Harga Impor Jerman Semakin Murah, Laju Inflasi Akan Tertahan

468

Seperti diketahui, Asosiasi industri BDI Jerman optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Jerman dapat menyentuh 2 persen pada tahun fiskal ini. Optimisme ini muncul karena harga minyak yang murah, kuatnya konsumsi swasta, dan nilai tukar euro yang lemah. Hingga hari ini negara-negara di Eropa memang masih diuntungkan oleh stimulus suku bunga rendah, tetapi dalam jangka panjang reformasi struktural diperlukan.

Meski demikian, hingga saat ini indeks harga impor Jerman dilaporkan kian tergerus. Harga impor Jerman bulan Maret diprediksi masih  mengalami penurunan meskipun pada laju yang lebih lambat dari bulan sebelumnya. Turunnya harga impor Jerman pada bulan lalu menandakan bahwa sudah 2 (dua) bulan berturut-turut harga impor di negara dengan ekonomi terkuat di Kawasan Euro ini mengalami penurunan, demikian seperti dilaporkan oleh Destatis hari Senin (27/4/2015).

Harga impor Jerman bulan Maret dilaporkan mengalami kontraksi sebesar 1,4 persen (yoy), dimana laju kontraksi ini sebetulnya masih lebih baik dari bulan sebelumnya yaitu bulan Februari yang tercatat sebesar 3 persen (yoy). Kontraksi harga impor Jerman bulan Maret juga jauh lebih baik dari prediksi ekonom yang sebelumnya memprediksi harga impor di negara ini akan alami penurunan sebesar 2 persen di bulan Maret. Meski demikian, harus diingat bahwa sudah sejak Januari 2013 lalu indeks harga impor Jerman telah merosot.

Read more

Stephanie Rebecca/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here