BI Himbau Masyarakat Untuk Tidak Khawatir Pelemahan Rupiah

379

(Berita Daerah – Nasional) Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menilai kepada pelaku pasar dan masyarakat untuk tidak perlu khawatir terhadap nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp13.000 per dolar AS pada pekan ini. Pelemahan nilai tukar rupiah itu lebih disebabkan oleh faktor eksternal, namun secara umum rupiah dalam keadaan baik.

Agus Martowardojo, di Jakarta, Kamis (5/3) mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah saat ini memang lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal, dibandingkan sentimen dari dalam negeri. Level rupiah saat ini sendiri dinilai masih mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia. Secara umum kondisi ekonomi Indonesia dalam kondisi baik dan tidak perlu khawatir dengan rupiah.

Selain itu Agus menambahkan jika perkembangan ekonomi global sendiri yang terjadi pada saat ini sebenarnya juga sudah diketahui sebelumnya dan telah diantisipasi oleh Bank Indonesia. Dalam hal ini Bank Indonesia akan selalu senantiasa berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah dan tidak akan ragu untuk melakukan intervensi jika diperlukan.

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengungkapkan jika kondisi pelemahan rupiah tidak memberikan dampak buruk kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal tersebut disebabkan oleh penghapusan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pemerintah, dimana pada saat ini harganya sudah mengikuti mekanisme pasar dan tergantung dari pergerakan dolar juga.

Read more

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here