Perkembangan Ekonomi AS Menjadi Acuan Bursa Global dan Harga Komoditas

351

Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan Bursa Saham AS ditutup mixed, karena investor masih menunggu laporan resmi laba perusahaan untuk kuartal ketiga. Dow Jones ditutup naik 0,08 %, di 16,790.12, dengan kenaikan saham DuPont. S & P 500 ditutup turun 0,36 %, pada 1,979.92, terganjal penurunan tujuh sektor. Nasdaq ditutup turun 0,69 persen, pada 4,748.36.

Sementara itu, bursa Asia dibuka mixed mengikuti bursa Wall Street. Pagi ini terpantau Nikkei naik 0,14% di 18212.11. Kospi naik 0,49% di 2000.49. Sementara ASX 200 turun 0,43% di 5145.30

Harga emas spot LLG pada akhir perdagangan dini hari tadi ditutup naik 1,4 % pada 1151.20 dollar per troy ons. Ini merupakan kenaikan ke level tertingi dalam hampir 2 minggu ini terdorong anjloknya dollar karena data ekonomi AS yang buruk sehingga menimbulkan keraguan untuk kenaikan suku bunga AS tahun ini. Sementara harga minyak mentah WTI untuk kontrak November ditutup naik pada level tertinggi dalam hampir 3 bulan, sebesar 4,91 %, pada 48,53 dollar per barel. Kenaikan terjadi setelah perkiraan baru AS menunjukkan pasokan minyak akan terbatas tahun depan, sementara Rusia, Arab Saudi dan produsen besar lainnya mengisyaratkan pembicaraan lebih lanjut untuk mendukung pasar.

Dari pasar valas, Dollar merosot melanjutkan pelemahan terganjal lemahnya data ekonomi AS, seperti tadi malam dirilis defisit perdagangan AS bulan Agustus membengkak ke posisi defisit terbesar dalam 5 bulan terakhir, dimana hal ini semakin memudarkan harapan kenaikan suku bunga AS tahun ini. EURUSD naik 0.76 %, pada 1.1270. GBPUSD naik 0.52 % pada 1.5224. USDJPY turun 0.18 %, pada 120.22.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Selasa (06/10) kembali ditutup melonjak signifikan naik 2,35% ke posisi 4445,78. Bergairahnya perdagangan bursa ditopang oleh penguatan bursa Asia yang ditutup positif siang dan penutupan bursa Amerika yang positif. Kegairahan bursa juga terlihat dengan mengalirnya dana masuk sebesar Rp844,83 milyar pada perdagangan hari ini. Sentimen positif dalam negeri terkait pelaksanaan kebijakan tahap ke II yang dikeluarkan pemerintah semakin menggairahkan investasi Indonesia, juga rencana dikeluarkannya kebijakan ekonomi tahap III dalam waktu dekat. Secara teknikal IHSG akan bergerak kisaran support 4347-4396, dan resisten 4480-4514. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BMRI, LPKR, PGAS dan SRIL.

 

Editor : Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here