Langkah Serius Pemerintah Kerjasama Dengan Timur Tengah

355

Pemerintah memastikan akan menindaklanjuti komitmen beberapa negara di kawasan Timur Tengah yang berencana menamankan investasinya di Indonesia dalam waktu dekat. Hal ini diketahui dengan adanya kunjungan sejumlah Menteri Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ke Iran dan Oman yang dilakukan esok hari. Terkait kunjungan tersebut, Sudirman Said, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa pemerintah akan membawa agenda untuk mengeksekusi beberapa rencana investasi dua negara tadi di Indonesia.

Seperti diketahui, pada KAA (Konferensi Asia Afrika) lalu, Presiden dan Presiden Iran bertemu di Jakarta yang kemudian Presiden mengirim Sofyan Djalil sebagai Menko pada waktu itu sebagai high level comission untuk berbicara mengenai frame work besar rencana kerjasama antara Indonesia-Timur Tengah termasuk juga membicarakan cara mengatasi hambatan investasi saat ini.

Sudirman mengatakan, dalam hasil pertemuan sebelumnya pemerintah Iran berkomiten membangun kilang pengolahan di Indonesia, menanamkan investasinya di sektor ketenagalistrikan hingga rencana menjual minyak mentahnya ke PT Pertamina (Persero). Tak hanya itu, negara yang saat ini dipimpin oleh Presiden Hassan Rouhani tersebut juga berencana memasok produk aspal untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur yang tengah didorong pemerintahan Jokowi.

Untuk memperlancar rencana kerjasama Indonesia dengan beberapa negara Timur-Tengah, pemerintah telah menunjuk mantan Deputi Badan Rekonsiliasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias William Sabandar sebagai Ketua Tim. Nantinya, Willy akan menyusun sejumlah staff profesional untuk menyiapkan persyaratan teknis maupun non teknis terkait rencana kerjasama tersebut.

Nampaknya pemerintah cukup serius dengan kunjungannya pada bulan September lalu ke Timur Tengah. Guna mencari investasi di bidang infrastruktur, maritim, dan energi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan bertolak ke Timur Tengah untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke tiga negara, yaitu Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab (PEA), dan Qatar. Adapun kunjungan kenegaraan ini bertujuan mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah, terutama di bidang kerjasama ekonomi, ketahanan energi, perlindungan warga negara Indonesia (WNI), dan kerjasama di bidang industri strategis. (Lihat juga: Presiden Jokowi Buru Investor Ke Timur Tengah)

 

 

 

Stephanie Rebecca/VM/BNV/ Analyst at Vibiz Research Center
Edior: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here