Obligasi Samurai Diyakini Menguntungkan Pemerintah RI

426

Setelah menghadap Presiden RI pagi ini (8/4) di istana melaporkan kondisi moneter terkini dan hasil kunjungan ke Jepang,  Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sampaikan rencana pemerintah untuk menerbitkan obligasi mata uang Yen Jepang atau obligasi Samurai. Seperti yang diketahui obligasi ini sudah pernah diterbitkan pemerintah sebelumnya sampai tiga kali sejak tahun 2009 sampai 2012.

Alasan Menteri yang baru pulang selama 2 hari di Jepang bertemu dengan para investor disana menerbitkan obligasi ini kembali karena tingginya minat investor negeri sakura tersebut pasca kunjungan Jokowi ke negeri tersebut baru-baru ini. Selain itu obligasi yang memiliki imbal hasil kecil ini pemerintah mendapatkan dana sekitar 155 miliar yen dalam tiga kali penerbitan. Penerbitan  tahun 2009 mendapatkan 35 miliar yen, tahun 2010 dan tahun 2012 masing-masing mendapatkan 60 miliar yen.

Read more

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here