Dollar Singapura Awal Pekan Berupaya Menahan Koreksi

239

Memasuki hari pertama perdagangan valas  pekan ini (9/10) dollar Singapura coba lanjutkan untuk menekan dollar AS meski terlihat dalam fase koreksi. Dan ertepatan dengan hari libur bank AS hari ini pergerakan kurs cenderung mengurangi volatilitasnya. Namun secara mingguan dollar Singapura berhasil bukukan penguatan besar dan membalas pelemahan dua minggu sebelumnya.

Selain kerena hari libur bank di AS, para pelaku pasar akan menahan transaksi hingga petunjuk indikator fundamental dari data inflasi AS hari Rabu dan Kamis. Data ini akan makin mengendurkan ekspektasi kenaikan suku bunga akan dilakukan pertama kali sebelum 2015 berakihir jika data tertsebut mengecewakan.

Sebelumnya dollar AS cukup terpukul dengan data di sektor tenga kerja yang mundur dua bulan bertutut serta informasi notulen FOMC telah menjelasnka logika The Fed memutuskan untuk menundak kenaikan suku bunga. Faktor eksternal ini mendorng kembalinya arus modal ke negara emerging market seperti Singapura dan Indonesia melalui pasar modal dan komoditas yang harganya sedang murah.

Kurs dollar Singapura pada pair USDSGD saat ini (10:00:11 GMT) bergulir di harga 1.3965, meski di atas pembukaan 1.3938 namun pelemahan dollar AS membuat harga terjaga di bawah 1.4000. Pada perdagangan sepekan yang lalu, berish signifikan pair ini ditutup di harga 1.3944 dari pembukaan awal pekan lalu di harga 1.4314.

Mengukur kekutan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR saat ini bergulir di kisaran 9,598.74. Berdasarkan transaksi antar bank di Indonesia menurut kurs BI, hari ini (12/10) harga jual dollar Singapura mengalami penurunan menjadi 9,654.02 dibandingkan dengan harga jual hari Rabu (9/10) di harga 9,708.51.

Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat bearish pada pair USDSGD sebagai perlawanan tren dan perkembangan saat ini berupaya menjaga harga di bawah 1.4000. Berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya, maka diperkirana pair ini akan melanjutkan pelemahan yang terbatas pada support kisaran 1.3920 dengan resisten terdekat di ksaran 1.4000.

 

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here