Wait And See Notulen FOMC, Rally Dollar Singapura Tersendat

745

Rally tiga hari beruntun dollar Singapura menekan dollar AS hari ini tertahan dan bergulir flat masih menempel di sekitar harga pembukaan. Para pelaku pasar menghentikan sejenak minatnya pada mata uang dollar Singapura karena wait and see untuk mengantisipasi rilis notulen FOMC jika ada hal yang mengejutkan.

Meskipun akan tampak kurang menarik dan cenderung mengingatkan kembali bahwa rapat FOMC telah menghasilkan keputusan penundaan suku bunga karena keraguan-raguan The Fed akan prospek ekonomi AS belum mendukung target inflasi jangka panjang sebagai syarat sebelum mengakhiri suku bunga rendah.

Kekhawatiran tersebut The Fed sebenarnya sudah terjawab oleh data sektor tenaga kerja bahwa Non Farm Payroll secara mengejutkan dua bulan beruntun mengalami penuruan tajam. Di periode September hanya menghasilkan  142.000 pekerjaan di bulan September, bahkan angka di bulan Agustus direvisi turun menjadi 136.000 dari 173.000.

Diperkirakan tidak ada petunjuk baru pada isi notulen tersebut sehingga tidak ada lagi alasan yang mengabarkan dollar AS harus menguat hari ini selain pada data klaim pengangguan mingguan. Petunjuk baru hanya akan ada ketika Pejabat The Fed berusaha mengatakan optimis meski setor tenaga kerja tidak memuaskan sebagaiman hari ini ada jadwal anggota The Fed akan berbicara.

Memantau kurs dollar Singapura pada pair USDSGD saat ini (10:05:11 GMT) bergulir di kisaran 1.4120 dekat dengan pembukaan 1.4114. Pada perdagangan kemarin terindikasi banyak arus modal masuk melalui bursa saham domestik sehingga membuat pair USDSGD mengalami penutupan bearish dari pembukaan 1.4188 dengan capaian tinggi 1.4244 hingga rendah di harga 1.4066.

Mengukur kekutan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR saat ini bergulir di kisaran 9,833.43. Berdasarkan transaksi antar bank di Indonesia menurut kurs BI, hari ini (8/10) harga jual dollar Singapura mengalami penurunan menjadi  9,825.13 dibandingkan dengan harga jual hari Rabu (7/10) di harga  9,929.05.

Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat bearish pada pair USDSGD sebagai perlawanan tren dan perkembangan saat ini berusaha bertahan di bawah harga 1.4200 dan mencoba menembus 1.4100. Berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya, maka diperkirana pair ini akan berada di bawah resisten 1.4200 dan berupaya menembus support kuat di kisaran 1.4100 untuk target bearish hingga 1.4056.

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here