Ekonomi Tiongkok Panik, Rasio Cadangan Minimum Perbankan Dipangkas Lagi

413

Ekonomi Tiongkok bertumbuh dengan laju yang paling lambat dalam 24 tahun, dan kecenderungan masih akan terus mendingin di sepanjang tahun 2015 ini. Harga properti masih terus membebani kinerja ekonomi Tiongkok hingga saat ini meskipun berbagai upaya kebijakan moneter dan fiskal telah diupayakan. Melihat kondisi ini. beberapa ekonom menilai siklus deflasi akan memperlamban permintaan di berbagai perindustrian dalam-negeri Tiongkok.

Bank sentral China (PBOC) pada hari Minggu (19/4/2015) kembali memangkas jumlah uang cadangan yang harus dimiliki perbankan. Keputusan inidiambil oleh PBOC untuk menambah likuiditas perekonomian Tiongkok sebagai negara terbesar kedua di dunia ini untuk memacu pinjaman bank dan memerangi perlambatan pertumbuhan yang masih terjadi hingga saat ini.

Read more

Stephanie Rebecca/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here