BTPN Keluarkan Dana 15 Miliar Guna Bayar Bunga Utang, Sahamnya Naik Tipis

483

Hingga perdagangan saham awal pekan ini (5/10), saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) masih belum liquid. Volume perdagangan saham BTPN belum bisa mencapai 2000 lembar saham dalam sepekan perdagangan terakhir meski saham kemarin berakhir menguat.

Pekan ini BTPN mengeluarkan dana hingga Rp15 miliar lebih yang diperuntukkan membayar bunga obligasinya sekaligus 2 kupon bunga obligasi ke-9 yang diterbitkan tahun 2013 lalu. BTPN membayar kupon bunga obligasi seri A  sebesar Rp.8,72 miliar dan kupon bunga obligasi seri B Rp.7,22 miliar untuk bunga obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2013 yang diterbitkan dengan nilai pokok sebesar Rp800 miliar.

Mengenai obligasi ini, sebelumnya sudah mendapatkan  peringkat AA+ dari Fitch Ratings Indonesia pada tanggal 29 Januari 2015 dan akan berakhir pembayaran bunganya pada tahun 2016 untuk seri A serta tahun 2018 untuk seri B.

Melihat kinerja keuangan perseroan pada semester pertama lalu, BTPN  hanya berhasil cetak laba bersih Rp886 miliar atau turun dari yang diraih pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp991,15 miliar. Turunnya laba bersih perseroan di semester I tahun ini seiring dengan turunnya pendapatan bunga bersih perseroan sebesar 9,67% menjadi Rp3,15 triliun dari pendapatan bunga bersih diperiode serupa tahun lalu sebesar Rp3,49 triliun.

Untuk pergerakan harga sahamnya di lantai bursa perdagangan saham pada hari Senin (5/10/15) hingga sesi kedua, saham BTPN naik 1,4% keposisi 1450  dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya di 2910.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BTPN sejak awal bulan September bergerak flat dan kurang liquid. Terpantau indikator MA masih bergerak flat  dan  indikator Stochastic konsolidasi di area tengah.

 

 

Connie/VMN/VB/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here