Penutupan Rupiah Senin Sore Menguat Tipis

258

Pada penutupan perdagangan Senin sore nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mampu bertahan di teritori positif meskipun kenaikan yang terjadi sangat tipis (12/10). Mata uang lokal mengalami perdagangan yang fluktuatif pada hari ini dan sempat bergerak ke teritori negatif akibat aksi ambil untung yang dilakukan oleh para pelaku pasar.

Pagi tadi rupiah sempat mengalami pembukaan yang melemah terhadap dollar. Mata uang ini mengalami tekanan jual akibat retreat teknikal setelah pekan lalu membukukan kenaikan mingguan terbesar sejak tahun 2001 dan mencapai posisi paling tinggi sejak tanggal 22 Juli.

Akhirnya rupiah berhasil memanfaatkan kenaikan yang terjadi di bursa saham dalam negeri. Sore ini IHSG mengalami peningkatan mantap dan ditutup pada posisi 4.630,71 poin. IHSG mencapai posisi paling tinggi sejak tanggal 11 Agustus.

Di akhir perdagangan hari ini mata uang rupiah ditutup pada posisi 14.407,50 per dollar AS. Rupiah mengalami kenaikan harian yang tipis saja yaitu sebesar 4,00 poin atau setara dengan 0,03 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di level 14.411,50  per dollar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan selanjutnya masih rentan terhadap tekanan jual. Melambatnya kenaikan yang dialami rupiah merupakan sinyal bahwa ada kemungkinan rally yang sudah terjadi akan berbalik melemah.

Mata uang rupiah untuk perdagangan selanjutnya berpotensi mengetes level support kuat pada posisi 13.500  dan 13.600 per dollar. Sedangkan level resistance harian yang akan ditemui jika terjadi kenaikan lanjutan pada mata mata uang ini ada di 13.300 dan 13.200 per dollar.

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here