Pendapatan Valas ICBP Cover Utang Luar Negerinya, Saham Dalam Koreksi

278

Kondisi pelemahan Rupiah sekarang ini membuat beberapa perusahaan khawatir dengan utang valasnya khususnya terhadap dollar, sehingga untuk menghindari terjadinya rugi kurs ada yang melakukan konversi utangnya dan juga dengan hedging. Namun PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang juga memiliki utang luar valas cukup besar tidak banyak exposure yang dilakukan ICBP terhadap utangnya.

Periode semester I -2015 lalu, ICBP memiliki utang luar negeri sekitar US$80 juta, namun jumlah utang ini masih dibawah pendapatan perseroan dalam mata uang asing. Dalam bisnis ICBP, pendapatan perusahaan juga  didapat dari penjualan produknya ke luar negeri alias ekspor. Dan dalam periode yang sama, pendapatan ICBP atas ekspor yang dilakukan mencapai US$100 juta sehingga utang diatas tidak menjadi beban besar bagi perusahaan.

Jika melihat kondisi keuangan perusahaan terakhir pada semester pertama lalu, total utang di Semester I-2015 mencapai Rp11,47 triliun, naik dari Rp10,46 triliun pada tahun 2014. Namun ICBP miliki aset hingga  akhir Juni 2015 sekitar Rp26,41 triliun (Kas Rp6,23 triliun), jumlah yang naik  dari total aset pada tahun 2014 yaitu sebesar Rp25,05 (Kas Rp7,34 triliun) trilun.

Selain itu ICBP berhasil meningkatkan kinerja keuangannya dengan mencapai laba bersih Rp1,74 triliun atau Rp298 per saham, peningkatan sebesar 27,94% YoY  dari tahun 2014 periode yang sama yaitu  Rp1,36 triliun atau Rp233 per saham.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (7/10/15) saham INDF ditutup pada level 5550 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 5350 dan bergerak dalam kisaran 5625 – 5425 dengan volume perdagangan saham mencapai 4,43 juta saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ICBP sejak pekan lalu berhasil bangkit dari tekanan.  Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan indikator Stochastic  bergerak naik diarea jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak flat  didukung oleh +DI yang juga bergerak naik  yang menunjukan pergerakan ICBP dalam potensi koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading pada target  level support di level Rp12400 hingga target resistance di level Rp12800.

 

 

Joel/VMN/VBN/ Senior Analyst Vibiz Reserch Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here