Ekonomi Bisa Goyah, Pengangguran di Jepang Nambah Lagi

599

Pertumbuhan ekonomi Jepang tercatat menyusut pada bulan April-Juni 2015 lalu dan diperkirakan pada kuartal ketiga ini pertumbuhan ekonomi Tiongkok hanya akan mencatat rebound sederhana dan cenderung kembali menyentuh fase kontraksi sebagai dampak dari perlambatan di Tiongkok dan meningkatnya biaya impor yang telah merugikan ekspor. Lemahnya fundamental Jepang saat ini nampak cukup memengaruhi kondisi pasar tenaga kerjanya.

Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang pagi ini (2/10) kembali melaporkan data bulanan tingkat pengangguran Jepang yang terlihat sedikit naik pada bulan Agustus lalu dari bulan sebelumnya. Dalam rilis tersebut tercatat bahwa tingkat pengangguran Jepang di bulan Agustus naik menjadi 3,4 persen dari yang semula tercatat sebesar 3,3 persen. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Japan Unemployment Rate

Dalam rilis tersebut disebutkan bahwa rasio pemohon pekerjaan pada Agustus lalu sebesar 1,23, melampaui perkiraan yang dibuat ekonom sebelumnya yaitu sebesar 1,22 dan juga melampaui rasio yang tercatat di bulan sebelumnya yaitu bulan Juli sebesar 1,21. Sementara itu untuk tingkat partisipasi tetap tercatat sebesar 59,6, tidak berubah dari yang tercatat di bulan sebelumnya.

Hingga saat ini kekuatan fundamental ekonomi Jepang masih belum pulih dan kembali tergoncang karena kondisi ekonomi domestik dan global yang masih terus menunjukkan anomali ke arah negatif, terutama udisebabkan oleh perlambatan ekonomi yang bkian parah di Tiongkok. Kondisi Jepang saat ini yang cukup mengkhawatirkan juga disorot oleh Abe, yang akhirnya secara resmi memangkas outlook ekonomi untuk negaranya pada tahun 2015 ini.

 

 

 

Stephanie Rebecca/VM/BNV/ Analyst at Vibiz Research Center
Edior: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here