IHSG 2 Oktober Terkoreksi Pergerakan Campuran Bursa Global

545

Mengawali perdagangan bursa saham Jumat (02/10)  Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi. IHSG  dibuka turun 0,26% ke posisi 4243,97. Mixednya bursa Wall Street dan bursa Asia membuat investor masih mewaspadai perkembangan yang ada.

Pada penutupan kemarin, bursa Wall Street ditutup mixed terpengaruh pelemahan data manufaktur AS dan penantian data tenaga kerja jumat ini. Sementara itu, bursa Asia dibuka mixed mengikuti bursa Wall Street dan juga terpengaruh negatifnya data manufaktur 

Dari dalam negeri, penurunan inflasi dan peluncuran paket kebijakan ekonomi tahap II masih terganjal data manufaktur Indonesia yang kurang menggembirakan. Kondisi tersebut tercermin pada PMI Nikkei Manufacturing Indonesia yang rilis Kamis (1/10) yang melaporkan skor PMI turun ke skor 47,4 pada September lalu dari yang semula tercatat pada level 48,4 di bulan Agustus lalu. 

Dalam perdagangan pagi ini terdapat terpantau 48 saham menguat, 101 saham turun, dan selebihnya masih ada yang stagnan dan juga tidak diperdagangkan sama sekali. Jumlah saham yang diperdagangkan pagi  ini sudah mencapai  377 miliar lot saham lebih dengan nilai  Rp434 triliun lebih dan frekwensi lebih dari 18715 kali.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan melanjutkan pelemahan terbatas, diharapkan muncul dukungan penguatan bursa global dan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia. Secara teknikal IHSG akan bergerak dalam kisaran Support 4190-4150 dan kisaran Resistance 4250-4300.

 

 

Connie Rineke/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here