Sektor Tenaga Kerja Inggris Membalikan Arah Kurs Sterling

663

Kekalahan Sterling kini berbalik setelah mendapatkan dukungan dari kamjuan ekonomi di sektor tenaga kerja.  Pada perdagangan sebelumnya kurs Sterling terhadap dollar AS jatuh oleh data inflasi negatif bulan September yang semakin menjauhkan dari rencana kenaikan suku bunga.

Baru saja dikabarkan bahwa Tingkat pengangguran Inggris turun 1% menjadi 5.4% di bulan Agustus, kemajuan lainnya ditunjukan rata-rata pendapatan termasuk bonus tumbuh 3% di bulan Agustus dari perkiraan turun mejadi 2.8%.

Merespon data tersebut Sterling pada pair GBPUSD saat ini (09:45:11 GMT) bergulir di kisaran 1.5350, naik hingga 0.54% dari pembukaan 1.5246. Pada perdagangan kemarin (13/10) pair ini jatuh oleh sentimen negatif oleh data inflasi jatuh di angka -0.1% pada basis bulanan maupun tahunan. Harga output dan input PPI juga  berakhir di angka negatif.  Sehingga pair ini ditutup bearish dari pembukaan 1.5345 dengan capaian rendah di harga 1.5200.

Untuk selanjutnta pergerakan GBPUSD akan bergantung bagaimana arahan dari rilis data fundamental AS malam nanti. Pembicaraan utama di ekonomi AS masih seputar rencana kenaikan suku bunga, The Fed terus mengamati data, ekspetasi telah mundur oleh pelemahan serapan tenaga kerja (Non Farm Payroll), dan resiko inflasi  rendah serta pelambatan ekonomi global seperti yang tertuag pada rilis  notulen FOMC pertemuan September.

Hari ini investor akan melihat dampak pada belanja konsumen melalui rilis Retail Sales AS malam ini oleh kombinasi bebahaya antara rata-rata pendapatan yang stagnan dan Non Farm Payroll dua bulan berturut anjlok di periode Agustus dan September. Indikator tingkat inflasi AS hari ini akan diawali dengan inflasi di tingkat produsen (PPI) yang diperkirakan menurun.

Secara teknikal,  Analyst Vibiz Resarch Center melihat pembalikan arah pada pair GBPUSD hari ini mengalahkan satu hari pelemahan sebelumnya mengindikasikan pergerakan berada pada fase konsolidasi. Berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya pair ini akan tertahan pada resisten kisaran 1.5350, dengan arah bearsih akan menguji kemabali support 1.5300 sebelum menuju ke 1.5250.

 

 

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here