Inflasi Tinggi Persulit Indonesia Hadapi Kompetisi Pasar Bebas

889

Pemerintahan Joko Widodo mematok target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 mendatang diantara 6,4 persen – 6,6 persen. Target pertumbuhan ekonomi ini naik signifikan dibanding target pertumbuhan ekonomi dalam APBN Perubahan (APBN-P) 2015 yang dipatok di level 5,7 persen.

Adapun target pemerintah pada tahun 2016 mendatang yaitu pertumbuhan ekonomi sebesar  6,4 persen – 6,6 persen, inflasi 4 persen, angka kemiskinan 9-10 persen, pengangguran 5,2 persen – 5,5 persen, rasio penerimaan pajak 13,3 persen. Untuk mengejar pertumbuhan ekonomi tersebut tentunya pembangunan infrastruktur Indonesia jelas harus dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.

Meski demikian, sebelum jauh melihat target di tahun 2016 mendatang, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo menyatakan kekhawatirannya bahwa dalam menghadapi kompetisi pasar bebas ASEAN di penghujung 2015 ini Indonesia bisa kalah bersaing dengan negara-negara di kawasan yang memiliki inflasi rendah. Yang dimaksud disini adalah produk yang dihasilkan negara dengan inflasi tinggi kemungkinan besar akan kalah saing dengan negara-negara yang inflasinya rendah.

Read more

Stephanie Rebecca/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here