Tekanan Likuiditas Gerus Keuntungan BBKP, Laju Sahamnya Cari Tumpuan Rebound

423

Sepanjang tahun 2014, emiten perbankan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) harus puas membukukan laba bersih sebesar Rp700 miliar sepanjang 2014, atau turun 22,24 persen dari posisi Rp900 miliar di akhir 2013. Tercatat laba sebelum pajak persaeroan menjadi Rp1 triliun, atau turun 18,64 persen dari posisi Rp1,2 triliun di 2013. Sementara untuk pinjaman (loans) perseroan mencapai Rp55,3 triliun, atau naik 14,04 persen dari posisi Rp48,5 triliun di akhir 2013. Posisi deposito perseroan menjadi Rp65,4 triliun, di 2014, atau naik 17,14 persen dari posisi Rp55,8 triliun di 2013.

Sementara Posisi ekuitas perseroan menjadi Rp6,8 triliun di 2014, atau naik 9,79 persen dari posisi Rp6,2 triliun di akhir 2013. Posisi pendapatan bunga (interest income) perseroan mencapai Rp7,1 triliun di tahun lalu, atau naik 19,22 persen dari posisi Rp6,0 triliun di akhir 2013. Sedangkan fee based income perseroan menjadi Rp900 miliar di akhir 2014, atau naik 20,25 persen dari posisi sebesar Rp800 miliar di 2013. Posisi aset perseroan menjadi Rp79,1 triliun, atau naik 13,81 persen dari posisi Rp69,5 triliun di 2013.

Pihak BBKP menyatakan Ekonomi 2014 sampai saat ini situasinya masih belum kondusif, likuiditas juga mengetat di tahun lalu. Ekonomi di Eropa dan dan isu tapering off AS, sehingga berpengaruh pada kinerja tahun lalu

Read more

Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here