Indonesia Siapkan Kemitraan Dinamis Dengan Norwegia

386

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah Indonesia untuk pertama kalinya kedatangan tamu kenegaraaan yang berasal dari Kerajaan Norwegia, Presiden Jokowi bersama dengan para menteri kabinet menyambutnya di Istana Merdeka yang diawali dengan upacara kenegaraan.

Menteri yang turut mendampingi Presiden diantaranya Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Andrianof Chaniago, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala BKPM Frangky Sibarani, Mantan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.

Pertemuan bilateral ini merupakan komitmen bersama untuk membina persahabatan dan kerjasama Indonesia dengan Norwegia yang merupakan mitra penting di bidang lingkungan hidup dan merupakan mitra penting, energi, perikanan dan maritim, ungkap Jokowi.

Jokowi mengatakan saat jumpa pers bersama, pertemuan bilateral berlangsung sangat produktif dan bersahabat, Norwegia memiliki karakter yang sangat berbeda jika dilihat dari letak geografis, ukuran penduduk dan kapasitas ekonominya.

Sekalipun banyak perbedaan, jokowi mengungkapkan terdapat banyak juga kesamaan antar dua negara dalam menjunjung tinggi nilai-nilai universal diantaranya demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Kesepakatan yang dilakukan adalah kerjasama REDD + yang pelaksanaannya telah dimulai sejak tahun 2010 dan kerjasama lainnya diantaranya bidang perikanan dalam upaya pemberantasan illegal fishing, bidang energi terbarukan dalam hydropower dan domestic biogas, bidang kerjasama triangular dengan melatih 25 polisi wanita dan 12 guru, bidang pendidikan dalam implementasi joint degree antar universitas dan kesepakatan untuk saling mendukung bagi pencalonan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk Indonesia periode 2019-2020.

Hubungan bilateral Indonesia akan semakin kuat dan bermanfaat bagi kedua negara dan menjadi kemitraan Dinamis bahkan telah dideklarasikan dan ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri pada tahun 2010, ungkap Jokowi.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here