Data Pengangguran Picu Stimulus Tambahan, Yen Bergerak Lemah

210

Pola sideways Yen Jepang terhadap dollar AS kali ini (2/10) berlanjut dan menunda respon bearish Yen dari data penting yang dirilis dari sektor ketenagakerajaan yang menunjukkan peningkatan jumlah penganggur di Jepang untuk bulan Agustus. Data tersebut dipublikasikan pagi tadi bahwa Unemployment Rate Jepang mengalami peningkatan menjadi 3.4%  dibanding sebelumnya 3.3%.

Hal ini bertentangan dengan pernyataan Kuroda beberapa hari lalu pada kesempatannya berbicara di depan para pemimpin bisnis di Osaka. Ia menyampaikan rasa optimis pada prospek perekonomiannya dan stimulus tambahan tidak diperlukan sepanjang kondisi pasar tenaga kerja Jepang terus membaik. Namun kenyataanya tingkat pengangguran malah naik.

Kondisi tersebut semakin memicu spekulasi bahwa BoJ perlu menambah stimulus baru di kuartal keempat meski ekspketasi ini terlalu dini setelah rilis inflasi turun di angka negatif untuk pertama kalinya sejak stimulus digelontorkan. Jika benar demikian maka Yen berpotensi melemah bahkan jika data Non Farm Payroll kali ini kembali membakar semangat pasar untuk berekspektasi Fed Rate akan segera dinaikkan.

Memantau kurs Yen Jepang pada pair USDJPY saat ini (03:30:30) bergulir di kisaran 119.98 naik tipis dari pembukaan 119.92. Pada perdagangan kemarin (1/10) pair ini mengalami penutupan flat dari pembukaan 119.87 dengan capaian tinggi 120.27 dan rendah 119.48.

Secara teknikal,  Analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan USDJPY selama bulan September pair ini bergerak pada trend datar atau sideways, dan konsolidasi  tidak jauh dari harga 120.00. Pola ini menadai bahwa trend kuat akan dibentuk. Berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya, diperkirakan  USDJPY akan menguat dengan antisipasi support di kisaran 119.55 dan target resisten di kisaran 120.94.

 

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here