Pemulihan Iklim Bisnis Di Jepang Tersendat, Produsen Rencanakan Pangkas Capex

898

Masih lemahnya jumlah permintaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri di Jepang hingga hari ini cukup berdampak buruk bagi para pelaku bisnis di sektor industri. Hal ini konon membuat sebagian besar dari mereka untuk memotong rencana pengeluaran atau rencana belanja di tahun ini. Tentu saja hal ini sangat memengaruhi strategi pemulihan yang telah direncanakan oleh Perdana Menteri Shinzo Abe.

Meski demikian, berdasarkan survei ekonomi bisnis yang rutin dilakukan oleh bank sentral Jepang (BOJ-Tankan) terbaru ini dilaporkan bahwa kinerja perusahaan jasa di Jepang menunjukkan kondisi bisnis yang membaik ke hampir level tertingginya dalam satu tahun terakhir. Prestasi ini terjadi karena harga minyak yang lebih rendah hingga saat ini masih terus terjadi.

Para pebisnis baik di perusahaan jasa maupun manufaktur, keduanya sangat mengharapkan kondisi yang sedikit memburuk pada kuartal pertama tahun ini berdasarkan survey Tankan yang dirilis pada hari Rabu (1/4/2015) dapat segera teratasi. Hasil survey Tankan ini cukup berperan besar terhadap pandangan BOJ, para pebisnis dan pemertintah dalam menentukan prospek ekonomi ke depan. Hal ini sekaligus menjadi warning bagi BOJ yang dinilai terlalu agresif karena telah mencetak uang dalam jumlah yang cukup besar.

Read more

Stephanie Rebecca/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here