Bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Jumat dengan indeks Dow Jones naik 124,35 poin atau 1% dan S&P 500 kembali menguat tipis secara YoY sebesar 0,61%. Penguatan indeks ditopang oleh baiknya data ekonomi AS yang dirilis seperti penjualan rumah untuk single-family meningkat tertinggi dalam 7 bulan terakhir dan inventori menurun terendah sejak 5,5 tahun. Durable goods order menguat 3,8% akibat pesanan besar untuk Boeing. Sementara itu congress AS juga memperpanjang pemangkasan pajak hingga 2 bulan kedepan. Walaupun demikian pelaku pasar masih tetap mewaspadai outlook pada 2012. Bursa eropa ditutup menguat terimbas baiknya data ekonomi AS memberikan harapan pada pemulihan ekonomi. Indeks FTSE naik 1%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak mixed akibat minimnya sentimen penggerak bursa akibat libur panjang bursa AS. Nikkei turun 0,4%, Kospi naik 0,1%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih akan bergerak mixed dengan volume yang lebih tipis akibat minimnya sentimen penggerak dari regional dan suasana libur akhir tahun, walaupun demikian investor dapat masuk pada saham-saham yang cukup menarik seperti ADRO, ASII, INDY, PGAS, PTBA.
Indonesia News Highlight • Greenwood Siapkan Investasi Rp4,8 Trilyun • 2012, Modal Dasar FREN Bakal Jadi Rp27,7 T • Kuartal III, Laba Usaha BNBR Anjlok Rp489 M • UNTR Pinjami Anak Usaha Rp50 Miliar
Happy New Year…!!! Selamat Tahun Baru untuk Semuanya, semoga tahun 2012 ini menjadi tahun yang lebih baik lagi bagi kita semua dibandingkan dengan tahun 2011.
Kabar bursa dari Wallstreet, indeks Dow Jones ditutup melemah dihari terakhir perdagangan 2011, turun 69,48 poin atau 0,57%. Dow Jones tercatat menguat 5,53% sepanjang 2011, S&P 500 flat, dan Nasdaq turun 1,8%. Secara historis , indeks Dow Jones memang lebih banyak melemah di hari terakhir namun cenderung menguat di kuartal pertama, investor masih tetap fokus pada isu eropa yang berlanjut hingga tahun ini, sektor utilitas dan consumer menjadi sektor terbaik di 2011 sedangkan financial dan material menjadi sektor dengan performa terburuk. Bursa Eropa ditutup menguat di hari terakhir 2011, indeks FTSE naik 0,1%, mayoritas indeks bursa eropa mencatatkan kinerja pelemahan sepanjang 2011 akibat krisis utang berkepanjangan.
Bursa Asia di awal tahun ini masih banyak yang libur, Kospi naik 0,53% pagi ini.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan berpeluang menguat ditopang oleh masih baiknya minat beli investor terutama dari asing yang terus membukukan net buy di sekitar pekan terakhir kemarin. Inevstor dapat memperhatikan saham BMRI, BRMS, ITMG, SMGR. Indonesia News Highlight • Solusi Tunas Akuisisi Sarana Inti Persada • Panin Financial Borong Saham Panin Bank • ENRG Targetkan Ebitda US$200 juta pada 2012 • IMAS Beli Tanah Senilai US$19,47 Juta
Masih dalam suasana tahun baru, bursa Wallstreet dan Inggris masih tutup, menjadikan pergerakan bursa saham di negara yang telah memulai perdagangan seperti Indonesia relatif sepi. Kabar bursa datang dari eropa dimana sebagian sudah memulai perdagangan pada hari kemarin, DAX German naik 3% dan CAC France naik 2%, kenaikan terimbas oleh baiknya data manufaktur Jerman yang naik ke level 48,4 melebihi eskpektasi ekonom di 48,1, walau masih dalam fase kontraksi namun hal ini disambut baik oleh investor.
Bursa Asia pagi ini juga masih banyak yang libur, kospi pagi ini naik 1,9%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dan konsolidasi dengan volume yang masih tipis akibat masih dalam suasan libur tahun baru, ini juga terlihat dari tipisnya nilai dan volume perdagangan kemarin, MACD dalam posisi yang netral namun stohastic berada pada area jenuh beli (overbought) sehingga masih rawan aksi jual. Investor dapat memperhatikan beberapa saham seperti BUMI, ELTY, ENRG, KIJA, PWON, dan saham-saham lapis dua lainnya untuk antisipasi adanya January effect.
Indonesia News Highlight • BUMI Akan lepas saham BRM • Inflasi 2011 Catat Rekor Terendah • Benakat kaji Divestasi Tambang Batubara • Kinerja BNBR, BEI Tunggu Keputusan Bapepam
Bursa Wallstreet memulai perdagangan awal tahun dengan lompatan besar, indeks Dow Jones ditutup menguat 178,82 poin atau 1,47%, harga komoditas juga ikut terdongkrak, hal ini dipicu oleh menguatnya indeks data manufaktur AS ke level 53,9 diatas perkiraan ekonom pada level 53,5, ini merupakan level tertinggi dalam enam bulan terakhir, demikian juga dengan construction spending yang menguat 1,2%. Saham-saham sector financial dan utilitas memimpin penguatan indeks.
Bursa Eropa ditutup menguat terimbas naiknya data manufaktur AS meningkatkan optimisme pelaku pasar. Indeks FTSE naik 2,29%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak menguat, Nikkei naik 1,24%, ASX naik 2,29%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan berpeluang menguat terimbas positifnya bursa regional pagi ini, namun kondisi indeks yang mulai memasuki zona overbought (jenuh beli) menjadi rawan terhadap aksi profit taking. Investor dapat melakukan selected buying pada saham-saham second liner untuk antisipasi januari effect sampai dengan pertengahan bulan ini. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain ADRO, BWPT, CMNP, CTRA, LSIP.
Indonesia News Highlight • Wijaya Karya Bidik Kontrak Rp12 Trilyun M • Sorini Dapat Pinjaman US$ 75 • Capex Kertas Basuki US$42 Juta • BRI Turunkan Bunga KPR Jadi 10,25 %
Indeks Dow Jones berhasil rebound dari keterpurukan diawal sesi dan ditutup menguat 21,04 poin atau 0,17% ke level 12.418,40. Penguatan ini ditopang oleh meningkatnya data penjualan ritel dan mobil yang berhasil meningkatkan kepercayaan investor, consumer spending meningkat 0,7% dan penjualan ritel meningkat 4,5% diatas perkiraan ekonom. Saham Ford, Home Depot dan Lowe meningkat lebih dari 1,4%. Namun penguatan indeks terhambat oleh sentimen krisis eropa yang mulai muncul kembali.
Bursa Eropa ditutup melemah setelah bank terbesar Italia Unicredit akan rights issue dengan harga diskon yang besar untuk mengisi kekurangan modal sebesar 8 miliar euro. Indeks FTSE turun 0,55%, CAC turun 1,59%, DAX turun 0,89%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak melemah akibat kembali munculnya kekhawatiran pada krisis eropa. Nikkei turun 0,61%, ASX turun 1,1%.
IHSG hari ini berpeluang melemah dipicu oleh aksi profit taking investor akibat kembali munculnya kekhawatiran pada krisis utang eropa. Investor dapat melakukan sell on strength jika terjadi kenaikan di awal sesi seperti pada BBNI, JSMR, INTP, dan MBSS, selain itu investor dapat melakukan trading buy pada MNCN.
Indonesia News Highlight • Panorama (PANR) Raih Pinjaman Rp50 Milyar • MNC Jual Saham Hasil Buyback • PT Adikarsa Sarana Jual Saham EMTK • Pembangunan Jaya Ancol Bangun Dua Apartemen
Trading Counter – Technical Analysis • BBNI – Sell on Strength • JSMR – Sell on Strength • MBSS – Sell on Strength • MNCN – Trading Buy • INTP – Sell on Strength
Bursa Wallstreet ditutup mixed pada tadi malam dmana indeks Dow Jones berhasil memperkecil keterpurukan dengan ditutup melemah 2,72 poin atau 0,02%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq ditutup menguat masing-masing 0,29% dan 0,81%. Indeks sempat tertekan diawal sesi akibat kekhawatiran pada krisis eropa dan melemahnya euro, namun indeks berhasil rebound ditopang oleh optimisme data pekerjaan setelah data tenaga kerja swasta meningkat 325.000 pada Desember dan initial jobless claim turun 15.000 pada minggu lalu. Saham Bank of America dan JP Morgan memimpin kenaikan bluechips. Bursa Eropa ditutup melemah akibat anjloknya saham-saham perbankan setelah Unicredit Bank menerbitkan rights issue dengan harga super diskon menghapus kabar baik dari data ekonomi AS. Indeks FTSE turun 0,78%, CAC turun 1,5%, DAX turun 0,25%.Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak melemah. Nikkei turun 0,89%, Kospi turun 1,3%, ASX turun 0,61%.
Bursa Indonesia hari ini berpeluang melemah akibat masih suramnya kondisi euro zone dan melemahnya bursa regional pagi ini, disamping itu kondisi IHSG yang mulai overbought (jenih beli) berpotensi didera aksi profit taking oleh pelaku pasar. Namun, investor masih dapat melakukan trading buy pada saham-saham yang masih menarik seperti AKRA, LPCK, SMGR, PGAS, CMNP.
Indonesia News Highlight • Aditya Birla Bidik 15% Saham BUMI • HRUM Raih Kredit Sindikasi US$270 Juta • AKR Investasi Rp 1,3 T • PTPP Targetkan Pendapatan Rp8,7 T
Bursa AS ditutup mixed pada perdagangan Jumat dimana indeks Dow Jones turun 55,78 poin atau 0,45%, S&P 500 turun 0,25%, dan Nasdaq masih positif 0,16%. Ditengah baiknya data pekerjaan AS dimana non-farm payroll meningkat 200.000 pada bulan Desember dengan tingkat pengangguran yang turun ke level 8,5% dan melebihi ekspektasi para ekonom, pasar kembali diselimuti kekhawatiran pada krisis eropa setelah rating Hungaria didowngrade ke level “Junk” oleh Fitch Rating untuk menekankan perlunya perubahan kebijakan pada Negara tersebut agar bisa mendapatkan bantuan. Mata uang euro kembali melemah kelevel terendah dalam 16 bulan. Saham Alcoa dan BoA memimpin pelemahan indeks. Bursa Eropa ditutup mixed terimbas baiknya data pekerjaan AS dan masih buruknya sentimen pasar eropa. Indeks FTSE naik 0,45%, CAC turun 0,24%, DAX turun 0,62%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak melemah. Nikkei turun 1,1%, Kospi turun 1,2%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan kembali melemah akibat berlanjutnya aksi jual pada saham-saham bluechip yang relatif sudah jenuh, potensi koreksi ini masih tergolong wajar dalam rangka profit taking dari kenaikan beberapa hari yang lalu, walau demikian, investor dapat memperhatikan saham-saham second liner yang masih cukup menarik seperti ENRG, INTA, SSIA.
Indonesia News Highlight • Surya Semesta Catat Orderbook 120 Ha • Tiga Pilar Tuntaskan Rights Issue • UNTR Prediksi Penjualan Alat Berat 8.400 Unit di 2011 • Hari Ini Minna Padi Listing
Bursa AS berhasil ditutup positif tipis dengan indeks Dow Jones naik 32,77 poin atau 0,27%. Penguatan indeks terjadi jelang bergulirnya musim laporan keuangan kuartal IV, investor optimis pada kinerja keuangan Alcoa yang memang setelah dikeluarkan berhasil membukukan penjualan diatas ekspektasi walau dan segi earning telah sesuai dengan perkiraan yaitu masih rugi 3 cent per saham dibandingkan dengan periode sebelumnya rugi 21 cent per saham. Saham sector Industri menguat.
Bursa Eropa ditutup melemah, investor kembali fokus pada lelang obligasi Italia dan Spanyol yang akan dilakukan, sementara itu Angela Merkel dan Sarkozy optimis traktat baru uni eropa akan ditandatangani pada 1 Maret. Indeks FTSE turun 0,66%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak positif. Nikkei naik 0,35%, Kospi naik 1,3%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak positif seiring membaiknya sentimen dari Wallstreet, walau demikian perkembangan mengenai eropa masih patut untuk diwaspadai. Beberapa saham yang cukup menarik untuk diperhatikan hari ini antara lain TLKM, BUMI, AISA, CPIN, INKP.
Indonesia News Highlight • Jasa Marga Baru Realisasikan 36% Dana IPO • Bakrie Jual 1,24% Saham Bakrie Sumatera • Investor Negoisasi saham Garuda • Indika mulai tawarkan Petrosea
Bursa Wallstreet kembali ditutup menguat pada tadi malam dengan indeks Dow Jones naik 21,57 poin atau 0,17%. Penguatan ditopang oleh naiknya saham-saham sektor material dan indsutri seperti Alcoa dan Caterpillar yang naik lebih dari 2%. Indeks sempat tertekan diawal sesi akibat data ekonomi AS yang kurang baik seperti jobless claim mingguan kembali naik melebihi ekspektasi dan penjualan ritel yang hanya naik sedikit 0,1%. Harga minyak kembali melemah setelah adanya kabar embargo ekspor minyak Iran akan ditunda. Sementara itu Spanyol dan Italia sukses melakukan penjualan obligasi dan ECB kembali menahan suku bunga di level 1%.
Bursa Eropa ditutup melemah merespon kruang bagusnya data ekonomi AS yang menghapus sentimen positif suksesnya penjualan obligasi Spanyol dan Italia. Indeks FTSE turun 0,15%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak positif, Nikkei naik 1,3%, Kospi naik 0,6%.
Bursa Indonesia hari diperkirakan masih akan bergerak mixed namun dengan kecenderungan menguat dalam teritori yang tipis. Investor dapat melkaukan selective buying pada saham-saham yang relatif sudah oversold atau pada saham-saham yang masih diminat dengan volume yang tinggi.
Indonesia News Highlight • Pendapatan Garuda Tumbuh 39% • Ciputra Mulai Groudbreaking Ciputra World II • Ti-Phone Bidik Pendapatan Rp11 Trilyun • GZCO Ambil Alih Bravissimo Ventures Rp176 M
Bursa AS libur pada Senin kemarin memperingati hari Martin Luther King Jr. Kabar bursa datang dari belahan eropa dimana indeks bursa negara-negara eropa mayoritas ditutup menguat walau S&P memangkas rating utang sejumlah negara eropa pada Jumat lalu, pelaku pasar lebih fokus pada isu Yunani dimana Pemerintah Yunani optimis rencana debt swap akan terlaksana tepat waktu. Indeks FTSE naik 0,37%, CAC naik 0,89%, DAX naik 1,25%.
Bursa Asia pagi ini terpantau beregrak cukup positif. Nikkei naik 0,45%, Kospi naik 1,33%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah akibat kondisi indeks yang mulai jenuh dapat mengundang pelaku pasar untuk melakukan aksi profit taking. Pola IHSG dan mayoritas bursa global yang mulai membentuk downtren harus diwaspadai.
Indonesia News Highlight • BNBR Raih Kredit Senilai US$437 Juta • Capex PGN US$200 Juta • BHIT Konversi Utang jadi 3,165 M Saham • Astra Otoparts Bangun Pabrik Rem Cakram
Trading Counter – Technical Analysis • ASRI – Sell • BBCA – Buy on Weakness • ENGR – Sell on Strength • SMGR – Buy on Weakness • TLKM – Buy on Weakness
Wallstrreet kembali beraktivitas pada Selasa, indeks Dow Jones langsung melompat diawal sesi namun mereda di akhir sesi, walau demikian Dow Jones tetap ditutup menguat 60,01 poin atau 0,48%. Penguatan indeks ditopang oleh suksesnya lelang obligasi Spanyol, namun hal ini teroffset oleh turunnya saham-saham sector keuangan setelah Citigroup membukukan laba dan pendapatan dibawah ekspektasi. DIsamping itu, China melaporka tingkat GDP yang melambat walau masih diatas ekspektasi.
Bursa Eropa ditutup menguat setelah China melaporkan GDP yang lebih besar dari ekspektasi. Saham sektor otomotif dan pertambangan penguat. Indeks FTSE naik 0,65%.
Bursa Asia pagi ini terpantau begerak mixed terimbas laporan Citigroup yang mengecewakan. Nikkei naik 0,04%, Kospi turun 0,23%.
IHSG hari ini diperkirakan berpeluang menguat dalam range terbatas namun juga dibayangi oleh aksi profit taking investor akibat kenaikan harga yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Investor dapat melakukan strategi Sell on Strength jika terjadi kenaikan karena kami melihat kondisi indeks yang sudah jenuh sangat rawan terjadi koreksi.
Indonesia News Highlight • BRMS Kantongi Izin Eksploitasi Mauritania • ABM Investama Bayar Utang Rp 344,62 M • PKPK Bidik Pendapatan Usaha Rp522,58 M • Obligasi Japfa Tawarkan Kupon 9,9%
Trading Counter – Technical Analysis • BBRI – Sell on Strength • SMGR – Sell on Strength • KAEF – Sell on Strength • BLTA – Sell on Strength • AISA – Sell on Strength
Indeks Dow Jones kembali rally pada tadi malam dan ditutup dekat dengan level tertinggi pada hari itu yaitu pada level 12.579,00 naik 96,88 poin atau 0,78%. Penguatan indeks ditopang oleh optimisme pelaku pasar terhadap penyelesaian krisis eropa setelah negara-negara bermasalah dikabarkan akan mencapai kesepakatan dengan kreditur swasta. Jerman dan Portugal juga sukses dalam lelang surat utang yang baru dilakukan. Sementara itu dari data ekonomi AS, lpasar perumahan dilaporkan tumbuh melebihi ekspektasi ekonom.
Bursa Eropa bergerak flat namun masih dalam teritori positif, Indeks FTSE naik 0,15%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak positif, Nikkei naik 1,1%, Kospi naik 0,8%.
Bursa Indonesia hari ini kembali mendapat angin segar setelah moodys mengupgrade rating obligasi Indonesia menjadi Baa3 yang merupakan tanda bahwa Indonesia telah masuk kedalam peringkat investasi (investment grade). Langkah Moodys selaras dengan apa yang dilakukan Fitch rating bulan lalu. Ini kembali menegaskan kondisi fundamental domestik yang cukup solid. IHSG berpeluang menguat dan mencoba menembus level psikologis 4.000.
Indonesia News Highlight • Moody's Upgrade Rating 9 Bank • Pakuwon Patok Pendapatan Rp1,7 Trilyun • Smartfren Reverse Stock • DOID Kantongi Kontrak Pertambangan Rp7,02 T
Indeks bursa AS kembali ditutup menguat, Dow Jones naik 45,03 poin atau 0,36%, S&P naik 0,49%, dan Nasdaq naik 0,67%. Penguatan indeks dipicu oleh data jobless claim dan laporan kinerja bank of America yang lebih baik dari ekspektasi. Jobless claim mingguan turun sebanyak 50.000. Saham-saham sector financial dan consumer menguat.
Bursa Eropa ditutup menguat terimbas bagusnya permintaan Obligasi Spanyol dan prancis, disamping itu laporan kinerja BoA yang baik turut mendongkrak indeks. FTSE naik 0,68%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak menguat, Nikkei naik 1,26%, Kospi naik 0,87%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi akibat kondisi indeks yang mulai jenuh dapat mengundang aksi profit taking untuk sementara walau demikian sentimen pasar domestik masih cukup kondusif setelah Moodys mengupgrade rating Indonesia ke dalam investment grade dan pasar regional pagi ini yang juga positif. Investor dapat melakukan trading buy pada beberapa saham seperti BUMI, INTP, CPIN, CTRA, DOID.
Indonesia News Highlight • TINS Targetkan Lepas 1.000 Ha Lahan Reklamasi 2012 • INTA Suntik Dua Anak Usaha Rp5,48 M • PTBA Bidik Penjualan Batubara Naik 35% • PKPK Ikut Tender VICO Indonesia
saham-saham bursa AS mayoritas ditutup melemah pada tadi malam dengan indeks Dow Jones turun 33,07 poin atau 0,26%, S&P melemah pertama sejak lima hari terakhir 1,35 poin atau 0,1%. Pelemahan indeks dipicu oleh gagalnya Yunani mencapai kesepakatan dengan pemegang obligasi swasta dalam rangka restrukturisasi utang, S&P juga diperkirakan akan memangkas rating Yunani menjadi selective default.
Bursa Eropa ditutup melemah akibat kondisi Yunani yang belum membaik ditengah potensi pemangkasan rating oleh S&P menjadi selective default. Indeks FTSE turun 0,53%.
Bursa Asia pagi ini positif merespon naiknya indeks futures AS setelah Apple membukukan kinerja diatas ekspektasi. Nikkei naik 0,7%, Kospi naik 0,8%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak fluktuatif dengan disertai adanya potensi profit taking seiring posisi indeks yang mulai jenuh, walau demikian investor dapat melakukan trading buy pada beberapa saham yang masih cukup menarik seperti ADRO, TRAM, CTRS, KIJA, PTPP.
Indonesia News Highlight • Volume Penjualan CPO Astra Agro Naik 12,9% • ABM Raih Kontrak Batubara • Produksi Semen Gresik 2012 diproyeksikan naik 15% • Selamat Sempurna Gandeng Tokyo Radiator
Bursa AS berhasil kembali menguat dimana indeks Dow Jones ditutup naik 81,21 poin atau 0,64%, S&P 500 naik 0,87%, dan Nasdaq naik 1,1%. Penguatan indeks ditopang oleh kebijakan the Fed yang tetap menahan suku bunga di level rendah sampai dengan 2014 untuk membantu mendorong ekonomi, sementara itu tingkat pengangguran diproyeksikan turun ke level 8,2%, namun tingkat pertumbuhan ekonomi dipangkas menjadi 2,2%-2,7%. Sebagian pelaku pasar melihat langkah ini menandakan kondisi AS masih belum terlalu bagus. Saham Apple naik 6,2% setelah membukukan kinerja yang melebihi ekspektasi.
Bursa Eropa ditutup melemah terimbas aksi profit taking pelaku pasar untuk mengantisipasi aksi ECB untuk me-write-down (menghapus) utang Yunani. Indeks FTSE turun 0,5%.
Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak menguat, Kospi naik 0,3%, Hangseng naik 1,1%, Nikkei melemah tipis 0,04%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dalam range yang tipis akibat minat jual yang mulai meningkat sedikit teroffset oleh positifnya bursa regional pagi ini. Pelaku pasar dapat melakukan trading pada saham-saham yang masih cukup menarik seperti BBNI, BKSL, BMTR, KIJA, PTPP
Indonesia News Highlight • Pemerintah Tolak Rights Issue Adhi Karya • Berlian Minta Disuspen • Pendapatan Antam Tumbuh 20% • Semen Gresik Siap Akuisisi Semen Baturaja
Bursa Wallstreet ditutup melemah pada perdagangan Kamis merespon data penjualan rumah baru yang mengecewakan dan meredanya euforia kebijakan the Fed yang akan menahan suku bunga rendah sampai 2014. Disamping itu koreksi terjadi akibat kondisi indeks yang sudah terlihat jenuh beli. Indeks Dow Jones melemah 22,33 poin atau 0,18%, S&P 500 turun 0,58%, dan Nasdaq turun 0,46%. Saham AT&T dan HP memimpin pelemahan Dow Jones.
Bursa Eropa ditutup positif akibat aksi spekulasi pelaku pasar terhadap kemajuan negosisasi restrukturisasi utang Yunani. Indeks FTSE naik 1,26%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak relatif mixed. Nikkei turun 0,01%, kospi turun 0,2%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih berpotensi mengalami tekanan akibat IHSG yang mulai jenuh beli dapat mengundang aksi profit taking investor, beberapa saham yang masih dapat dicermati sebagai pilihan trading antara lain AALI, BKSL, BBCA, KIJA, TRAM.
Indonesia News Highlight • BLTA Stop Bayar Utang Rp3,5 Triliun • PGN Teken Contract for Providing Medan • Akuisisi ABJ oleh UNTR Bukan Monopoli • Central Omega (DKFT) Targetkan Penjualan Naik 161%
Indeks Dow Jones ditutup melemah pada perdagangan Jumat sebesar 74,17% atau 0,58% ke level 12.660,50, S&P 500 turun 0,16%, sedangkan Nasdaq masih menguat 0,40%. Mixed indeks tersebut lebih banyak disebabkan oleh factor konsolidasi mengingat indeks telah naik 3-8% sejak awal tahun, selain itu data ekonomi juga relative mixed seperti GDP AS yang naik 2,8%, walau kenaikan tercepat sejak 1,5 tahun namun angka ini masih diibawah ekspektasi ekonom. Consumer sentimen kembali menguat tertinggi dalam 11 bulan ke level 75 dari bulan lalu 69,9. Dari eropa, Yunani dikabarkan sudah dekat untuk mencapai kesepakatan dengan kreditor swasta dalam rangka debt swap. Bursa Eropa ditutup melemah pada Jumat akibat investor merespon negatif data GDP AS yang dibawah ekspektasi. Indeks FTSE turun 1%, saham-saham sektor otomotif memimpin pelemahan.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak melemah. Nikkei turun 0,38%, Kospi turun 0,41%, Hangseng turun 0,59%.
Bursa Indonesia hari ini berpeluang melemah seiring kondisi indeks yang mulai jenuh yang akan berdampak pada meningkatnya aksi profit taking, hal ini pula terjadi pada mayoritas bursa regional yang sudah jenuh dan mulai mengalami koreksi. Investor dapat melakukan trading buy pada ANTM, APLN, ASRI, LPCK, SSIA.
Indonesia News Highlight • Laba XL Turun Tipis 2% • Indocement Jual 13,9 Juta Ton Semen • GZCO Catatkan Penjualan CPO 58 Ribu Ton • Penjualan Alat Berat UNTR Capai 8.467 Unit
Indeks Dow Jones berhasil menghapus keterpurukannya pada tadi malam dan ditutup melemah tipis 6,74 poin atau 0,05%. Investor kembali diselimuti ketidakpastian dari penyelesaian krisis Eropa setelah Yunani kecewa dengan proposal German yang akan memonitor keuangan negara tersebut agar dapat menerima bail out kedua. Bank of America dan P&G memimpin pelemahan saham bluechip.
Bursa Eropa ditutup melemah akibat belum ada kemajuan yang konkret terhadap restrukturisasi utang Yunani. Indeks FTSE turun 1%.
Bursa Asia pagi ini bergerak rebound tipis, Nikkei naik 0,41%, Kospi naik 0,88%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih berpotensi untuk mengalami tekanan namun dalam range yang terbatas, bahkan IHSG dapat mengalami teknikal rebound mengikuti reboundnya bursa Asia pagi ini. Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada BMRI, BUMI, ITMG, INTP, SMGR.
Indonesia News Highlight • Jasa Marga Rambah Bisnis Properti • GIAA Beli 25 Pesawat untuk Citilink Rp18 T • Asia River Tambah Kepemilikan Saham di DGIK • Indomobil Tambah Saham Di CSA
Trading Counter – Technical Analysis • BMRI – Buy on Weakness • BUMI – Buy on Weakness • ITMG – Buy on Weakness • INTP – Buy on Weakness • SMGR – Buy on Weakness
Bursa AS bergerak rally pada awal Februari dimana indeks Dow Jones ditutup menguat 83,55 poin atau 0,66%. Penguatan indeks didorong oleh positifnya data ekonomi global, dari AS terdapat tambahan tenaga kerja pada sektor swasta sebanyak 170.000 pada Januari. Dari China, sektor pabrik kembali tumbuh pada bulan Januari memberi harapan China tidak akan mengalami hard landing ekonomi. Saham HP dan BoA memimpin kenaikan Dow Jones. Bursa Eropa ditutup menguat akibat adanya harapan bahwa Yunani akan segera mencapai kesepakatan untuk debt swap pada minggu ini, disamping itu, baiknya data ekonomi China juga menjadi penopang kenaikan saham-saham sektor pertambangan. Indeks FTSE naik 1,9%, CAC naik 2%, DAX naik 2,4%.
Bursa Asia pagi ini bergerak menguat. Nikkei naik 0,8%, Kospi naik 1,3%, Hangseng naik 1,2%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan berpeluang kembali menguat terimbas masih tingginya minat beli baik investor asing maupun domestik. Bagusnya bursa regional pagi ini juga dapat menjadi katalis kenaikan IHSG hari ini yang diperkirakan akan kembali mencoba menembus level psikologis 4.000. Saham-saham yang layak diperhatikan antara lain BSDE, MDLN, JSMR, UNTR, SMGR
Indonesia News Highlight • Timah Akan Bangun Pabrik Tin Chemical • Radiant Akuisisi Perusahaan Afiliasi • Bukopin Berencana Right Issue di 2013 • BTN Targetkan Rp2,5 T dari Penerbitan Saham Baru
Bursa AS ditutup mixed pada tadi malam, indeks Dow Jones melemah 11,05 poin atau 0,09%, S&P 500 naik 0,11%, Nasdaq menguat 0,4%. Investor kembali wait and see jelang pegumuman job report pada hari Jumat, sinyal positif hadir setelah data Jobless claim kembali menurun sebanyak 12.000. Saham-saham perbankan dan energi menguat sedangkan saham sector material melemah.
Bursa Eropa ditutup positif terimbas data jobless claim AS yang cukup baik. Indeks FTSE naik 0,09%.
Bursa Asia pagi ini terpantau kembali konsolidasi, Nikkei melemah 0,35%, Kospi melemah 0,76%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi dalam range yang tipis mengikuti konsolidasinya bursa regional, walau demikian tren IHSG terlihat sudah mulai pulih untuk kembali kearah penguatan. Investor dapat melakukan trading buy pada BJBR, CTRS, GGRM, INTP, ITMG.
Indonesia News Highlight • Garuda Naikkan Target Penambahan Armada • BSDE Siapkan Rp1,5 T untuk Perkantoran Hijau • Sierad Incar Pendapatan Rp4,5 Trilyun • Kimia Farma Bidik Rights Issue Rp 2 T
Bursa Wallstreet ditutup menguat tajam pada perdagangan Jumat, indeks Dow Jones menguat 156,82 poin atau 1,23%, S&P 500 naik 1,46%, Nasdaq naik 1,61%. Rally indeks didorong oleh data job report yang bagus dimana terjadi penambahan tenaga kerja sebanyak 243.000 pada Januari dan tingkat pengangguran menurun ke level 8,3% dari sebelumnya 8,5%, hal ini lebih baik dari ekspektasi ekonom. Bank of America dan Caterpillar memimpin penguatan Dow Jones.
Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Jumat terimbas data Job report AS yang lebih baik dari ekspektasi, Indeks FTSE naik 1,81%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak menguat, Nikkei naik 1,1%, Kospi naik 0,6%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan kembali menguat ditopang oleh positifnya sentimen bursa global. Investor dapat melakukan trading buy pada saham yang masih cukup menarik seperti BORN, GGRM, PTBA, ITMG.
Indonesia News Highlight • Produksi CPO BWPT Naik 21,4% pada 2011 • Kongsi Bakrie Gusur Rothschild • Petrosea dilepas pada Harga Rp36.000/ lembar, Indika Raih Rp 738 miliar • MNC Usul Dividen Rp485 Milyar
Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan semalam, indeks Dow Jones melemah 17,10 poin atau 0,13%, investor kembali wait and see setelah tersiar kabar negosiasi utang Yunani gagal mencapai kesepakatan dan kembali mendekatkan Negara tersebut kearah default. Sementara itu IMF juga bersiap untuk memangkas proyeksi pertumbuhan China menjadi 8,4% dari sebelumnya 9,2% jika krisis eropa tak kunjung usai. Saham-saham sektor material dan financial memimpin pelemahan indeks.
Bursa Eropa ditutup melemah terimbas kekhawatiran pada defaultnya Yunani. Indeks FTSE turun 0,15%.
Bursa Asia pagi ini bergerak mixed, Nikkei turun 0,19%, Kospi naik 0,34%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan masih adanya potensi tekanan pada Indeks, mixednya regional pagi ini dan IMF yang akan memangkas pertumbuhan ekonomi China dapat menjadi faktor kembali wait and see-nya pelaku pasar.
Indonesia News Highlight • BNI Akan Emisi Subdebt • WIKA Akan Lego Saham Buyback • LCGP Banting setir ke bisnis migas • Berau Coal Emisi Notes US$500 Juta
Trading Counter – Technical Analysis • ENRG – Buy on Weakness • UNVR – Buy on Weakness • BHIT – Trading Buy • BBNI – Buy on Weakness • BMRI – Buy on Weakness
Bursa AS ditutup pada teritori positif pada perdagangan tadi malam dimana indeks Dow Jones berhasil ditutup positif 33,07 poin atau 0,26% setelah sempat minus diawal sesi, positifnya indeks didorong oleh rencana Perdana Mentri Yunanai yang akan bertemu dengan para pimpinan partai untuk mendiskusikan draft persetujuan bailout, namun kabar terakhir menyebutkan pertemuan tersebut akan ditunda sampai Rabu.
Bursa Eropa mayoritas ditutup melemah menunggu hasil pertemuan perdana mentri Yunani terkait rencana bailout. Indeks FTSE turn 0,03%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak positif terimbas hasil kinerja Toyota yang bagus. Niikei naik 0,6%, Kospi naik 0,7%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan potensi menguat terimbas positifnya bursa regional dan mulai tertahannya aksi jual. Investor dapat memperhatikan saham-saham yang berpotensi mengalami rebound seperti ENRG, AALI, ADRO, BBNI, BMRI.
Indonesia News Highlight • Intraco Bidik Penjualan 650 Sinotruk • Laba Mandiri Tumbuh 29% • Arpeni Incar Laba Rp 200 milyar • AKR Bangun Terminal BBM US$ 100 Juta
Bursa AS berhasil ditutup positif pada perdagangan Rabu dimana indeks Dow Jones menguat tipis 5,75 poin atau 0,04%, S&P naik 0,22%, Nasdaq naik 0,41%. Indeks bergerak cukup volatile akibat perilaku investor yang masih focus pada perkembangan masalah Yunani, walau demikian, NAsdaq berhasil mencetak level tertingginya dalam beberapa tahun terakhir. Saham sector perbankan menguat dipimpin oleh Bank of America yang naik 3,5%.
Bursa Eropa ditutup melemah akibat masih tertundanya kesepakatan austerity measures Yunani, indeks FTSE turun 0,24%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak melemah ditengah kabar adanya satu poin austerity measures Yunani yang belum disepakati. Nikkei turun 0,78%, Kospi turun 1,1%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan kembali konsolidasi mencermati perkembangan masalah Yunani, minat beli yang mulai muncul pada perdagangan kemarin diperkirakan akan kembali tertahan akibat melemahya bursa regional pagi ini. Investor dapat melakukan selective buying pada saham-saham yang cukup diminati seperti UNTR, INTP, APLN, BBNI, BBRI.
Indonesia News Highlight • Tower Bersama Beli Menara Indosat • Intiland Bidik Penjualan Lahan Industri 40 Ha • BUMI Raih Pinjaman US$600 Juta • 2012, EXCL Anggarkan Belanja Modal Rp7-8 T
Indeks bursa AS kembali ditutup positif pada perdagangan Kamis. Indeks Dow Jones naik 6,51% atau 0,05%. Pergerakan indeks cenderung side ways akibat investor yang terlanjur skeptis atas masalah Yunani walau Yunani telah mengumumkan kesepakatan pemangkasan biaya-biaya agar Negara tersebut terhindar dari default. Data ekonomi masih cukup positif dimana jobless claim mingguan kembali berkurang sebanyak 15.000 menyentuh level terendah dalam 4 tahun terakhir. Saham-saham sector teknologi memimpin penguatan.
Bursa Eropa ditutup menguat dtopang kabar telah disepakatinya paket austerity measures Yunani, sementara itu ECB kembali menahan suku bunga di level 1% seperti yang diharapkan pelaku pasar. Indeks FTSE naik 0,33%.
Bursa Asia pagi ini bergerak negatif, Nikkei turun 0,11%, Kospi turun 0,5%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dan konsolidasi dimana tekanan jual mulai diimbangi dengan minat beli yang membuka peluang terjadinya teknikal rebound, saham-saham perbankan yang mulai oversold dapat mengalami rebound terimbas pemangkasan suku bunga BI selain itu saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain BISI, CTRS, ISAT, MBSS, PTBA.
Indonesia News Highlight • BSDE Targetkan Pendapatan Tumbuh 15% di 2012 • WIKA Garap Proyek PLTG Kaltim Rp925,4 M • Indofood Akan Emisi Obligasi • Resources Alam Akuisis Empat Perusahaan
Bursa AS ditutup merosot tajam pada perdagangan Jumat, indeks Dow Jones turun 89,23 poin atau 0,69%. Pelemahan indeks didorong oleh drama penyelesaian krisis Yunani yang berlarut-larut dimana deputy mentri luar negri Yunani mengundurkan diri sebagai bentuk protes rencana austerity measures lanjutan, kabr terbaru menyebutkan pemerintah Yunani telah menyetujui rencana austerity lanjutan untuk emndapatkan paket bailout yang berarti akan ada lebih banyak pemangkasan biaya dan penghematan yang harus dilakukan, para buruh Yunani kembali melakukan aksi mogak dan protes terhadap kebijakan tersebut. Sementara itu S&P memangkas rating 34 bank Italia termasuk raksasa UniCredit.
Bursa Eropa ditutup melemah emncermati perkembangan isu Yunani, Indeks FTSE turun 0,73%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak cukup positif merespon telah disetujuinya paket austerity measures Yunani yang dapat menjadikan negara tersebut terhindar dari default. Indeks Nikkei naik 0,14%, Kospi naik 0,18%.
Bursa Indonesia hari ini diperrkirakan masih berpotensi untuk mengalami tekanan namun dalam intensitas yang sudah terbatas, investor dapat kembali melakukan buy on weakness pada saham-saham yang kemarin turun cukup banyak seperti ASII, BBCA, BBRI, BMRI, dan juga SMGR.
Indonesia News Highlight • Semen Gresik Akan Bangun Pabrik Di Papua • Indika Tuntaskan Transaksi Petrosea • Anak Usaha BUMI Temukan Gas • Keramika Rights Issue 6,5 Milyar Saham
Trading Counter – Technical Analysis • ASII – Buy on Weakness • SMGR – Buy on Weakness • BBCA – Buy on Weakness • BBRI – Buy on Weakness • BMRI – Buy on Weakness
Bursa Wallstreet ditutup menguat pada perdagangan tadi malam dimana indeks Dow Jones naik 72,81 poin atau 0,57%. Penguatan indeks terjadi akibat pelaku pasar baru merespon terhadap kesepakatan austerity measures Yunani pada akhir pekan kemarin. Saham-saham kelompok industri dan perbankan menguat.
Bursa Eropa ditutup menguat juga merespon kesepakatan Yunani yang telah terjadi pada akhir pekan kemarin. Indeks FTSE naik 0,91%.
Bursa Asia pagi ini bergerak melemah, pelaku pasar meragukan keberhasilan reformasi Yunani akibat cukup kerasnya penolakan dari rakyat Yunani, disamping itu Moodys memberi peringatan akan memangkas rating AAA dari Perancis, UK, dan Austria dengan menempatkan mereka pada outlook yang negative terlebih dahulu.
IHSG hari ini kembali menghadapi sentimen kurang baik dari regional terkait rencana Moodys mendowngrade rating AAA Perancis, UK, dan Austria. Minat beli diperkirakan akan kembali tertahan, investor dapat melakukan selective pada saham seperti SMCB, SMGR, AISA, PGAS, BMRI.
Indonesia News Highlight • Q I, ASRI bidik prapenjualan tembus Rp1 T • DSSA Bidik Pendapatan US$819.3 Juta • Semen Gresik Akan Bangun 17 Packing Plant • Smartfren Telecom diizinkan reverse stock split
Indeks Dow Jones ditutup mendatar pada tadi malam walau sempat tertekan dipertengahan sesi, ditutup menguat 4,24 poin atau 0,03%, S&P melemah 0,09%, Nasdaq menguat 0,02%. Pergerakan indeks masih diselimuti oleh isu perkembangan dimana sempat tersiar rumor mentri keuangan eropa belum akan mengucurkan dana bailoutnya. Disamping itu market juga mereaksi terhadap data ekonomi seperti penjualan ritel yang menguat lebih kecil dari perkiraan. Saham BoA dan Dupont memimpin pelemahan sedangkan HP berhasil menahan dengan menguat 1,1%.
Bursa eropa ditutup melemah terimbas data ritel AS yang mengecewakan dan mengaruh didowngrade-nya 6 negara eropa oleh Moodys diantaranya Italia, Portugal, Spanyol, Slovakia, Slovenia, dan Malta. Indeks FTSE turun 0,1%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak menguat, Nikkei naik 1%, Kospi naik 0,5%.
Bursa Indonesia hari ini masih akan bergerak dalam range konsolidasi dengan peluang bergerak positif terimbas positifnya bursa Asia, pelaku pasar dapat melakukan trading pada saham-saham yang cukup diminati seperti INTP, SMGR, ANTM, APLN, KIJA.
Indonesia News Highlight • 2013, BWPT bangun pabrik CPO senilai Rp 120 miliar • GIAA: Laba bersih 2012 melampaui Rp 1 T • Eksploitasi Energi (CNKO) Dapat Pinjaman Rp 520 M • 2011, BDMN Kantongi Laba Bersih Rp3,34 T
Bursa Wallstreet bergerak kebawah hampir sepanjang sesi pada perdagangan tadi malam dimana indeks Dow Jones ditutup melemah 97,33 poin atau 0,76%. Pelemahan indeks dipicu oleh makin mengkhawatirkannya kondisi Yunani setelah tersiar kabar mentri keuangan eropa akan menunda pencairan dana bailout untuk Yunani, rencana the Fed untuk kembali membeli obligasi dan China yang akan terus berinvestasi pada Negara eropa belum cukup menahan kekhawatiran pelaku pasar. Saham sector industri dan teknologi memimpin pelemahan.
Bursa eropa ditutup bervariasi terimbas data ekonomi yang juga bervariasi, ekonomi zona eropa dilaporkan menurun 0,3%, lebih baik dari perkiraan turun 0,4%, tertolong oleh baiknya ekonomi German dan Perancis, namun ekonomi Italia melemah 0,7% lebih rendah dari perkiraan. Indeks FTSE turun 0,13%, CAC naik 0,4%, DAX naik 0,4%. Bursa Asia pagi ini bergerak mixed. Nikkei naik 0,2%, Kospi turun 0,8%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih akan bergerak konsolidasi akibat masih tertahannya minat beli investor akibat munculnya sentimen negatif dari bursa global, IHSG juga terlihat masih dalam tren yang menurun dalam waktu dekat, namun hal ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan Buy on Weakness.
Indonesia News Highlight • Ace Hardware Bidik Laba Rp300 Milyar • Capex Indosat US$173 Juta • Rukun Raharja Rights Issue Rp230 Milyar • Arpeni Siap Bayar Utang US$20 Juta
Bursa Wallstreet bergerak rally dengan indeks Dow Jones berhasil ditutup menguat tajam 123,13 poin atau 0,96%. Penguatan indeks ditopang oleh data ekonom yang cukup baik seperti jobless claim yang kembali menurun sebanyak 13.000 ke level 340.000 terendah dalam 4 tahun terakhir, data housing start menguat 1,5% pada Januari melebihi ekspektasi, indeks aktivitas bisnis Philadelphia menguat ke level 10,2 juga melebihi ekspektasi. Sementara itu kabar dari eropa, bank sentral eropa setuju untuk menukar obligasi Yunani dengan obligasi yang baru.
Bursa eropa ditutup mixed namun mayoritas berhasil bangkit dari tekanan terimbas baiknya data ekonomi AS. Indeks FTSE turun 0,12%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak menguat. Nikkei naik 1,6%, Kospi naik 1,8%.
Bursa Indonesia hari ini berpeluang kembali menguat terimbas penguatan indeks bursa regional, investor dapat kembali masuk pada saham-saham yang relatif sudah oversold untuk emngantisipasi adanya teknikal rebound. Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain SMRA, ELTY, BBCA, BBRI, BMRI.
Indonesia News Highlight • Laba Sarana Menara Melesat 183,8% • Golden Energy Beri Tanjung Belit Pinjaman • Kalbe Farma Cetak Laba Bersih Rp1,46 T • Laba Bersih INCO Turun Jadi US$333 Juta
Chairman & Editor in Chief Majalah Forbes Steve Forbes (4 kiri) dan pemilik lisensi majalah Forbes Indonesia Sri Dato Tahir (3 kanan), berfoto bersama para pimpinan perusahaan yang mendapat penghargaan dari majalah Forbes di Jakarta, Selasa (22/5). Mereka adalah (dari ki-ka) Direktur BRI Ahmad Baikuni, Dirut Telkom Arief Yahya, Dirut Semen Gresik Dwi Soetjipto, Dirut BNI Gatot M Soewondo dan Dirut Bank Mandiri Zulkifli Zaini.(ns/NS/vbn-ant)
ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.