Penjualan Mobil Astra Awal Tahun Merosot, Saham ASII Masih Dalam Tekanan

422

Tahun 2015 sudah melewati kuartal pertamanya dan tidak sedikit emiten di bursa yang sudah merilis laporan kuartalannya. Salah satu dari emiten tersebut yaitu PT Astra International, Tbk (ASII). Sepanjang Januari-Maret 2015, laba bersih ASII turun 15,46% secara year on year (yoy) menjadi 3,99 triliun. Hal tersebut dipengaruhi oleh menyusutnya pendapatan ASII kuartal I sebesar 9,29% menjadi Rp 45,19 triliun lantaran kinerja anak usaha bidang otomotif, agribisnis serta infrasktruktur, logistik dan lainnya tidak begitu baik.

Faktor melambatnya pertumbuhan ekonomi dan perang diskon turut membuat penjualan otomotif Astra menjadi merosot. Penjualan mobil Astra turun 21% menjadi 137.000 unit. Kondisi ini berbuntut penurunan pangsa pasar menjadi kendaraan roda empat dari 53% menjadi 49%. Sementara itu, penjualan sepeda motor melorot sebesar 13% menjadi 1,1 juta unit namun pangsa pasar ini naik menjadi 68%. Bisnis komponen otomotif memberikan kontribusi rendah akibat depresiasi rupiah terhadap dolar AS.

Begitu pula dengan laba bersih divisi manufaktur, logistik dan lainnya melempem sebesar 59% menjadi Rp 36 miliar. Penurunan tersebut diakibatkan oleh kerugian awal yang timbul dari pengoperasian seksi 1 jalan tol Kertosono-Mojokerto.

Read more

Seno Kuncoro/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here