Euro dan Poundsterling Sideways, Nantikan Fundamental Pendukung

667

Program Vibiz Market Mover Forex kali ini akan membahas data dan agenda penting yang akan menjadi market mover untuk pergerakan mata uang mayor Poundsterling, Euro, dan Dollar AS sepekan ke depan.

Dollar AS

Pukulan keras pada dollar AS karena Non Farm Payroll periode September tidak memberikan dukungan karena hanya menghasilkan 142.000 pekerjaan dan angka di bulan Agustus direvisi turun menjadi 136.000 dari 173.000. Data tersebut membuat ekspektasi kenaikan Fed Rate sebelum 2015 diperhitungkan kembali dan menyisakan sentiment bearish pada pekan ini. Sementara itu faktor penggerak pekan ini adalah:

Selasa, Laporan neraca perdagangan dengan perkiraan deficit melebar periode Agustus.

Kamis, laporan klaim pengangguran per 26 September tidak berubah signifikan.

Jumat dini hari adalah rilis notulen hasil pertemuan FOMC September lalu di mana pada rapat tersebut menunda kenaikan suku bunga. Namun diperkirakan rilis notulen tersebut akan memberikan pergerakan terbatas karena diadakan sebelum rilis data NFP terbaru yang membeuat pembuat kebijakan terkejut.


Poundsterling

Mata uang ini berupaya manfaatkan kelemahan data NFP sebagai titik rebound terhadap dollar AS. Namun Pounds harus memiliki katalis data domestic yang mendukung arah bullish. Sementara itu faktor penggerak pekan ini adalah:

Rabu, Laporan Output industry dan manufaktur periode Agustus diperkirakan mengalami perbaikan. Kamis, keputusan suku bunga diperkirakan tetap 0.5%, dan rilis notulen pertemuan komite kebijakan moneter akan memberikan arahan signifikan. Hasil voting diperkirakan tetap pada formasi 1:9.

Jumat, Defisit perdagangan dan output kontsrtuksi periode Agustus diperkirakan mengalami perbaikan.


Euro

Mata uang ini juga cenderung gagal memanfaatkan kelemahan data NFP untuk menekan dollar AS. Ini karena pukulan keras oleh Inflation Rate Flash y/y bulan September zona Eropa pertamakalinya berbalik negatif -0.1% sejak Maret 2015 dan menghidupkan kembali pembicaraan tentang stimulus tambahan. Sementara itu faltor penggerak kurs euro pekan ini adalah:

Senin kemarin telah dilaporkan data penjualan retail secara tahunan periode Agustus turun menjadi 2,6% namun lebih baik dari perkiraan.

Rabu tengah malam nanti, Presiden ECB Draghi dijadwalkan berbicara namun pada forum tersebut diperkirakan tidak terlalu banyak menyentuh masalah kebijakan moneter.

Kamis laporan neraca perdagangan Jerman diperkirakan mengalami penyusutan surplus.

 

Berdasarkan Faktor penggerak tersebut maka perkiraan pergerakan EURUSD sepekan kedepan cenderung sideways dengan resisten teknikal berada di kisaran 1.1260-1.1320 dan support teknikal berada di kisaran 1.1140-1.0190.

Sementara perkiraan pergerakan GBPUSD sepekan kedepan adalah naik tipis dan cenderung sideways dengan resisten teknikal di kisaran 1.5220-1.5280 dan support teknikal berada di kisaran 1.5100-1.5050.

 

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here