Belanja Modal Turun, Saham ISAT Alami Koreksi

826

Pada tahun depan PT. Indosat Tbk (ISAT) merencanakan pengalokasian dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp. 6-7 triliun. Jika melihat angka ini cukup rendah dari anggaran yang diajukan perseroan pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp. 7-8 triliun. Adanya penurunan capex ini dipengaruhi oleh pelemahan rupiah yang terjadi sepanjang tahun ini, selain itu adanya proses modernisasi jaringan yang telah berlangsung selama dua tahun lalu untuk pengembangan jaringan 4G (Long Term Evolution/LTE) dan sumber pendanaan untuk kebutuhan capex tersebut diperoleh dari kas internal dan financing.

Sampai dengan Agustus 2015 utang dollar AS Indosat mencapai US$ 515 juta atau sekitar 30% terhadap total utang Rp.22,6 triliun. Namun, jika melihat laporan keuangan adanya kenaikan jumlah pendapatan menjadi Rp.12,51 triliun bila dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya Rp.11,61 triliun dan beban turun tipis menjadi Rp.11,58 triliun dari beban tahun sebelumnya Rp. 11,61 triliun. Sedangkan untuk pencapaian laba usaha mengalami kenaikan menjadi Rp. 1,04 triliun dari laba usaha tahun sebelumnya yang berjumlah Rp. 4,97 Miliar. Dan beban lain-lain tercatat naik menjadi Rp. 10,3 triliun dari beban lain-lain tahun sebelumnya Rp. 1,08 triliun.

Sementara itu total aset per Juni 2015 mencapai Rp. 58,69 triliun bila dibandingkan total aset per Desember 2014 yang berjumlah Rp. 53,27 triliun.

Pada pergerakan saham siang hari ini (8/10), saham ISAT mengalami penurunan -3,49% Harga saham dibuka Rp. 4.150 pada penutupan sebelumnya Rp.4.150 dan terus bergerak pada kisaran 4.000-4.150 dengan volume perdagangan mencapai 25.300 saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ISAT sejak pertengahan September terlihat terus meningkat, namun siang ini terkoreksi menurun. Terpantau indikator MA bergerak naik. Selain itu indikator Stochastic masih bergerak di area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan ISAT dalam potensi koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ISAT masih akan dalam pergerakan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakkan ISAT. Rekomendasi Trading berada pada kisaran Support Rp.3900, dan kisaran Resistance Rp.4100.

 

Connie Rineke/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here