Lesunya Harga Minyak Mentah Masih Berlanjut

916

Harga minyak mentah di bursa komoditas Amerika Serikat pada akhir perdagangan Rabu dini hari masih melanjutkan pelemahan  (1/4). Pada perdagangan terakhir bulan Maret lalu harga terjatuh ke teritori negatif jelang penandatanganan pakta nuklir Iran yang berpotensi menggenjot ekspor minyak mentah dari negara tersebut.

Enam kekuatan dunia yaitu Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia dan Tiongkok melakukan negosiasi dengan Iran di Swiss untuk membahas program nuklir negara tersebut. Penilaian selanjutnya akan dilakukan untuk menentukan apakah sanksi terhadap ekspor minyak mentah dari negara tersebut akan dihentikan.

Saat ini ekspor minyak mentah dari Iran dibatasi hanya sebesar 1 juta barel per hari berdasarkan sanksi yang dikenakan oleh AS dan para sekutunya. Tehran sendiri bisa menaikkan output sekitar 500.000 bph dalam jangka waktu enam bulan jika sanksi dicabut. Dalam satu sathun akan ada tambahan sebesar 700.000 bph. Dengan tingkat produksi tersebut pasokan minyak mentah global yang saat ini sudah oversupply akan makin meningkat.

Read more

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here