1,4%.

Pagi ini, bursa Asia dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,9%; KOSPI -1,2%; STI –0,7% dan KLSE -0,1%. Untuk IHSG hari ini pergerakannya masih berfluktuatif cenderung terjadi koreksi. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 30 Maret 2012 10.00 WIB



IHSG kemarin kembali berhasil ditutup menguat sebesar 0,4% berada di level 4.105,2 setelah berlangsung pada teritori merah. Penguatan IHSG dikontribusikan dari pergerakan menguat saham- saham sektoral property, aneka industri dan perkebunan. Hanya saham-saham sektoral pertambangan, perdagangan dan industri dasar yang ditutup melemah. Sementara itu, asing masih mencetak transaksi net buy sebesar Rp 472 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya ASII naik Rp 1.400, MYOH naik Rp 850, GGRM naik Rp 800 dan TCID naik Rp 750 sedangkan saham-saham kategori top losers antara MAPI turun Rp 250, UNTR turun Rp 200, ICBP turun Rp 150 dan HEXA turun Rp 150.

Bursa Wall Street semalam ditutup bervariasi ditengah focus investor atas pelemahan ekonomi global. Indeks Dow Jones semalam berhasil terjadi rebound tipis sebesar 0,1% di level 13.145,8 yang dikontibusikan dari penguatan saham Alcoa dan Caterpillar. Sementara itu, bursa Eropa semalam juga ditutup melemah dimana indeks DJ Euro Stoxx -1,8% dan FTSE 100 -1,2%.

Di pagi ini bursa Asia dibuka bervariasi dimana indeks Nikkei -0,7%; KOSPI -0,3%; STI +0,4% dan KLSE +0,2%. IHSG akhir pekan masih berfluktuatif dengan kisaran trading di level 4.054-4.142. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 02 April 2012 09.05 WIB



Bursa Wall Street dan Eropa cenderung ditutup mengalami penguatan di akhir pekan terdongkrak oleh membaiknya daya beli masyarakat AS, peningkatan dana bailout zona Eropa dari EUR 500 miliar menjadi EUR 700 miliar serta Spanyol yang akan melakukan langkah penghematan anggaran lebih dari EUR 27 miliar tahun ini, salah satu diantaranya lewat pemangkasan anggaran belanja kementerian. Indeks Dow Jones dan S&P berhasil ditutup naik masing-masing sebesar 0,5% dan 0,4% sedangakn indeks DJ Euro Stoxx naik 1% berada di level 2.477,3.

Awal pekan di kuartal II ini, bursa Asia berhasil dibuka menguat mengekor sentimen positif global. Indeks Nikkei +0,8%; KOSPI +0,3%; STI +0,2% dan KLSE +0,1%. Untuk hari ini, IHSG kami perkirakan berpotensi melanjutkan penguatan yang terjadi dengan kisaran trading berada di level 4.088-4.154. Ruang untuk koreksi IHSG juga berpeluang terjadi seiring dengan rally yang signifikan. Saham ilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/VBN)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 03 April 2012 09.00 WIB



IHSG pada perdagangan awal pekann menguat 1,1% untuk ditutup di level 4.166,1 mengekor sentiment positif regional dan data inflasi. BPS mengumumkan inflasi Maret 0,7% dan inflasi YoY sebesar 3,97%. Asing masih membukukan transaksi net buy sebesar Rp 786 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya GGRM naik Rp 3.900, HERO naik Rp 3.700, ITMG naik Rp 1.450 dan ASII naik Rp 1.250; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain MBAI turun Rp 750, GDYR turun Rp 600, LION turun Rp 400 dan LPIN turun Rp 375.

Bursa AS dan Eropa semalam ditutup mengalami penguatan terdorong oleh posotifnya data manufaktur AS dan China yang diatas ekspektasi. Indeks Dow Jones sendiri naik 0,4% untuk ditutup di level 13.264,5. Penguatan saham Bank of America dan Alcoa merupakan kontributor positifnya pergerakan indeks Dow Jones. Sementara itu, signifikannya penguatan bursa Eropa lebih didorong oleh menguatnya saham-saham sektoral energi, seperti Fresnillo, Rio Tinto dan BHP Billiton.

Bursa Asia dipagi ini terpantau dibuka cukup positif dimana indeks Nikkei -0,5%; KOSPI +0,8%; STI +0,2% dan KLSE +0,2%. Untuk IHSG hari ini masih cukup berpeluang melanjutkan penguatan namun bersifat terbatas akibat diramaikan aksi profit taking investor setalah mengalamai rally berkelanjutan. Kisaran trading IHSG berada di level 4.108-4.230. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(Theodorus Ariel/GPA/vbn - Lautandhana Securindo)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 24 April 2012 09.10 WIB



Rontoknya bursa Eropa akibat potensi resesi ekonomi Spanyol kembali memunculkan kekhawatiran semakin dalamnya krisis utang Eropa. Faktor ini yang mengerek turun pergerakan bursa Asia pada umumnya termasuk IHSG yang ditutup pada level 4.155,5 (-0,6%). Tekanan jual signifikan terjadi pada saham-saham sektoral pertambangan dengan kapitalisasi besar. Laju penguatan pada saham-saham sektoral consumer, perkebunan dan infrastruktur mampu menahan koreksi yang terjadi sehingga bersifat terbatas. Sementara itu, asing kemarin kembali membukukan transaksi net sell senilai Rp 67 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya GGRM naik Rp 1.200, DLTA naik Rp 1.000, SMAR naik Rp 400 dan AMRT naik Rp 350; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain ASII turun Rp 1.100, TCID turun Rp 750, BYAN turun Rp 700 dan CNTX turun Rp 500.

Potensi resesi ekonomi Spanyol dan panasnya politik Belanda akibat tidak tercapainya kebijakan ekonomi untuk mengatasi permasalahan utang negaranya mendorong bursa Wall Street dan Eropa ditutup terkoreksi cukup dalam. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,8% di level 12.972,2 dipimpin oleh pelemahan signifikan saham Wal-Mart (-4,7%) dan Bank of America (-2,2%). Sementara itu, indeks FTSE ditutup turun 1,8% di level 5.665,6 dan DJ Euro Stock turun 2,9% di level 2.244,8.

Kembali bergejolaknya Eropa membuat bursa Asia di pagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,7%; KOSPI -0,4% dan KLSE - 0,2%. Kisaran trading IHSG berada di level 4.103-4.186 dengan potensi koreksi lanjutan dapat kembali terjadi.

(GPA/GPA)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 26 April 2012 09.30 WIB



IHSG kemarin turun tipis 0,2% di level 4.163,6 akibat sikap wait&see investor atas hasil pertemuan The Fed. Tekanan jual signifikan melanda pada saham-saham sektoral perkebunan. Sementara itu, asing kembali membukukan transaksi net sell sebesar Rp 364 miliar. Pergerakan bursa Asia juga tidak terlalu bergirah menunggu pengumuman The Fed yang bisa menentukan arah pertumbuhan ekonomi AS. Saham-saham top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 40.000 ke Rp 490.000, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 3.000 ke Rp 155.000, Indomobil (IMAS) naik Rp 800 ke Rp 17.650, dan Hexindo (HEXA) naik Rp 450 ke Rp 10.350; sedangkan saham-saham top losers antara lain Myoh (MYOH) turun Rp 925 ke Rp 3.275, Adira inance (ADMF) turun Rp 550 ke Rp 12.950, Astra Internasional (ASII) un Rp 500 ke Rp 70.900, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 450 ke Rp 30.450.

Bursa Wall Street semalam ditutup menguat signifikan yang didorong oleh kinerja Apple di 1Q12 dan pengumuman The Fed yang akan menyiapkan kebijakan stimulus ekonomi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi AS. Indeks S&P dan Nasdaq mengalami lonjakan signfikan setelah direleasenya laba Apple yang naik hingga 2 kali lipat dan pendapatan yang diatas ekspektasi.

Pagi ini bursa Asia dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,4%; KLSE +0,1% dan KOSPI +0,4%. IHSG hari ini berpeluang terjadi rebound seiring dengan positifnya berita ekonomi AS dan release kinerja keuangan di 1Q12. Kisaran trading IHSG berada di level 4.130-4.188.

(GPA/VBN)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 30 April 2012 10.05 WIB



IHSG akhir pekan ditutup melemah 0,4% di level 4.164,0 akibat
maraknya aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Nilai
transaksi IHSG naik signifikan seiring dengan adanya transaksi
pembelian GIAA oleh CT Corp yang difasilitasi Credit Suisse senilai
Rp 1,53 triliun di pasar negosiasi. Sementara itu, asing membukukan
transaksi net sell sebesar Rp 432 miliar. Saham-saham top gainers
diantaranya Multi Bintang (MBLI) naik Rp 40.000 ke Rp 530.000, Delta
Jakarta (DLTA) naik Rp 3.000 ke Rp 158.000, Telkom (TLKM) naik Rp
500 ke Rp 8.500, dan Merck (MERK) naik Rp 500 ke Rp 148.500;
sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam
(GGRM) turun Rp 2.250 ke Rp 58.350, Indo Tambangraya (ITMG)
turun Rp 700 ke Rp 42.300, Indomobil (IMAS) turun Rp 450 ke Rp
17.300, dan Bank Danamon (BDMN) turun Rp 400 ke Rp 5.900.

Bursa Wall Street dan Eropa akhir pekan ditutup menguat terbatas
didorong oleh kenaikan indeks konsumen AS yang tipis di bulan
April sebesar 76.4% dari bulan Maret sebesar 76,2%. Kinerja yang
memuaskan dari Amazon dan Expedia juga turut mengerek naik
pergerakan bursa Wall Street yang ditutup rata-rata sebesar 0,2%-
0,6%. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup menguat yang
didorong oleh musim dikeluarkannya kinerja keuangan emiten
1Q12 dimana indeks FTSE 100 +0,5% di level 5,777.1 dan indeks DJ
Euro Stoxx +0,9% di level 2,344.

Bursa Asia awal pekan di pagi ini dibuka bervariasi dimana indeks
KLSE +0,05%; STI -0,3% dan KOSPI +0,4%. Untuk IHSG awal pekan ini
kami perkirakan masih berfluktuatif dengan kisaran trading berada
di level 4.120-4.190. Fluktuatifnya indeks disebabkan adanya
peringatan IMF atas potensi terjadinya overheating perekonomian
Asia. Investor boleh cermati saham-saham berfundamental cukup
baik yang sudah oversold.

(GPA/VBN)

Disclaimer: ON




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 01 Mei 2012 09.30 WIB



IHSG awal pekan berhasil ditutup menguat sebesar 0,4% di level
4.180,7 ditopang oleh aksi borong saham sektoral consumer dan
manufaktur di jelang sesi akhir perdagangan. Saham-saham
sektoral infrastruktur, perkebunan, industri dasar dan pertambangan
ditutup pada zona merah. Sementara itu, asing bukukan transaksi
net buy sebesar Rp 417 miliar. Saham-saham top gainers
diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.650 ke Rp 59.200,
Mayora (MYOR) naik Rp 700 ke Rp 20.000, Myoh (MYOH) naik Rp 625
ke Rp 3.125, dan Hero Supermarket (HERO) naik Rp 575 ke Rp 4.450;
sedangkan saham-saham top losers antara lain Multi Bintang (MLBI)
turun Rp 5.100 dan Rp 524.900, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp
2.550 ke Rp 39.750, Fast Food (FAST) turun Rp 500 ke Rp 14.000, dan
Century Textille (CNTX) turun Rp 500 ke Rp 13.000.

Tertekan oleh kabar ekonomi dari Spanyol yang berada di ambang
resesi ekonomi, bursa Wall Street dan Eropa semalam ditutup
serentak mengalami pelemahan. Indeks Dow Jones sendiri ditutup
turun sebesar 0,11% di level 3.213,6 didorong oleh koreksi saham
Caterpillar dan Bank of Amercia. Indeks Nasdaq dan S&P 500
masing-masing juga ditutup turun sebesar 0,5% dan 0,4%.
Sementara itu, indeks FTSE dan DJ Euro Stoxx ditutup turun signifikan
masing-masing sebesar 0,7% dan 1,6%.

Pagi ini bursa Asia dibuka bervariasi dimana indeks Nikkei -1% dan
KOSPI +0,3%. IHSG hari ini kami perkirakan masih berfluktuatif
dengan kisaran trading di level 4.135-4.214. Saham-saham yang
sudah oversold dan tekoreksi boleh dicermati terutama pada
saham berfundamental baik.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 02 Mei 2012 09.20 WIB



IHSG kemarin kembali ditutup menguat terbatas sebesar 0,4% di
level 4.195,98 didorong oleh aksi beli pada saham-saham sektoral
konsumer, aneka industri dan manufaktur. Saham sektoral berbasis
komoditas pertambangan dan perkebunan masih ditutup
mengalami pelemahan. Sementara itu, asing membukukan
transaksi net sell tipis senilai Rp 6 miliar. Saham-saham top gainers
diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 4.000 ke Rp 45.000, Delta
Jakarta (DLTA) naik Rp 4.000 ke Rp 162.000, Merck (MERK) naik Rp
1.100 ke Rp 149.600, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 750 ke Rp
71.750; sedangakn saham-saham kategori top losers antara lain
Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 8.250, Bukit Asam (PTBA) turun Rp
200 ke Rp 18.200, Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 21.200, dan
Adira Finance (ADMF) turun Rp 200 ke Rp 12.900.

Bursa Wall Street dan Eropa semalam ditutup menguat berkat data
manufaktur AS bulan Mei yang membaik dan berada diatas
ekspektasi. Indeks Dow Jones ditutup menyentuh level tertinggi
barunya di level 13.279,3 (+0,5%) sejak Desember 2007. Rebound
saham Bank of America dan Alcoa merupakan penggerak utama
penguatan indeks. Sementara itu, indeks FTSE 100 ditutup menguat
signifikan sebesar 1,3% di level 5.812,2 sedangkan indeks DJ Euro
SToxx hanya ditutup stagnan di level 2.306,7.

Pagi ini, bursa Asia relative dibuka cenderung menguat dimana
indeks KLSE +0,2%; Nikkei +0,2% dan KOSPI +0,7%. Untuk IHSG sendiri
kami perkirakan masih berfluktuatif kecenderungan melanjutkan
penguatan terbatas. Kisaran trading IHSG hari ini berkisar 4.148-
4.235.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 03 Mei 2012 09.30 WIB



IHSG kemarin berhasil kembali ditutup menguat sebesar 0,6% di level 4.219,3 mengekor penguatan bursa regional rata-rata sebesar 1%. Penggerak lanjutan penguatan IHSG adalah saham-saham sektoral aneka industri, infrastruktur, manufaktur dan properti. Saham sektoral pertambangan dan keuangan ditutup pada zona merah. Sementara itu, asing mencetak transaksi net buy senilai Rp 239 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Taisho Pharmaceutical Indonesia (SQBI) naik Rp 5.000 ke Rp 135.000, Toto Indonesia (TOTO) naik Rp 2.000 ke Rp 47.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.900 ke Rp 73.650, dan Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 1.500 ke Rp 163.500; sedangkan saham-saham top losers antara lain Century Textile Industry (CNTX) turun Rp 2.600 ke Rp 10.400, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 39.050, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) turun Rp 350 ke Rp 5.050, dan Lion Metal Works (LION) turun Rp 200 ke Rp 7.000.

Data ketenagakerjaan sektor swasta AS bulan April mengecewakan dan kembali berkontraksinya kegiatan manufaktur Eropa mendorong bursa AS dan Eropa ditutup cenderung melemah. Indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup turun masing- masing sebesar 0,1% dan 0,2% yang dipimpin oleh koreksi saham sektoral energi, sedangkan indeks Nasdaq berhasil ditutup menguat di level 3.059,9. Sementara itu, indeks FTSE 100 ditutup melemah 0,9% di level 5.758,1 dan DJ Euro Stoxx -0,7% di level 2.290,3.

Pagi ini, bursa Asia dibuka melemah dimana indeks KLSE -0,1%; KOSPI -0,1% dan STI -0,02%. Untuk IHSG kami perkirakan rawan terjadi profit taking seiring dengan rally yang berturutan. Kisaran trading IHSG berada di level 4.153-4.255.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 04 Mei 2012 09.20 WIB



IHSG kemarin masih berhasil ditutup menguat namun terbatas sebesar 0,1% di level 4.224 seiring dengan mulai terjadi tekanan jual pada saham-saham sektoral consumer, perkebunan, keuangan dan pertambangan. Saham sektoral property dan perdagangan merupakan pemimpin lanjutan penguatan indeks. Sementara itu, asing mencetak transaksi net sell sebesar Rp 40 miliar. Saham- saham top gainers diantaranya Multi Bintang (MBLI) naik Rp 45.600 ke Rp 570.500, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 6.500 ke Rp 170.000, Surya Toto (TOTO) naik Rp 3.000 ke Rp 50.000, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 550 ke Rp 74.200; sedangkan saham- saham top losers antara lain Century Textille (CNTX) turun Rp 2.050 ke Rp 8.350, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 59.250, Myoh (MYOH) turun Rp 250 ke Rp 2.700, dan Bayan (BYAN) turun Rp 250 ke Rp 15.950.

Bursa Wall Street semalam ditutup terkoreksi akibat rendahnya data ketenagakerjaan AS di bulan April. Indeks Nasdaq terkoreksi signifikan sebesar 1,2% di level 3.024,3 sedangkan indeks Dow Jones ditutup melemah terbatas sebesar 0,5% dipimpin oleh pelemahan saham Bank of America dan Hewlett Packard. Sementara itu, bursa Eropa cenderung ditutup bervariasi dengan kecenderungan flat ditengah negatifnya berita ekonomi AS dimana indeks FTSE 100 +0,1% dan indeks DJ Euro Stoxx -0,1%.

Pagi ini bursa Asia cenderung dibuka bervariasi seiring negatifnya sentimen global dimana indeks Nikkei +0,3%; KOSPI -0,6%; KLSE +0,2% dan STI -0,3%. IHSG akhir pekan kami perkirakan masih berfluktuatif cenderung flat to lower dengan kisaran trading di level 4.162-4.250.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 07 Mei 2012 09.20 WIB



IHSG akhir pekan ditutup terkoreksi sebesar 0,2% di level 4.216,68
akibat maraknya aksi profit taking investor pada saham-saham
sektoral aneka industri, perkebunan, property dan pertambangan.
Asing akhir pekan membukukan transaksi net buy sebesar Rp 511
miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA)
naik Rp 1.000 ke Rp 171.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 900 ke
Rp 55.700, Mayora (MYOR) naik Rp 800 ke Rp 21.000, dan Unilever
(UNVR) naik Rp 550 ke Rp 21.250; sedangkan saham-saham
kategori top losers antara lain Sepatu Bata (BATA) turun Rp 12.200
ke Rp 52.800, Merck (MERK) turun Rp 5.000 ke Rp 145.000, Astra
Internasional (ASII) turun Rp 1.500 ke Rp 72.700, dan Gudang Garam
(GGRM) turun Rp 850 ke Rp 58.400.

Jeleknya data ketenagakerjaan AS di bulan April memberikan
indikasi kekhawatiran melemahnya daya beli sehingga bursa Wall
Street dan Eropa akhir pekan ditutup terkoreksi cukup dalam.
Saham-saham sektoral teknologi terutama pelemahan saham
Apple merupakan kontributor pelemahan bursa Wall Street. Indeks
Nasdaq tercatat mengalami periode koreksi yang paling dalam di
tahun ini sebesar 2,2% di level 2.956,3 sedangkan indek S&P 500
turun 1,6% untuk ditutup di level 1.369,1. Sementara itu, indeks DJ
Euro Stoxx dan FTSE 100 ditutup masing-masing turun sebesar 1,7%
dan 1,9%.

Bursa Asia awal pekan ini dibuka serentak terkoreksi akibat
sentiment negative global dimana indeks Nikkei -2,5%; KLSE -0,4%;
KOSPI -1,6% dan STI –1,6%. Sementara itu, IHSG awal pekan ini kami
perkirakan masih berfluktuatif cenderung terjadi koreksi lanjutan
yang bersifat terbatas dengan kisaran trading berada di level
4.192-4.233.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 08 Mei 2012 09.10 WIB



IHSG awal pekan terkoreksi cukup dalam sebesar 1,4% untuk ditutup di level 4.158,9 terseret arus koreksi bursa Asia dan global. Pelemahan IHSG dipimpin oleh koreksi pada saham-saham unggulan terutama di sektoral komoditas tambang. Asing membukukan transaksi net sell sebesar Rp 267 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Multi Prima (LPIN) naik Rp 625 ke Rp 3.150, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 58.850, Lion Metal (LION) naik Rp 300 ke Rp 7.500, dan Nipress (NIPS) naik Rp 250 ke Rp 3.750; sedangkan saham-saham top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.200 ke Rp 71.500, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.150 ke Rp 37.850, United Tractor (UNTR) turun Rp 850 ke Rp 28.450, dan Multi Breeder (MBAI) turun Rp 750 ke Rp 12.400.

Bursa Wall Street dan Eropa cenderung ditutup flat di perdagangan awal pekan merespon hasil Pemilu Yunani dan Perancis serta wait & see atas kemampuan penanganan krisis utang Eropa. Indeks Dow Jones ditutup sedikit melemah sebesat 0,2% di level 13.008,5 dipimpin oleh koreksi saham Catepillar dan Hewlett Packard, sedangkan indeks DJ Euro Stoxx berhasil ditutup menguat semalam di level 2.283,1 (+1,5%). Sementara itu, indeks S&P500, Nasdaq dan FTSE hanya ditutup flat.

Pagi ini, bursa Asia dibuka mengalami teknikal rebound ditengah harapan dari Spanyol yang akan menggunakan dana public untuk memperkuat kondisi sektoral perbankan. Indeks Nikkei +0,9%; KOSPI +0,5%; KLSE +0,1% dan STI +0,6%. Kami perkirakan untuk IHSG hari ini berpotensi terjadi rebound dengan kisaran trading berada di level 4.062-4.213.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 09 Mei 2012 09.15 WIB



IHSG kemarin berhasil mengalami rebound sebesar 0,5% untuk ditutup di level 4.181,07 didorong oleh aksi selective buy beberapa saham-saham unggulan terutama sektoral consumer, perkebunan, manufaktur dan infrastruktur. Investor asing kemarin masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 176 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 1.500 ke Rp 9.500, Unilever (UNVR) naik Rp 1.250 ke Rp 22.400, Multi Breeder (MBAI) naik Rp 1.100, dan Mayora (MYOR) naik Rp 900 ke Rp 22.000; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.200 ke Rp 57.650, United Tractor (UNTR) turun Rp 950 ke Rp 27.500, Astra Internasional (ASII) turun Rp 600 ke Rp 70.900, dan Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 500 ke Rp 170.500.

Panasnya situasi politik Yunani memunculkan kekhawatiran atas keluarnya Yunani dari Uni Eropa dan kemungkinan ditolaknya langkah langkah penghematan anggaran yang ketat oleh pemerintahan yang baru. Hal ini mendorong terjadinya koreksi secara serentak di bursa Wall Street dan Eropa. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 ditutup melemah signifikan masing-masing sebesar 2% dan 1,8% di level 2.236 dan 5.554. Sementara itu, indeks Dow Jones ditutup melemah sebesar 0.6% dan kembali berada dibawah level psikologisnya 13.000 dipimpin oleh pelemahan saham Bank of America dan Hewlett Packard.

Pagi ini, bursa Asia merespon sentiment negative dari Eropa yang dibuka langsung melemah dimana indeks Nikkei -1,2%; KOSPI -0,7%; STI -0,8% dan KLSE -0,1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih berfluktuatif dengan potensi terjadi pelemahan terbatas. Kisaran trading IHSG berada di level 4.154-4.210.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Kamis, 10 Mei 2012 09.20 WIB



Memanasnya situasi politik Yunani, jeleknya data ketenagakerjaan AS dan anjloknya harga komoditas mendorong terjadinya aksi jual di hampir keseluruhan sektoral terutama sektoral infrastruktur, pertambangan dan property. Alhasil IHSG ditutup kembali terkoreksi sebesar 52 pts di level 4.126,06 sejalan dengan laji koreksi bursa Asia. Asing pun membukukan lonjakan transaksi net sell sebesar Rp 741 miliar. Saham saham top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 54.500 ke Rp 625.000, Lion Metal (LION) naik Rp 300 ke Rp 7.800, Multi Breeder (MBAI) naik Rp 300 ke Rp 13.800, dan Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 18.750; sedangkan saham- saham kategori top losers antara lain Century Textille (CNTX) turun Rp 1.300 ke Rp 7.400, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.250 ke Rp 69.650, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 850 ke Rp 37.550, dan Fastfood (FAST) turun Rp 750 ke Rp 13.000.

Bursa AS dan Eropa semalam kembali ditutup terkoreksi ditengah- tengah memanasnya politik YUnani dan lonjakan yield obligasi Spanyol tenor 10 tahun hingga 6%. Indeks Dow Jones melemah 0,8% di level 12.835,1 dipimpin oleh koreksi saham United Tech dan General Electric. Sementara itu, indeks FTSE dan DJ Euro Stoxx melemah terbatas masing masing sebesar 0,4% dan 0,5% untuk ditutup di level 5.530 dan 2.225,6.

Memanasnya sentiment negative Eropa mendorong bursa Asia pagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,2%; KOSPI -0,5%; KLSE -0,1% dan STI –0,4%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih berpeluang terjadi koreksi lanjutan terbatas dengan kisaran trading di level 4.042-4.198.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Jumat, 11 Mei 2012 09.30 WIB



IHSG berhasil rebound tipis 4 poin untuk ditutup pada level 4.133,63 didorong oleh aksi selective buy jelang penutupan perdagangan, terutama sektoral infrastruktur, perkebunan dan pertambangan. Sementara itu, sektoral property, aneka industri, manufaktur, konsumer dan industri dasar ditutup pada teritori negatif. Asing kemarin membukukan transaksi net sell sebesar Rp 310 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 15.000 ke Rp 640.000, Indomobil (IMAS) naik Rp 650 ke Rp 17.950, Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 21.600, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 600 ke Rp 27.500; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 57.000, Astra Internasional (ASII) turun Rp 700 ke Rp 68.950, Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 500 ke Rp 9.000, dan Hero Supermarket (HERO) turun Rp 350 ke Rp 4.025.

Bursa Eropa semalam berhasil terjadi rebound dan diitutup menguat rata rata sebesar 0,3%-1% didorong oleh optimisme investor atas pembentukan koalisi pemerintahan Yunani untuk mengakhiri situasi panasnya politik yang dapat menggagalkan program paket bailout Yunani. Uni Eropa sendiri telah menyetujui suntikan dana Yunani senilai EUR 5,2 miliar atau setara dengan Rp 62 triliun yang diambil dari dana bailout Eropa meski terdapat penolakan beberapa negara atas kekecewaan hasil Pemilu Yunani. Sementara itu, bursa Wall Street semalam juga berhasil ditutup menguat terbatas yang terhadang oleh anjloknya harga saham JP Morgan (-6%) setelah adanya pengumuman koreksi atas laporan keuangan JP Morgan.

Pagi ini, bursa Asia cenderung dibuka menguat terbatas dimana indeks ikkei +0,3%; KOSPI -0,7%; KLSE +0,1% dan STI -0,5%. Untuk IHSG kami perkirakan berfluktuatif di akhir pekan ini dengan kisaran trading berada di level 4.067-4.188.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Senin, 14 Mei 2012 09.25 WIB



IHSG akhir pekan ditutup terkoreksi sebesar 0,5% pada level 4.114,14 akibat maraknya tekanan jual terutama dari investor asing yang membukan transaksi net sell sebesar Rp 322 miliar. Tekanan jual signifikan marak terjadi pada saham-saham unggulan dan lapis kedua terutama sektoral pertambangan, perkebunan dan property. Koreksi ini sejalan dengan pelemahan bursa Asia akibat kerugian hedging JP Morgan dan data manufaktur China yang melambat di bulan April. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 9.500 ke Rp 180.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 645.000, Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 1.800 ke Rp 10.800, dan Lion Metal (LION) naik Rp 1.550 ke Rp 9.350; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 800 ke Rp 20.800, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 36.850, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 800 ke Rp 16.250, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 650 ke Rp 17.300.

Bursa Wall Street akhir pekan ditutup terkoreksi terbatas tertekan oleh anjloknya harga saham JP Morgan yang menderita kerugian transaksi derivative senilai US$ 2 miliar. Penguatan saham-saham sektoral teknologi AS mampu menahan koreksi yang terjadi. Sementara itu, bursa Eropa akhir pekan berhasil terjadi teknikal rebound dan ditutup menguat terbatas rata-rata sebesar 0,3%- 0,6%.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,8%; KOSPI +0,1%; KLSE -0,01% dan STI +0,3%. Untuk IHSG awal pekan kami perkirakan masih berfluktuatif kecenderungan sideways dengan kisarantrading berada di level 4.080-4.176.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 15 Mei 2012 09.25 WIB



Meningkatnya tensi politik dan ekonomi Yunani mendorong terjadinya pelemahan bursa Asia. IHSG sendiri pun terimbas dari sentimen negatif Eropa untuk ditutup melemah paling dalam sebesar 1,4% di level 4.056,07. Keseluruhan sektoral IHSG tak luput dari tekanan jual yang dipimpin oleh koreksi saham sektoral properti, keuangan, industri dasar dan infrastruktur. Asing kembali membukukan transaksi net sell senilai Rp 201 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Lionmesh (LMSH) naik Rp 600 ke Rp 8.000, Lion Metal (LION) naik Rp 550 ke Rp 9.900, Fastfood (FAST) naik Rp 500 ke Rp 13.500, dan Bank of India (BSWD) naik Rp 450 ke Rp 2.450; sedangkan saham-saham top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.400 ke Rp 35.450, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 750 ke Rp 55.000, United Tractor (UNTR) turun Rp 500 ke Rp 26.650, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 500 ke Rp 20.300.

Bursa Eropa dan AS diawal pekan ditutup terkoreksi cukup dalam rata rata diatas 1% diakibatkan oleh pertumbuhan ekonomi China yang melambat dibawah ekspektasi dan kembali memanasnya situasi politik Eropa, yaitu: sikap pesimistis terbentuknya pemerintahan koalisi Yunani dan kekalahan partai Demokrat yang dipimpin oleh Kanselir Jerman Angela Merkel dalam Pemilu Jerman pada Minggu lalu yang berpotensi menggagalkan program penghematan anggaran. Indeks Dow Jones ditutup pada level 12.695,4 (-1%) didorong oleh koreksi saham sektoral perbankan terseret arus koreksi saham JP Morgan seiring dengan rencana pengunduran diri 3 direksi. Sementara itu, indeks DJ Euro SToxx dan FTSE 100 ditutup turun lebih dalam masing-masing sebesar 2,3% dan 2%.

Pada pagi ini, bursa Asia dibuka melemah mengikuti koreksi global akibat memanasnya situasi politik Uni Eropa. Indeks Nikkei -1,1%; KOSPI -1,1%; KLSE –1% dan STI –0,4%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak fuktuatif cenderung flat to lower seiring dengan koreksi global. Kisaran trading berada di level 3.960-4.116. Investor boleh cermati saham-saham unggulan dengan fundamental kuat yang sudah masuki area oversold.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 16 Mei 2012 09.15 WIB

IHSG kemarin masih ditutup melemah namun terbatas berada di level 4.045,64 tertolong oleh aksi selective buy saham-saham sektoral property, infrastruktur dan keuangan. Tekanan jual signifikan masih melanda pada saham-saham sektoral perkebunan, pertambangan, aneka industri dan industri dasar. Sementara itu, asing masih melanjutkan mencetak transaksi net sell sebesar Rp 567 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.000 ke Rp 59.000, Sucaco (SCCO) naik Rp 600 ke Rp 3.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 550 ke Rp 36.000, dan Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 300 ke Rp 3.750; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Bayan (BYAN) turun 1.050 ke Rp 14.300, Indomobil (IMAS) turun Rp 800 ke Rp 16.350, Astra Agro (AALI) turun Rp 700 ke Rp 19.600, dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 650 ke Rp 67.950.

Bursa Eropa dan AS semalam masih ditutup melemah seiring dengan semakin memanasnya politik Yunani setelah para pemimpin parta gagal membentuk koalisi pemerintahan. Hal ini berpotensi atas batalnya rencana pemberian dana bailout dari Uni Eropa. Indeks Dow Jones ditutup melemah sebesar 0,5% di level 12.632 dipimpin oleh pelemahan saham Home Depot dan Hewlett Packard sedangkan indeks S&P 500 melemah 0,6% terseret arus koreksi saham sektoral energi dan material. Sementara itu, koreksi saham sektoral perbankan terutama saham bank Credit Agricole (- 7%) merupakan penggerak laju koreksi bursa Eropa dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing ditutup 1,1%  dan 0,5%.

Masih tidak menentunya politik YUnani mendorong bursa Asia pagi ini dibuka melemah terbatas dimana indeks Nikkei -0,3%; KOSPI - 0,7%; KLSE -0,5% dan STI –0,7%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan masih berfluktuatif cenderung flat to lower jelang libur panjang akhir pekan. Kisaran trading IHSG diperkirakan berada di level 4.005-4.132.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Selasa, 22 Mei 2012 09.20 WIB



IHSG awal pekan kembali ditutup melemah 40 poin di level 3.940,11 akibat masih maraknya aksi jual yang dilakukan investor asing dimana asing mencetak transaksi net sell signifikan sebesar Rp 1,4 triliun. Tekanan jual terjadi pada saham-saham unggulan dan lapis dua sedangkan saham sektoral property masih mampu ditutup pada teritori positif. Saham-saham top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 10.000 ke Rp 190.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 650.000, Surya Toto (TOTO) naik Rp 4.000 ke Rp 54.000, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 350 ke Rp 16.300; sedangkan saham-saham top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.550 ke Rp 66.850, Astra Agro (AALI) turun Rp 800 ke Rp 18.100, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 34.600, dan Unilever (UNVR) turun Rp 500 ke Rp 20.750.

Pasar saham Wall Street menguat lebih dari satu persen setelah mengalami koreksi berturut-turut yang merupakan pekan terburuknya dalam enam bulan terakhir. Saham-saham sektoral teknologi menjadi top gainers pergerakan bursa Wall Street setekah ada kabar positif dari pertemuan G8 yang berhasil membujuk Yunani untuk tetap bergabung dalam Uni Eropa. Indeks Dow Jones naik 1,1% ke level 12.504,48; S&P 500 naik 1,1% ke level 1.315,99 dan Nasdaq naik 2,5% ke level 2.847,21.

Pagi ini bursa Asia dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,9%; KOSPI +0,9%: STI +0,9% dan KSLE +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan berpotensi terjadi teknikal rebound mengekor pergerakan menguat global dengan kisaran trading berada di level 3.865-4.067. Saham-saham unggulan berfundamental solid yang sudah oversold layak untuk dicermati kembali.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Bursa Hari Ini: Lautandhana Securindo
Rabu, 23 Mei 2012 09.45 WIB



IHSG kemarin berhasil terjadi teknikal rebound untuk ditutup menguat sebesar 2,1% di level 4.021,10 didorong oleh maraknya aksi beli pada saham-saham unggulan yang sudah mengalami kondisi oversold akibat tekanan negative dari Eropa. Keseluruhan sektoral IHSG ditutup pada teritori hijau yang dipimpin oleh penguatan saham sektoral pertambangan, aneka industri, manufaktur dan industri dasar. Sementara itu, asing masih melakukan transaksi net sell sebesar Rp 156 miliar.

Saham-saham top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.500 ke Rp 59.900, Astra Internasional (ASII) naik Rp 2.000 ke Rp 68.850, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.800 ke Rp 14.800, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 900 ke Rp 19.000; saham-saham top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 250 ke Rp 53.750, Bayan (BYAN) turun Rp 200 ke Rp 13.500, Multi Prima (LPIN) turun Rp 150 ke Rp 2.925, dan Adira Finance (AMDF) turun Rp 100 ke Rp 12.300.

Bursa Wall Street semalam ditutup flat ditengah tak menentunya kelanjutan proses bailout Yunani. Hanya indeks Nasdaq ditutup melemah terbatas sebesar 0,3% di level 2.839,1. Sementara itu, bursa Eropa berhasil ditutup menguat dimana indeks FTSE 100 naik 1,9% dan DJ Euro Stoxx naik 2%. Hal ini didorong oleh membaiknya data penjualan property AS di bulan April yang diatas ekspektasi.

Bursa Asia dipagi ini kembali dibuka cenderung melemah menanti hasil dari pertemuan pemimpin Uni Eropa terkait usulan Perancis atas penerbitan obligasi bersama Uni Eropa. Indeks Nikkei -1%; KOSPI -1,5%; KLSE -0,3% dan STI –1,2%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih bergerak fluktuatif dengan potensi kembali terjadi koreksi. Kisaran trading IHSG berada di level 3.940-4.153.

(GPA/VBN)




Link :
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :




Sponsored by vibizconsulting.com
CORPORATE INFO
Penghargaan Forbes
22 Mei 2012



Chairman & Editor in Chief Majalah Forbes Steve Forbes (4 kiri) dan pemilik lisensi majalah Forbes Indonesia Sri Dato Tahir (3 kanan), berfoto bersama para pimpinan perusahaan yang mendapat penghargaan dari majalah Forbes di Jakarta, Selasa (22/5). Mereka adalah (dari ki-ka) Direktur BRI Ahmad Baikuni, Dirut Telkom Arief Yahya, Dirut Semen Gresik Dwi Soetjipto, Dirut BNI Gatot M Soewondo dan Dirut Bank Mandiri Zulkifli Zaini.(ns/NS/vbn-ant)



ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1