Rumah Di Inggris Turun Harga! Anjlok Terbesar Sejak April 2014

808

Sejak bulan April 2014 harga rumah di Inggris terus menanjak hingga akhirnya pada bulan Agustus lalu harga naik ke posisi paling tinggi sepanjang sejarah. Namun pada bulan September harga rumah negeri kerajaan tersebut turun kembali setelah inflasi negeri tersebut bulan Agustus jatuh ke posisi 0 persen.

Pada bulan September lalu harga rumah turun 0,9 persen secara bulanan di bulan September ke posisi 656,5 indeks poin setelah bulan sebelumnya di posisi 662,4 indeks poin. Hasil survey Divisi Halifax Bank Lloyds malam ini mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan sebesar 0,1 persen. Dan penurunan harga rumah ini merupakan yang terbesar sejak April 2014, ketika harga turun 1,3 persen saat itu.

United Kingdom House Price Index

Selama tiga bulan hingga September, harga rumah meningkat 2 persen dari tiga bulan sebelumnya. Pada saat yang sama, harga naik 8,6 persen dari tahun lalu, tapi lebih rendah  dari pertumbuhan 9 persen dalam tiga bulan hingga Agustus.  Sedangkan sejak April 2015 hingga bulan Agustus 2015 harga rumah melonjak naik hingga 15 persen lebih.

Namun hasil survei Halifax ini berbeda dengan temuan survei nasional, dimana menurut masyarakat yang disurvey harga rumah tumbuh 3,8 persen pada bulan September yang merupakan kenaikan harga terbesar  dalam empat bulan.

Selain itu dilaporkan terjadi peningkatan permintaan perumahan  baru-baru ini pasca perbaikan ekonomi, meningkatnya pendapatan riil dan tingkat hipotek yang sangat rendah. Peningkatan permintaan dengan pasokan rumah yang sangat rendah akan membuat harga rumah melonjak tinggi.  

Dilihat dari kota-kota besar di Inggris, harga properti di London saat ini terus meningkat hingga mencapai lebih dari dua kali lipat nilai rata-rata nasional di Inggris, Mahalnya harga property di pusat Inggris ini tercermin juga dengan mahalnya harga sewa rumah ataupun kamar di kota tersebut. Seperti contoh, baru-baru ini BBC Inggris memberitakan harga sewa kamar kecil yang posisinya di kolong tangga dihargai oleh pemilik rumah sebesar  £500 (Rp11juta). Hanya masyarakat Inggris sendiri yang tahu seberapa mahal harga property di negeri mereka sendiri.

 

 

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here