BOJ Tunda Tambahan Stimulus Moneternya Hingga Q2 2015

809

Bank of Japan (BOJ) hingga hari ini (30/4/2015) masih mempertahankan stimulus moneternya, karena alasan itulah BOJ menunda menambahkan stimulus tambahan sambil menunggu proses kenaikan upah yang akan dilakukan perusahaan-perusahaan di Jepang untuk memacu inflasi agar dapat menyentuh target yang dipatok yaitu sebesar 2 persen.

Laju inflasi Jepang diprediksi akan terhenti karena harga minyak duni yang terus merosot. Karena alasan inilah kemungkinan besar, perkiraan inflasi konsumen inti akan diturunkan oleh BOJ menjadi 1,0 persen untuk tahun fiskal saat ini yang berakhir Maret 2016. Namun demikian tidak semua dewan BOJ sepakat dengan ide ini, pasalnya untuk kondisi saat ini, BOJ cukup optimis Jepang dapat menyentuh target inflasi 2 persen.

Untuk mendongkrak perekonomian negaranya, BOJ pun mempertahankan janjinya untuk meningkatkan aliran dana sebesar 80 triliun yen ($ 674.000.000.000) pada laju tahunan melalui pembelian obligasi pemerintah dan aset berisiko. Atas pertimbangan aksi konvensional yang telah dilakukan BOJ ini maka kemungkinan besar BOJ masih akan menaha aksi moneter lainnya setidaknya hingga akhir kuartal kedua tahun ini.

Read more 

Stephanie Rebecca/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here