Zambia Butuh Bantuan Indonesia Pada Beberapa Sektor

433

(Vibizmedia – Nasional) Hari ini Selasa (21/4) Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi Menteri Koordinator Sofyan Djalil dan Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M. Fachir mengadakan pertemuan bilateral dengan wakil presiden Zambia Inonge Wina bertempat di Kakatua Room Jakarta Convention Center.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah memiliki beberapa proyek di Zambia, khususnya dalam pelatihan pertanian. Dalam hal ini, Indonesia mengirim ahli-ahli pertaniannya kesana sehingga pertanian Zambia bisa berkembang, bantuan yang telah dilakukan sejak 10 tahun lalu sangat membantu dan dapat dirasakan masyarakat Zambia.

Pusat pelatihan sampai saat ini masih ada dan dalam pertemuan bilateral tersebut, Inonge masih mengharapkan bantuan kembali dari pemerintah dengan lebih banyak tenaga ahli lagi dalam bidang lain seperti industri, pertambangan dan perdagangan.

Ada sekitar 500 warga negara Indonesia yang bekerja di situs pertambangan Zambia. Di sisi lain mahasiswa Zambia yang ingin belajar tentang perikanan dan pertambangan, Indonesia bersedia memberikan beasiswa bagi mereka. Hal ini akan ditindaklanjuti dalam pertemuan Menteri Luar Negeri RI dengan Menteri Luar Negeri Zambia untuk direalisasikan.

Dari atas disimpulkan  bahwa  sudah waktunya bagi Indonesia bukan lagi mengharapkan bantuan dari negara lain akan tetapi justru sebaliknya Indonesia harus lebih pro aktif dalam memberikan bantuan bagi negara-negara khususnya di kawasan Afrika dimana mereka sangat membutuhkan bantuan dari negara berkembang seperti Indonesia.

Jusuf Kalla katakan melihat potensi negara kita masih begitu besar dalam bidang perikanan, pertanian dan pertambangan. Pemerintah Zambia juga menantikan keinginan pengusaha Indonesia untuk berinvestasi di negara-negara kawasan Afrika, khususnya Zambia, Liberia dan Vanuatu.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here