Marks & Spencer Mengubah Strategi Bisnisnya di Tiongkok

329

(Business Lounge – Business Insight) Marks & Spencer Group PLC mengubah strategi bisnisnya di Tiongkok, dengan menutup toko-toko di sekitar Shanghai dan merencanakan untuk mendirikan toko di Beijing dan Guangzhou pada tahun ini. Sebagai akibatnya, sekitar 60 orang diperkirakan akan diberhentikan sebagai bagian dari penutupan toko pengecer pakaian dan makanan Inggris yang berkantor pusat di Shanghai, demikian dilansir oleh WSJ.

Menutup Toko di Shanghai

Perusahaan yang berbasis di London ini telah memiliki 15 toko di Shanghai, tetapi tidak memiliki toko di tempat lain di Tiongkok. Pada Agustus lalu perusahaan yang telah berusia 131 tahun ini juga telah menutup lima toko dan hanya kan menyisakan enam toko di Shanghai dan membangun empat toko di kota-kota sekitarnya.

Read more

uthe/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here