Dalam 4 Bulan Dapat Kontrak Baru 470 Miliar, Laju Saham TOTL Melambat

471

Emiten sektor konstruksi PT. Total Bangun Persada Tbk.(TOTL) yang sepanjang enam bulan pertama tahun 2015 ini  alami penurunan pendapatan usaha berhasil memperoleh kontrak baru Rp470 miliar dalam 4 bulan terakhir. Kontrak baru yang didapat perusahaan hingga akhir September lalu mencapai Rp2 triliun sedangkan pada bulan Juni lalu dilaporkan dapat kontrak baru sebesar Rp1,53 triliun.

Melihat kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama lalu, TOTL berhasil memperoleh pertambahan keuntungan dibandingkan tahun 2014 lalu menjadi Rp104,3 miliar dari Rp77,6 miliar. Keuntungan ini didapat dari penurunan beban pokok perusahaan yang menjadi Rp935 miliar pada semester I dari tahun 2014 sebesar Rp958 miliar, setelah perusahaan mendapatkan pendapatan sebesar Rp1,092 triliun pada periode tersebut yang turun dari tahun 2014 sebesar Rp1,127 triliun.

Melihat kinerja keuangannya, secara fundamental perusahaan ini lebih kuat dibandingkan dengan perusahaan yang ada di kelompok sektornya. Hal ini terlihat dari nilai ROA dan ROE nya lebih besar dari nilai perusahaan lainnya seperti WIKA, dan PTPP, nilai kedua rasio ini masing-masing 8,11% dan 23,9%.

Namun untuk pergerakan sahamnya, sejak awak Oktober saham TOTL berhasil menanjak tekanan perdagangan sebelumnya. Dan perdagangan kemarin laju saham terhenti dan turun ke posisi 685 setelah pekan lalu mencapai 690, dan saham bergerak pada kisaran 720-685.

Dilihat dari indikator ADXnya, saham ini berpotensi menguat  menanti dorongan fundamnetal yang kuat. Sehingga untuk pergerakan selanjutnya   hari Selasa (13/10) rekomendasi trading TOTL diperkirakan analyst Vibiz Research Center pada target level support di level Rp675  hingga target resistance di level Rp735.

 

 

Joel/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here