HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
 STOCK NEWS

Mitrabahtera Segara Bagikan Dividen Rp 75,3 Miliar
Rabu, 23 Mei 2012 17:15 WIB
 

PGN Akan bagi Dividen Tunai Senilai Rp123,75 Per Lembar
Rabu, 23 Mei 2012 15.15 WIB
 

Cari Pinjaman Rp4 Triliun, SMGR Bergerak Menuju Resistance
Rabu, 23 Mei 2012 11.35 WIB
 

Akuisisi Perusahaan Broadcast, MLPL Berpotensi Menguat
Rabu, 23 Mei 2012 11.15 WIB
 

Sumur Minyak Tonga Milik ENRG Telah Beroperasi
Rabu, 23 Mei 2012 10.50 WIB
 

Jaya Konstruksi Akan Bagi Dividen Rp15 Per Lembar
Rabu, 23 Mei 2012 08.55 WIB
 

AISA Datangkan Mesin Produksi Baru
Rabu, 23 Mei 2012 08.45 WIB
 

PGN Bagikan Dividen Rp 3,2 Triliun
Selasa, 22 Mei 2012 20:00 WIB
 

Ciputra Group Berencana Bagikan Dividen Rp 204,83 Miliar
Selasa, 22 Mei 2012 19:45 WIB
 

Tiga Pilar Sejahtera Food Targetkan Pendapatan Rp 3 Triliun
Selasa, 22 Mei 2012 19:40 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita
Dapatkan Komitmen Pinjaman 3 Trilliun, Buy On Strength for TINS
Rabu, 14 Desember 2011 11:00 WIB

(Vibiznews - Stocks) - PT Timah Tbk (TINS), dari keterangan yang diberikan sekretaris perusahaan, Abrun Abubakar kemarin (13/12) , perusahaan telah mendapatkan komitmen pinjaman baik dari perbankan lokal dan asing, sekitar Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun. Dana ini akan digunakan untuk akuisisi kuasa pertambangan (KP).

Rencana akuisisi ini diharapkan akan meningkatkan produksi batu bara mencapai 2 juta ton per tahun. HIngga saat ini, perusahaan belum melakukan akuisis KP satupun, sehingga target yang mungkin dapat tercapai di 2012 hanya sekitar 600 ribu hingga 800 ribu ton.

Secara fundamental, saham ini memiliki tingkat pengembalian  diatas pesaing sejenisnya yaitu INCO dan ANTM. ROA dan ROE TINS secara berturut-turut adalah sebesar 23.36% dan 31.15% berbanding INCO 19.97% dan 26.04% dan ANTM 13.67% dan 17.57%. Disamping itu, PERnya juga cukup rendah yakni 6.75x berbanding INCO 8.66x dan ANTM 9.5x. Oleh karena itu, saham ini cukup layak untuk dikoleksi.

Secara teknikal, saham ini masih berada pada trend bearishnya. Support dan resistancenya berada pada Rp. 1550,00-Rp. 1930,00. Target harga selanjutnya jika resistance ini ditembus adalah pada Rp. 2150,00.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting berpendapat bahwa dengan stochasticnya yang sudah memasuki area oversold, maka saham ini akan mengalami rebound dalam jangka pendek. Disarankan wait and see terlebih dahulu dan baru melakukan pembelian ketika saham ini telah menembus resistancenya.



(Yinylia Rusli/NS/vbn)




Link :
Securities Academy
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :






Sponsored by vibizconsulting.com
CORPORATE INFO
RUPS OCBC NISP
22 Mei 2012



Dirut Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja (2 kiri) bersama anggota direksi (dari ki-ka) Hartati, Na Wu beng dan Rudy N.Hamdani usai RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, di Jakarta, Selasa (22/5). Melalui RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa tersebut disetujui antara lain rencana Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas VI dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Right Issue) sebanyak Rp1,5 triliun dan penggunaan Laba bersih tahun 2011. (ns/NS/vbn-ant)



ADVERTISING
Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1