IHSG Pekan Ini : IHSG Cermati Data Makroekonomi Lokal

951

Pergerakan IHSG pada pekan lalu ( 23 Maret – 27 Maret 2015) secara mingguan terpantau bergerak melemah sebesar 0.85% ke level 5,396.85. Indeks LQ 45 juga alami pelemahan sebesar 0.99%  ke level 937.50 dan bahkan IDX 30 juga turun 0.96% di level 485.59. Secara sektoral pada minggu lalu tercatat 7 sektor mengalami penguatan yang dipimpin sektor agrikultur dan infrastruktur yang sepanjang minggu lalu mengalami penguatan masing–masing sebesar 4.73% dan 3.31%. Adapun secara jumlah transaksi, sebanyak 31.6 miliar saham diperdagangkan dengan nilai mencapai 32.7  triliun rupiah. Sementara untuk intensitas perdagangan tercatat menghasilkan 1 juta kali transaksi. Pada minggu lalu investor asing mencatatkan net sell mencapai 2.7 triliun rupiah.

Pada minggu lalu bergerak dalam pelemahan lanjutan imbas adanya tekanan pada bursa global menyusul memanasnya konflik timur tengah yang juga melesatkan harga minyak. Investor juga masih dalam posisi wait and see menanti perkembangan laporan kinerja emiten untuk awal tahun.

Sentimen negatif juga datang dari Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank/ADB) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini hanya 5,5%. Proyeksi tersebut di bawah target pemerintah sebesar 5,7%. ADB memperkirakan, pertumbuhan ekonomi nasional baru akan meningkat lebih tinggi di dua tahun berikutnya. Tahun depan pertumbuhan ekonomi diperkirakan naik menjadi 6%. Namun, ini dapat terealisasi jika pemerintahan saat ini mampu mempertahankan perbaikan iklim investasi serta reformasi struktural seperti pengurangan subsidi bahan bakar yang sudah dilakukan sejak November lalu.

Read more

Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here