Terbitkan Surat Utang Untuk Refinancing, Tekanan Saham TBIG Berlanjut

501

Selain saham, penerbitan obligasi bisa menjadi pilihan perusahaan dalam mencari dana. Dalam hal ini, PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk (TBIG) menjajaki penerbitan obligasi senilai Rp 3,1 triliun pada tahun ini. Obligasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) I yang memiliki target emisi hingga Rp 4 triliun. Sejak akhir 2013 sampai saat ini, perseroan telah menerbitkan PUB I senilai Rp 870 miliar. Masa penerbitan PUB I akan habis di kuartal IV-2015.

Selain untuk refinancing, penerbitan obligasi TBIG juga akan dimanfaatkan untuk kebutuhan ekspansi. Perseroan memiliki sejumlah pilihan pendanaan eksternal. TBIG masih mengantongi kredit sindikasi pinjaman bank senilai US$ 300 juta yang belum ditarik. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 27 Mei mendatang, perseroan akan meminta persetujuan kepada pemegang saham untuk penerbitan surat utang (notes) senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 6,2 triliun yang rencananya akan digunakan untuk memperkuat modal perseroan.

Melihat kinerja keuangan hingga Desember 2014, TBIG berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,37 triliun, naik 1,48% dari tahun sebelumnya Rp 1,35 triliun. Hal tersebut diakibatkan oleh peningkatan pendapatan sebesar 18,48% menjadi Rp 3,3 triliun dari yang sebelumnya Rp 2,69 triliun.

Read more

Seno Kuncoro/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here