Presiden Jokowi Menjadi Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI

638

(Vibizmedia – Nasional) Pukul 08.30 pagi ini Kamis (16/4) Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, kehadiran sang presiden sangat di nanti-nantikan oleh seluruh kesatuan yang ada di komplek mabes tersebut, terlihat barisan yang memenuhi halaman mulai dari pintu masuk Mabes sampai dengan halaman Plaza Mabes, hari ini merupakan Apel Kebesaran dan Pengangkatan Presiden Joko Widodo Sebagai Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI yang bertempat di Lapangan Merah Plaza TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Di Mabes TNI Presiden Jokowi disambut oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna, Perwira Tinggi (Pati) Mabes TNI dan sejumlah menteri Kabinet Kerja diantaranya Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan, Seskab Andi Widjajanto, Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, Mensos Khofifah Indarparawansa, Menlu Retno LP Marsudi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua DPR Setya Novanto.

Pengangkatan tersebut diawali dengan di terbangkan 30 penerjuan yang berasal dari TNI AD, TNI AU, TNI AL yang membawa baret dan jaket masing-masing TNI yang akan dipakai oleh presiden sebagai tanda kehormatan, sedangkan jalannya upacara di pimpin oleh Kepala Kostrad Mayjen TNI Muhammad Setyo Sularso.

Sesuai dengan UUD 1945 pengangkatan Presiden sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI pasal 10 yang menyatakan bahwa kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara dipegang oleh Presiden, ungkap Moeldoko saat memberikan sambutannya.

Apel besar ini melibatkan 6.450 personel yang terdiri dari 750 personel Mabes TNI, 2.100 personel TNI AD, 2.050 personel TNI AL dan 1.550 personel TNI AU dan juga mengunakan Pesawat Fly Pass F-16 sebanyak empat unit, Heli Bell 412 sebanyak empat unit, Heli BO-105 Bolcow sebanyak satu unit, Heli Colibri sebanyak empat unit, Heli MI-35 sebanyak dua unit, Pesawat CN-295 sebanyak satu unit, Peterjun Free Fall Tri Matra, Kopassus, Marinir, dan Paskhas sebanyak 20 orang.

Moeldoko mengatakan TNI mendapatkan kehormatan bahwa presiden mau menerima Warga Kehormatan Pasukan Khusus dan menjadi bagian dari tubuh TNI. Ditegaskan bahwa TNI merupakan prajurit profesional, setia kepada presiden, setia pada konstitusi.

Usai Panglima memberikan sambutannya, Jokowi juga menyampaikan rasa bangga yang besar berada ditengah-tengah seluruh jajaran dan mendapatkan seragam kebesaran TNI, dan merasa lebih gagah dari biasanya, ungkapnya dengan tersenyum.

Presiden yakin dengan solidnya TNI maka penegakan keamanan, illegal fishing, illegal logging dll dapat diberantas dengan baik, sehingga ekonomi Indonesia akan tumbuh dengan baik. Pada akhir sambutannya Jokowi mengutip perkataan Jendral Sudirman “jangan kamu berbuat, sapu meninggalkan ikatannya, sebatang lidi tidak akan berarti apa-apa, tetapi dalam ikatan sapu dapat menyapu semua”…

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here