Analis Harian Dollar AS 13 Oktober, Situasi Ekonomi Negara Mata Uang Lain Akan Beri Arahan

758

Index dollar AS yang mengukur kekuatan dollar terhadap sekeranjang mata uang lutama lainnya dini hari (13/10) ditutup flat. Hari libur bank dan bursa di kawsan Amerika memperinati Columbus menolong dollar AS dari volatilitas pelemahan lebih dalam oleh sentimen pekan lalu. Pagi ini index dollar AS bergulir di teritori positif dengan arahan pertama di sesi Asia yaitu neraca perdagangan Tiongkok mengalami kenaikan tipis surplus namun import yang anjlok pencerminkan penurunan daya beli.

 

Pergerakan dollar AS pekan sebelumnya sudah terpukul sangat dalam setelah data tenaga kerja menkonfirmasikan kekhawatiran The Fed tentang resiko penurunan inflsi, terjawab pada rilis notulen FOMC pekan lalu. The Fed menginginkan prospek perekonomian yang mendukung laju inflasi. Rabu dan Kamis pekan ini index harga konsumen akan memebrikan resiko pelamahan lanjutan dollar AS jika mengecewakan.

 

Sedangakan pada perdagangan hari ini tidak ada arahan fundamental dari Amerika. Sehingga kekuatan dollar AS akan bergantung bagaiman permasalahan di kawasan ekonomi mata uang negara lainnya. Euro akan mengkonfirmasikan beberapa pelemahan data Jerman dengan rilis ZEW Economic Sentiment Index Jerman diperkirkan menurun.

 

Inggris juga akan mengkonfirmasikan awal dari perkiraan Bank of England yang menyatakan inflasi akan di bawah 1% hingga musim semi 2016. Hari ini data PPI dan inflation rate periode September akan membuktikan. Jika benar sesuai perkiraan melemah, maka Sterling kembali kehilangan momentum untuk menekan dollar AS lebih dalam.

 

Melihat perkembangan index dollar saat ini (03:07:11 GMT) bergulir di kisaran 94.90, naik tipis dari pembukaan 94.87. Pada perdagangan awal pekan (12/10) index ini ditutup flat dari pembukaan 94.83 dengan capaian tinggi 94.92 dan rendah di level 94.80.

 

Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat index dollar AS kemarin mendapat tekanan jual sangat dalam, namun pelemahan lebih lanjut masih hari ini menemui fase sideways dan kemudian berpotensi koreksi. Berdasarkan level tinggi dan redah sebebelumnya maka index ini berpeluang bullish terbatas pada resisten kisaran 96.20 dengan antisipasi support di kisaran 95.64.

 

 

 

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here