Kondisi Bisnis Jasa di Tiongkok Lebih Baik Dari Jepang

775

Bisnis sektor jasa di Jepang masih dalam kondisi kontraksi dalam 2 bulan berturut pada bulan Maret lalu setelah bulan pertama tahun ini dumlai dengan level ekspansi. Merosotnya bisnis tersebut akibat berkurangnya orderan baru yang pertama kali sejak Mei 2014, yang berdampak pada pengurangan jumlah staf.

Dari survey terhadap 400 perusahaan jasa swasta oleh Markit Economics yang dilaporkan hari ini (3/4) menunjukkan indeks PMI sektor jasa Jepang bulan Maret  turun ke 48,4 indeks poin dari 48,5 pada indeks bulan Februari. Indeks ini terbilang kontraksi akibat level yang ada dibawah 50. Turunnya aktivitas bisnis sektir jasa ini terjadi akibat berkurangnya volume penjualan dan sepinya kontrak yang datang.

Menurut survey lembaga ini meski indeks turun tipis namun tingkat kontraksi ini lebih cepat dari rata-rata sejak dinaikkannya  pajak penjualan dilaksanakan pada bulan April 2014 lalu. Indeks komposit untuk data ini juga datang dengan skor 48,4, yang turun dari 50,0 pada bulan sebelumnya.

Read more

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here