Bisnis Penjualan Mobil dan Motor Tanah Air Sedang Lesu, Saham ASII Koreksi Lagi

515

Dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi hari Selasa (13/10), Pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI)  sampaikan lesunya bisnis penjualan mobil dan motor tanah air hingga kuartal ketiga tahun ini.

Penjualan  motor  sepanjang tahun 2015 ini diperkirakan hanya mencapai 6,3 juta unit, atau turun dibanding tahun 2014 sebanyak 7 – 9 juta unit. Demikian juga dengan penjualan mobil tanah air hingga bulan Agustus lalu hanya sebanyak 740.000 unit dan penjualan mobil tahun ini diperkirakan hanya sebesar 950.0001.000.000 unit atau turun 19% dari tahun lalu sempat capai 1,2 juta unit. 

Sementara itu beberapa waktu lalu PT Astra International Tbk. (ASII) melaporkan berhasil menjual kendaraan roda duanya  sebanyak 430953 unit selama Agustus lalu dan pangsa pasar motor Astra di bulan Agustus meningkat sebesar 69%, sedangkan pada bulan Juli lalu hanya 66%. Sejak bulan  Januari hingga Agustus 2015 ASII berhasil menjual 2,84 juta unit kendaraan roda dua. 

Namun jika melihat kinerja sahamnya di lantai bursa, saham ASII secara mingguan sudah alami trend yang lemah sejak bulan April dan pekan lalu berhasil memangkas pelemahan nilai saham selama 9 pekan terakhir. Untuk perdagangan sahamnya hari Selasa lalu (13/10), saham ASII ditutup anjlok hingga -8,6% pada level 6125 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 6700. Dan hari tersebut bergerak dalam kisaran 667– 6100 dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 60,6 juta saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal secara mingguan terpantau indikator MA masih bergerak turun dengan indikator Stochastic bergerak turun ke area tengah. Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun didukung oleh +DI yang juga bergerak turun . Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ASII sepekan rekomendasi trading pada target level support di level Rp5860 hingga target resistance di level Rp6975.

 

 

 

Joel/VMN/VBN/Senior  Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here