Harga Timah Retreat Teknikal, Kecapekan Rally Selama 4 Sesi

301

Harga timah di bursa Malaysia mengawali perdagangannya di bulan Oktober dengan membukukan pelemahan harian yang masih terbatas (1/10). Harga komoditas logam dasar ini tergerus melemah setelah mencapai posisi paling tinggi sejak tanggal 18 september lalu, menggenapi rally selama 4 sesi.

Pergerakan harga timah memang sedang mengalami fase yang cenderung konsolidasi. Sepanjang bulan September harga timah bergerak di kisaran support dan resistance kuar 14.000 – 16.000 dollar per ton. Harga timah membentur support kuat di level 14.000 dollar per ton.

Sulitnya harga untuk melemah di bawah level ini dikarenakan ada potensi penurunan pasokan global. Salah satu yang memicu potensi penurunan stok global adalah regulasi ekspor timah di Indonesia. Regulasi tersebut akan membuat pasokan timah global mengalami penurunan tahun depan. Di samping itu potensi membaiknya kondisi ekonomi global juga ikut menunjang dari sisi permintaan.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami pelemahan yang lumayan siang ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 15.420 dollar per ton, turun sebesar 50 dollar atau setara dengan 0,4 persen..

Di akhir perdagangan bursa LME Selasa dini hari tadi harga timah berjangka untuk kontrak 3 bulan ke depan juga alami penurunan. Harga komoditas tersebut ditutup melemah sebesar 25 dollar atau 0,16 persen dan berakhir di posisi 15.525 dollar per ton. 

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya untuk jangka pendek akan menghadapi level resistance kuat di posisi 15.800 dollar dan 16.000 dollar. Akan tetapi jika terjadi retreat dan melemah harga tembaga akan menghadapi level support di 15.300 dollar dan 15.000 dollar.

 

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here